<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palestina: Kami Selalu Diperlakukan dengan Tidak Adil!</title><description>Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi mengutarakan  kekecewaannya atas  ketidakadilan komunitas internasional, terutama PBB terhadap Palestina. Mehdawi mengaku, bangsa  Palestina cukup  marah dengan hal ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721745/palestina-kami-selalu-diperlakukan-dengan-tidak-adil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721745/palestina-kami-selalu-diperlakukan-dengan-tidak-adil"/><item><title>Palestina: Kami Selalu Diperlakukan dengan Tidak Adil!</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721745/palestina-kami-selalu-diperlakukan-dengan-tidak-adil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721745/palestina-kami-selalu-diperlakukan-dengan-tidak-adil</guid><pubDate>Kamis 22 November 2012 13:39 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/22/412/721745/SDcH4XTcV1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Dubes Palestina Fariz N Mehdawi (Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/22/412/721745/SDcH4XTcV1.jpg</image><title>Foto : Dubes Palestina Fariz N Mehdawi (Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi mengutarakan  kekecewaannya atas ketidakadilan komunitas internasional, terutama Perserikatan  Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Palestina. Mehdawi mengaku, bangsa Palestina cukup  marah dengan hal ini.
&amp;nbsp;
Ketidakadilan seringkali dialami Palestina dalam forum-forum  internasional. Kejahatan terhadap kemanusiaan seringkali dilakukan oleh Israel,  namun Negeri Yahudi itu tidak pernah dijatuhi sanksi apapun. Hal itu disampaikan  oleh Dubes Mehdawi saat diwawancara oleh Okezone di kantor Kedutaan Besar  Palestina di Jakarta, Senin (19/11/2012).
&amp;nbsp;
Apa pendapat Anda mengenai sikap PBB terhadap isu Palestina  dan Israel?
&amp;nbsp;
Kami sering marah, terutama pada PBB. Israel selalu melakukan  kejahatan apapun dan mereka tidak pernah dihukum, ini jelas tidak adil. Mereka  harus dihadapkan ke pengadilan seperti Slobodan Milosevic (mantan Presiden  Serbia).
&amp;nbsp;
Sistem internasional sepertinya tidak berguna bagi Israel  karena mereka tidak mau menaati aturan. Israel selalu arogan, dan saya rasa  inilah saatnya bagi kami untuk bersatu.
&amp;nbsp;
Bagaimana dengan Amerika Serikat (AS)?
&amp;nbsp;
Kita tidak pernah menentang mereka, tapi AS selalu menerapkan  kebijakan standar ganda. Mereka menyuarakan penegakkan HAM dimana-mana seperti  halnya HAM di Papua atau HAM di antah-berantah. Tapi ketika dihadapkan dengan  isu Palestina, mereka tidak berkomentar.
&amp;nbsp;
Kita semua hidup di era modern, era facebook, era internet.  Seluruh peristiwa diketahui dengan mudah lewat informasi-informasi. Kebijakan AS  kepada Israel sudah tidak layak untuk diteruskan.
&amp;nbsp;
AS memang selalu memberikan dukungan kuat pada keamanan  Israel. Apa tanggapan Anda?
&amp;nbsp;
Mungkin AS adalah negara yang terbaik dari sisi militer dan  lainnya, oke. Tapi sayangnya, dukungan AS terhadap Israel membuat Israel menjadi  agresif. Dengan dalih membela diri, mereka mendukung serangan israel. Obama  berpikir Israel yang memiliki angkatan udara terbaik dan senjata nuklir sudah  terancam.
&amp;nbsp;
Israel dinyatakan berhak mempertahankan diri, oke. Tapi  bagaimana dengan Palestina. Palestina juga punya hak untuk mempertahankan diri.
&amp;nbsp;
Bukankah Obama sudah berjanji dengan penciptaan solusi dua  negara?
&amp;nbsp;
Solusi dua negara sudah dijanjikan kepada kami sejak lama.  Namun masalahnya, solusi itu tidak tercapai. Prioritas kami saat ini adalah  menghentikan kekerasan. Inilah yang membuat kami mendukung langkah Mesir untuk  menjadi mediator.
&amp;nbsp;
Bila Palestina sudah jadi negara anggota PBB, Apa yang ingin  dilakukan Palestina?
&amp;nbsp;
Kita akan terus bernegosiasi dengan Israel mengenai masalah  batas wilayah. Kita akan membahas kapan mereka menarik pasukan dari wilayah  Palestina, bagaimana mekanismenya, dan di mana letak perbatasan Palestina dan  Israel.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Duta Besar Palestina Fariz N. Mehdawi mengutarakan  kekecewaannya atas ketidakadilan komunitas internasional, terutama Perserikatan  Bangsa-Bangsa (PBB) terhadap Palestina. Mehdawi mengaku, bangsa Palestina cukup  marah dengan hal ini.
&amp;nbsp;
Ketidakadilan seringkali dialami Palestina dalam forum-forum  internasional. Kejahatan terhadap kemanusiaan seringkali dilakukan oleh Israel,  namun Negeri Yahudi itu tidak pernah dijatuhi sanksi apapun. Hal itu disampaikan  oleh Dubes Mehdawi saat diwawancara oleh Okezone di kantor Kedutaan Besar  Palestina di Jakarta, Senin (19/11/2012).
&amp;nbsp;
Apa pendapat Anda mengenai sikap PBB terhadap isu Palestina  dan Israel?
&amp;nbsp;
Kami sering marah, terutama pada PBB. Israel selalu melakukan  kejahatan apapun dan mereka tidak pernah dihukum, ini jelas tidak adil. Mereka  harus dihadapkan ke pengadilan seperti Slobodan Milosevic (mantan Presiden  Serbia).
&amp;nbsp;
Sistem internasional sepertinya tidak berguna bagi Israel  karena mereka tidak mau menaati aturan. Israel selalu arogan, dan saya rasa  inilah saatnya bagi kami untuk bersatu.
&amp;nbsp;
Bagaimana dengan Amerika Serikat (AS)?
&amp;nbsp;
Kita tidak pernah menentang mereka, tapi AS selalu menerapkan  kebijakan standar ganda. Mereka menyuarakan penegakkan HAM dimana-mana seperti  halnya HAM di Papua atau HAM di antah-berantah. Tapi ketika dihadapkan dengan  isu Palestina, mereka tidak berkomentar.
&amp;nbsp;
Kita semua hidup di era modern, era facebook, era internet.  Seluruh peristiwa diketahui dengan mudah lewat informasi-informasi. Kebijakan AS  kepada Israel sudah tidak layak untuk diteruskan.
&amp;nbsp;
AS memang selalu memberikan dukungan kuat pada keamanan  Israel. Apa tanggapan Anda?
&amp;nbsp;
Mungkin AS adalah negara yang terbaik dari sisi militer dan  lainnya, oke. Tapi sayangnya, dukungan AS terhadap Israel membuat Israel menjadi  agresif. Dengan dalih membela diri, mereka mendukung serangan israel. Obama  berpikir Israel yang memiliki angkatan udara terbaik dan senjata nuklir sudah  terancam.
&amp;nbsp;
Israel dinyatakan berhak mempertahankan diri, oke. Tapi  bagaimana dengan Palestina. Palestina juga punya hak untuk mempertahankan diri.
&amp;nbsp;
Bukankah Obama sudah berjanji dengan penciptaan solusi dua  negara?
&amp;nbsp;
Solusi dua negara sudah dijanjikan kepada kami sejak lama.  Namun masalahnya, solusi itu tidak tercapai. Prioritas kami saat ini adalah  menghentikan kekerasan. Inilah yang membuat kami mendukung langkah Mesir untuk  menjadi mediator.
&amp;nbsp;
Bila Palestina sudah jadi negara anggota PBB, Apa yang ingin  dilakukan Palestina?
&amp;nbsp;
Kita akan terus bernegosiasi dengan Israel mengenai masalah  batas wilayah. Kita akan membahas kapan mereka menarik pasukan dari wilayah  Palestina, bagaimana mekanismenya, dan di mana letak perbatasan Palestina dan  Israel.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
