<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Bantah Duduki Gaza, Ini Komentar Palestina</title><description>Menyikapi ucapan Presiden Israel Shimon Peres yang  mengatakan bahwa  tidak ada pendudukan di Gaza, Duta Besar Palestina untuk  Indonesia  Fariz N. Mehdawi langsung berkomentar. Menurutnya, Israel jelas   mengontrol wilayah tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721787/israel-bantah-duduki-gaza-ini-komentar-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721787/israel-bantah-duduki-gaza-ini-komentar-palestina"/><item><title>Israel Bantah Duduki Gaza, Ini Komentar Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721787/israel-bantah-duduki-gaza-ini-komentar-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/22/412/721787/israel-bantah-duduki-gaza-ini-komentar-palestina</guid><pubDate>Kamis 22 November 2012 14:34 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/22/412/721787/YEcm1BForW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Dubes Palestina Fariz N Mehdawi (Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/22/412/721787/YEcm1BForW.jpg</image><title>Foto : Dubes Palestina Fariz N Mehdawi (Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menyikapi ucapan Presiden Israel Shimon Peres yang  mengatakan bahwa tidak ada pendudukan di Gaza, Duta Besar Palestina untuk  Indonesia Fariz N. Mehdawi langsung berkomentar. Menurutnya, Israel jelas  mengontrol wilayah tersebut.
&amp;nbsp;
Mehdawi menegaskan, Gaza tidak bisa diibaratkan bak sebuah  &quot;negara&quot; yang tidak dijajah atau diduduki. Faktanya Israel masih mengendalikan  perbatasan di wilayah itu. Berikut wawancaranya Dubes Mehdawi dengan Okezone di  Kedutaan Besar Palestina, Jakarta, Senin (19/11/2012)
&amp;nbsp;
Bagaimana tanggapan Anda mengenai Presiden Israel yang  menepis adanya pendudukan di Gaza?
&amp;nbsp;
Tidak bisa dikatakan bahwa, Gaza adalah sebuah negara yang  terbebas dari okupasi. Jelas sekali, Israel jelas masih mengontrol wilayah  perbatasan Gaza yang seharusnya dibuka. Selama ini, kita tidak bisa menjalin  komunikasi dengan warga Gaza, akses warga Gaza juga sangat  terbatas.
&amp;nbsp;
Nelayan-nelayan kita di Gaza tidak bisa melaut di wilayah  yang letaknya lebih dari 2,3 kilometer dari Gaza. Perbatasan Gaza dan Mesir juga  di atur lewat sebuah perjanjian yang artinya, warga Gaza tidak bisa bergerak  bebas.
&amp;nbsp;
Bagaimana dengan pasokan bantuan ke Gaza?
&amp;nbsp;
Bantuan yang masuk ke wilayah Gaza harus masuk terlebih dulu  ke Israel. Banyak bantuan seperti bantuan medis, makanan, listrik, air dan  apapun. Israel mengontrol kehidupan warga Gaza.
&amp;nbsp;
Bukankah ada perjanjian perbatasan dengan  Israel?
&amp;nbsp;
Sampai saat ini, perjanjian internasional dengan Israel  mengenai batas wilayah tidak pernah tercapai. Perjanjian ini mencakup pendudukan  Israel di wilayah Palestina.
&amp;nbsp;
Lalu, apa yang diinginkan Peres?
&amp;nbsp;
Bapak Peres ingin melihat Gaza sebagai wilayah yang berbeda  dengan Tepi Barat. Dia mencoba untuk memecahkan Palestina menjadi dua bagian.  Gaza hanyalah satu setengah dari seluruh wilayah Palestina.
&amp;nbsp;
Bapak Peres harus ingat, isu Palestina bukan hanya yang satu  setengah itu. Isu Palestina mencakup Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem. Bukan hanya  dengan membahas isu Gaza lalu isu Palestina lainnya selesai.
&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Menyikapi ucapan Presiden Israel Shimon Peres yang  mengatakan bahwa tidak ada pendudukan di Gaza, Duta Besar Palestina untuk  Indonesia Fariz N. Mehdawi langsung berkomentar. Menurutnya, Israel jelas  mengontrol wilayah tersebut.
&amp;nbsp;
Mehdawi menegaskan, Gaza tidak bisa diibaratkan bak sebuah  &quot;negara&quot; yang tidak dijajah atau diduduki. Faktanya Israel masih mengendalikan  perbatasan di wilayah itu. Berikut wawancaranya Dubes Mehdawi dengan Okezone di  Kedutaan Besar Palestina, Jakarta, Senin (19/11/2012)
&amp;nbsp;
Bagaimana tanggapan Anda mengenai Presiden Israel yang  menepis adanya pendudukan di Gaza?
&amp;nbsp;
Tidak bisa dikatakan bahwa, Gaza adalah sebuah negara yang  terbebas dari okupasi. Jelas sekali, Israel jelas masih mengontrol wilayah  perbatasan Gaza yang seharusnya dibuka. Selama ini, kita tidak bisa menjalin  komunikasi dengan warga Gaza, akses warga Gaza juga sangat  terbatas.
&amp;nbsp;
Nelayan-nelayan kita di Gaza tidak bisa melaut di wilayah  yang letaknya lebih dari 2,3 kilometer dari Gaza. Perbatasan Gaza dan Mesir juga  di atur lewat sebuah perjanjian yang artinya, warga Gaza tidak bisa bergerak  bebas.
&amp;nbsp;
Bagaimana dengan pasokan bantuan ke Gaza?
&amp;nbsp;
Bantuan yang masuk ke wilayah Gaza harus masuk terlebih dulu  ke Israel. Banyak bantuan seperti bantuan medis, makanan, listrik, air dan  apapun. Israel mengontrol kehidupan warga Gaza.
&amp;nbsp;
Bukankah ada perjanjian perbatasan dengan  Israel?
&amp;nbsp;
Sampai saat ini, perjanjian internasional dengan Israel  mengenai batas wilayah tidak pernah tercapai. Perjanjian ini mencakup pendudukan  Israel di wilayah Palestina.
&amp;nbsp;
Lalu, apa yang diinginkan Peres?
&amp;nbsp;
Bapak Peres ingin melihat Gaza sebagai wilayah yang berbeda  dengan Tepi Barat. Dia mencoba untuk memecahkan Palestina menjadi dua bagian.  Gaza hanyalah satu setengah dari seluruh wilayah Palestina.
&amp;nbsp;
Bapak Peres harus ingat, isu Palestina bukan hanya yang satu  setengah itu. Isu Palestina mencakup Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem. Bukan hanya  dengan membahas isu Gaza lalu isu Palestina lainnya selesai.
&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
