<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>MNC Research: Jokowi Layak Maju Sebagai Capres</title><description>Berdasarkan hasil MNC Media Research, yang diterima Okezone, Rabu  (21/11/2012), sebanyak 38,1 persen responden menilai mantan wali kota  Solo itu layak maju sebagai calon presiden muda mendatang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/21/339/720939/mnc-research-jokowi-layak-maju-sebagai-capres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/21/339/720939/mnc-research-jokowi-layak-maju-sebagai-capres"/><item><title>MNC Research: Jokowi Layak Maju Sebagai Capres</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/21/339/720939/mnc-research-jokowi-layak-maju-sebagai-capres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/21/339/720939/mnc-research-jokowi-layak-maju-sebagai-capres</guid><pubDate>Rabu 21 November 2012 06:34 WIB</pubDate><dc:creator>Tri Kurniawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/21/339/720939/GgR7q5UGEl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joko Widodo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/21/339/720939/GgR7q5UGEl.jpg</image><title>Joko Widodo</title></images><description>JAKARTA - Dampak kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilukada DKI Jakarta terus berlanjut. Berdasarkan hasil MNC Media Research, yang diterima Okezone, Rabu (21/11/2012), sebanyak 38,1 persen responden menilai mantan wali kota Solo itu layak maju sebagai calon presiden muda mendatang.Selain Jokowi, ada juga nama akademisi Anis Baswedan yang mendapat dukungan dari 5,4 persen responde. Urutan selanjutnya ada ekonom Sri Mulyani dengan 5,2 persen, kemudian disusul pemilik media Chairul Tanjung 3,9 persen dan Hary Tanoesoedibjo 2,7 persen.Ada 13 kriteria yang disediakan untuk menilai sosok yang pantas dicalonkan menjadi presiden, responden tidak peduli apakah sang calon diterima oleh partai politik atau tidak. Mereka juga tidak memasukkan criteria &amp;ldquo;komunikatif pada elit&amp;rdquo; sebagai salah satu syarat. 13 kriteria itu yakni integritas, jiwa kepemimpinan, kapabilitas, berpengalaman atau berprestasi, disukai publik, visioner, komunikatif pada publik, berani mengambil keputusan, peduli atau aspiratif, penampilan fisik, kematangan fisik, kematangan emosional, diterima partai politik dan komunikatif pada elit.Dari sejumlah kriteria, Joko Widodo dianggap yang paling memenuhi semua kriteria, dengan integritas sebagai kelebihan yang paling menonjol. Dari total responden yang memilihnya, 17,4 persen menyatakan bahwa selain berintegritas, dia adalah sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan, dan disukai publik sebanyak 12,3 persen.Anis Baswedan diakui kapabilitasnya oleh 40,9 persen responden yang memilihnya sebagai presiden Indonesia mendatang. Selain itu, dia dianggap berprestasi (18,2%) dan visioner (18,2%).Pada urutan ketiga, Sri Mulyani dinilai sebagai sosok yang memiliki kapabilitas seperti yang dinyatakan oleh 33,3% pemilihnya. Mantan menteri keuangan itu dinilai yang paling memenuhi kriteria sebagai capres muda setelah Jokowi, dengan mengantongi tujuh dari 11 kriteria, mengungguli Anis Baswedan yang baru memenuhi lima kriteria. Dari sederet pengalaman kerja yang pernah dilakoni Sri Mulyani, pengalaman berkecimpung di birokrasi rupanya menjadikannya dipercaya oleh responden untuk layak dicalonkan.Chairul Tandjung adalah orang kedua setelah Jokowi yang dianggap memiliki integritas oleh pemilihnya (31,3%). Keberhasilannya mengelola Para Group yang kemudian berganti nama menjadi CT Group di akhir 2011 dan dipilihnya Chairul Tanjung untuk duduk dalam Komite Ekonomi Nasional membuat Si Anak Singkong ini begitu menjunjung tinggi konsistensi, tindakan, dan prinsip-prinsip keutamaan ekonomi dan bisnis.&amp;nbsp;Di urutan lima teratas, muncul nama Hary Tanoesoedibjo yang dianggap memiliki jiwa kepemimpinan dan kapabilitas masing-masing oleh 27,3 persen responden yang memilihnya.Kriteria lain yang menonjol, yang hampir tidak dimiliki oleh calon lain adalah penampilan fisik yang membuatnya layak dicalonkan (18,2%). Selain itu, ada 9,1 persen responden yang menganggapnya aspiratif dan peduli. Hanya dengan Jokowi, bos MNC Group itu berbagi kriteria yang sama. Hary Tanoe dinilai sebagai sosok yang layak dipilih berdasarkan jiwa kepemimpinan dan kapabilitasnya. Kesuksesannya memimpin perusahaan-perusahaan besar menjadi landasan penilaian itu.Polling independen melalui telefon dilakukan oleh MNC Media Research pada 2,3,5 dan 10 November 2012. Polling menjangkau 407 responden yang berusia 17 tahun keatas yang terpilih secara acak sistematis melalui buku telepon residensial terbaru, terbitan Telkom. Responden berdomisili di lima wilayah Provinsi DKI Jakarta. Jumlah responden di setiap wilayah ditentukan secara proporsional. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan ambang kesalahan 4,9 persen. Hasil polling tidak dimaksudkan sebagai representasi pendapat seluruh warga Jakarta.</description><content:encoded>JAKARTA - Dampak kemenangan Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilukada DKI Jakarta terus berlanjut. Berdasarkan hasil MNC Media Research, yang diterima Okezone, Rabu (21/11/2012), sebanyak 38,1 persen responden menilai mantan wali kota Solo itu layak maju sebagai calon presiden muda mendatang.Selain Jokowi, ada juga nama akademisi Anis Baswedan yang mendapat dukungan dari 5,4 persen responde. Urutan selanjutnya ada ekonom Sri Mulyani dengan 5,2 persen, kemudian disusul pemilik media Chairul Tanjung 3,9 persen dan Hary Tanoesoedibjo 2,7 persen.Ada 13 kriteria yang disediakan untuk menilai sosok yang pantas dicalonkan menjadi presiden, responden tidak peduli apakah sang calon diterima oleh partai politik atau tidak. Mereka juga tidak memasukkan criteria &amp;ldquo;komunikatif pada elit&amp;rdquo; sebagai salah satu syarat. 13 kriteria itu yakni integritas, jiwa kepemimpinan, kapabilitas, berpengalaman atau berprestasi, disukai publik, visioner, komunikatif pada publik, berani mengambil keputusan, peduli atau aspiratif, penampilan fisik, kematangan fisik, kematangan emosional, diterima partai politik dan komunikatif pada elit.Dari sejumlah kriteria, Joko Widodo dianggap yang paling memenuhi semua kriteria, dengan integritas sebagai kelebihan yang paling menonjol. Dari total responden yang memilihnya, 17,4 persen menyatakan bahwa selain berintegritas, dia adalah sosok yang memiliki jiwa kepemimpinan, dan disukai publik sebanyak 12,3 persen.Anis Baswedan diakui kapabilitasnya oleh 40,9 persen responden yang memilihnya sebagai presiden Indonesia mendatang. Selain itu, dia dianggap berprestasi (18,2%) dan visioner (18,2%).Pada urutan ketiga, Sri Mulyani dinilai sebagai sosok yang memiliki kapabilitas seperti yang dinyatakan oleh 33,3% pemilihnya. Mantan menteri keuangan itu dinilai yang paling memenuhi kriteria sebagai capres muda setelah Jokowi, dengan mengantongi tujuh dari 11 kriteria, mengungguli Anis Baswedan yang baru memenuhi lima kriteria. Dari sederet pengalaman kerja yang pernah dilakoni Sri Mulyani, pengalaman berkecimpung di birokrasi rupanya menjadikannya dipercaya oleh responden untuk layak dicalonkan.Chairul Tandjung adalah orang kedua setelah Jokowi yang dianggap memiliki integritas oleh pemilihnya (31,3%). Keberhasilannya mengelola Para Group yang kemudian berganti nama menjadi CT Group di akhir 2011 dan dipilihnya Chairul Tanjung untuk duduk dalam Komite Ekonomi Nasional membuat Si Anak Singkong ini begitu menjunjung tinggi konsistensi, tindakan, dan prinsip-prinsip keutamaan ekonomi dan bisnis.&amp;nbsp;Di urutan lima teratas, muncul nama Hary Tanoesoedibjo yang dianggap memiliki jiwa kepemimpinan dan kapabilitas masing-masing oleh 27,3 persen responden yang memilihnya.Kriteria lain yang menonjol, yang hampir tidak dimiliki oleh calon lain adalah penampilan fisik yang membuatnya layak dicalonkan (18,2%). Selain itu, ada 9,1 persen responden yang menganggapnya aspiratif dan peduli. Hanya dengan Jokowi, bos MNC Group itu berbagi kriteria yang sama. Hary Tanoe dinilai sebagai sosok yang layak dipilih berdasarkan jiwa kepemimpinan dan kapabilitasnya. Kesuksesannya memimpin perusahaan-perusahaan besar menjadi landasan penilaian itu.Polling independen melalui telefon dilakukan oleh MNC Media Research pada 2,3,5 dan 10 November 2012. Polling menjangkau 407 responden yang berusia 17 tahun keatas yang terpilih secara acak sistematis melalui buku telepon residensial terbaru, terbitan Telkom. Responden berdomisili di lima wilayah Provinsi DKI Jakarta. Jumlah responden di setiap wilayah ditentukan secara proporsional. Tingkat kepercayaan 95 persen, dengan ambang kesalahan 4,9 persen. Hasil polling tidak dimaksudkan sebagai representasi pendapat seluruh warga Jakarta.</content:encoded></item></channel></rss>
