<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>&quot;Jadi Anggota DPR Bisa Masuk Neraka&quot;</title><description>Eva Kusuma Sundari Anggota DPR Fraksi PDIP menyayangkan hasil survei  Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network) yang menyebutkan, banyak Orang  tua yang tidak menginginkan anaknya duduk menjabat sebagai anggota DPR.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/19/339/720210/jadi-anggota-dpr-bisa-masuk-neraka</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/19/339/720210/jadi-anggota-dpr-bisa-masuk-neraka"/><item><title>&quot;Jadi Anggota DPR Bisa Masuk Neraka&quot;</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/19/339/720210/jadi-anggota-dpr-bisa-masuk-neraka</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/19/339/720210/jadi-anggota-dpr-bisa-masuk-neraka</guid><pubDate>Senin 19 November 2012 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Diana Saraswati</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/19/339/720210/F94jqWrLh8.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/19/339/720210/F94jqWrLh8.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Eva Kusuma Sundari Anggota DPR Fraksi PDIP menyayangkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network) yang menyebutkan, banyak Orang tua yang tidak menginginkan anaknya duduk menjabat sebagai anggota DPR. &quot;Saya sedih dengan adanya hasil survei, itu membuktikan bahwa stigma masih berlanjut. Orang tidak cukup sabar untuk menunggu para partai politik yang sedang berbenah dan akan kembali dengan perbaiknannya, &quot;sesal Eva saat dihubungi Okezone Senin (19/11/2012).&amp;nbsp; Eva menambahkan, politik media juga secara tidak langsung telah membingkai sebuah deparpolisasi, deparlemenisasi, sehingga opini publik ikut terseret oleh politik media tersebut. &amp;ldquo;Bisa dibayangkan, karena tidak mungkin menghilangkan partai politik dan parlemen (sebagai aksesoris wajib di negara demokrasi ini), &quot; sambungnya. Menurut Eva, dia juga memiliki anak, dan mengajarkan kepada anaknya bahwa mengambil bagian di parlemen itu merupakan kegiatan yang mulia. &amp;ldquo;Sekaligus kegiatan yang bisa menjerumuskan kita masuk ke dalam neraka, karena tidak semua kegiatan dilakukan dengan baik, benar dan jujur.Semua itu tergantung kepada pribadi masing-masing.,&amp;rdquo; katanya.Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia melakukan survei pada bulan November 2012, dengan menggunakan inovasi riset terbaru, yaitu Quick Poll LSI.&amp;nbsp; Survei ini menyatakan sebagian besar orang tua di Indonesia tidak menginginkan anaknya jadi anggota DPR. </description><content:encoded>JAKARTA - Eva Kusuma Sundari Anggota DPR Fraksi PDIP menyayangkan hasil survei Lingkaran Survei Indonesia (LSI Network) yang menyebutkan, banyak Orang tua yang tidak menginginkan anaknya duduk menjabat sebagai anggota DPR. &quot;Saya sedih dengan adanya hasil survei, itu membuktikan bahwa stigma masih berlanjut. Orang tidak cukup sabar untuk menunggu para partai politik yang sedang berbenah dan akan kembali dengan perbaiknannya, &quot;sesal Eva saat dihubungi Okezone Senin (19/11/2012).&amp;nbsp; Eva menambahkan, politik media juga secara tidak langsung telah membingkai sebuah deparpolisasi, deparlemenisasi, sehingga opini publik ikut terseret oleh politik media tersebut. &amp;ldquo;Bisa dibayangkan, karena tidak mungkin menghilangkan partai politik dan parlemen (sebagai aksesoris wajib di negara demokrasi ini), &quot; sambungnya. Menurut Eva, dia juga memiliki anak, dan mengajarkan kepada anaknya bahwa mengambil bagian di parlemen itu merupakan kegiatan yang mulia. &amp;ldquo;Sekaligus kegiatan yang bisa menjerumuskan kita masuk ke dalam neraka, karena tidak semua kegiatan dilakukan dengan baik, benar dan jujur.Semua itu tergantung kepada pribadi masing-masing.,&amp;rdquo; katanya.Sebelumnya, Lingkaran Survei Indonesia melakukan survei pada bulan November 2012, dengan menggunakan inovasi riset terbaru, yaitu Quick Poll LSI.&amp;nbsp; Survei ini menyatakan sebagian besar orang tua di Indonesia tidak menginginkan anaknya jadi anggota DPR. </content:encoded></item></channel></rss>
