<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Senin, Timwas Century Rapat Internal Terkait Temuan KPK</title><description>Timwas Bank Century akan segera menggelar rapat internal untuk  menanggapi temuan dari KPK yang menduga  ada indikasi tindak pidana korupsi di Bank Century.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/17/339/719445/senin-timwas-century-rapat-internal-terkait-temuan-kpk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/17/339/719445/senin-timwas-century-rapat-internal-terkait-temuan-kpk"/><item><title>Senin, Timwas Century Rapat Internal Terkait Temuan KPK</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/17/339/719445/senin-timwas-century-rapat-internal-terkait-temuan-kpk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/17/339/719445/senin-timwas-century-rapat-internal-terkait-temuan-kpk</guid><pubDate>Sabtu 17 November 2012 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/17/339/719445/O94m1tzTQ1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/17/339/719445/O94m1tzTQ1.jpg</image><title>ilustrasi</title></images><description>JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Bank Century akan segera menggelar rapat internal untuk menanggapi temuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menduga ada indikasi tindak pidana korupsi dalam bailout ke Bank Century.
&amp;nbsp;
&quot;Senin 19 November rapat internal Timwas pukul 13.00 WIB. Terus hari Selasa kita panggil KPK. Karena KPK sudah bilang ada perkembangan baru,&quot; kata anggota Timwas Century, Achsanul Qosasi kepada Okezone di Jakarta, Jumat (16/11/2012).
&amp;nbsp;
Terkait temuan KPK soal dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam pemberian dana ke Bank Century, Achsanul menilai itu bukanlah hal baru. Sebab sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah menemukan hal yang sama.
&amp;nbsp;
&quot;Temuan KPK tentang pelanggaran bailout itu BPK juga menemukan. Jadi ini bukan hal baru. Sehingga apakah itu di tingkat pengambil kebijakan, atau di pelaksana kebijakan,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat ini berharap agar KPK mampu membuka secara transparan seluruh hasil temuan itu pada saat menggelar pertemuan dengan Timwas Century pada Selasa 20 November mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Kita mengharapkan justru KPK segera mengungkap apabila dalam pengambilan kebijakan ada pelanggaran, segera tangani. Kalau ada temuan KPK ini kita senang,&quot; tambahnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Tim Pengawas (Timwas) Bank Century akan segera menggelar rapat internal untuk menanggapi temuan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menduga ada indikasi tindak pidana korupsi dalam bailout ke Bank Century.
&amp;nbsp;
&quot;Senin 19 November rapat internal Timwas pukul 13.00 WIB. Terus hari Selasa kita panggil KPK. Karena KPK sudah bilang ada perkembangan baru,&quot; kata anggota Timwas Century, Achsanul Qosasi kepada Okezone di Jakarta, Jumat (16/11/2012).
&amp;nbsp;
Terkait temuan KPK soal dugaan adanya tindak pidana korupsi dalam pemberian dana ke Bank Century, Achsanul menilai itu bukanlah hal baru. Sebab sebelumnya, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah menemukan hal yang sama.
&amp;nbsp;
&quot;Temuan KPK tentang pelanggaran bailout itu BPK juga menemukan. Jadi ini bukan hal baru. Sehingga apakah itu di tingkat pengambil kebijakan, atau di pelaksana kebijakan,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat ini berharap agar KPK mampu membuka secara transparan seluruh hasil temuan itu pada saat menggelar pertemuan dengan Timwas Century pada Selasa 20 November mendatang.
&amp;nbsp;
&quot;Kita mengharapkan justru KPK segera mengungkap apabila dalam pengambilan kebijakan ada pelanggaran, segera tangani. Kalau ada temuan KPK ini kita senang,&quot; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
