<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pejabat AS Diam-Diam Datangi Korut?</title><description>Sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) dikabarkan mengunjungi Korea Utara  (Korut) secara diam-diam pada Agustus lalu. Laporan itu memunculkan  spekulasi mengenai adanya dialog AS dan Korut sebelum Pemilihan Presiden  AS.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/29/413/725024/pejabat-as-diam-diam-datangi-korut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/11/29/413/725024/pejabat-as-diam-diam-datangi-korut"/><item><title>Pejabat AS Diam-Diam Datangi Korut?</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/11/29/413/725024/pejabat-as-diam-diam-datangi-korut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/11/29/413/725024/pejabat-as-diam-diam-datangi-korut</guid><pubDate>Kamis 29 November 2012 15:09 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/11/29/413/725024/jqnMQD7ELX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : IST</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/11/29/413/725024/jqnMQD7ELX.jpg</image><title>Foto : IST</title></images><description>SEOUL - Sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) dikabarkan mengunjungi Korea Utara (Korut) secara diam-diam pada Agustus lalu. Laporan itu memunculkan spekulasi mengenai adanya dialog AS dan Korut sebelum Pemilihan Presiden AS.Menurut laporan dari kawat diplomatik, pesawat AS berangkat dari Guam pada 17 Agustus 2012. Pesawat itu memasuki Kota Pyongyang dengan melintasi Laut Kuning. Sumber pun menyebutkan bahwa, pesawat itu berada di Pyongyang selama empat hari.&quot;Ada kemungkinan, AS mencoba untuk menghalau Korut melakukan provokasi saat November (Pilpres AS),&quot; ujar sumber yang tak mau disebut identitasnya, seperti dikutip Dong-A Ilbo, Kamis (29/11/2012).Pesawat yang digunakan para pejabat AS merupakan pesawat yang sama dengan yang digunakan mantan Presiden Korea Selatan Kim Dae Jung saat mengunjungi Pyongyang. Pesawat itu juga memasuki zona identifikasi Korsel karena mereka harus para pejabat AS harus berkonsultasi dulu dengan Korsel sebelum berkunjung ke Korut.Para pejabat yang mendatangi Korut diduga merupakan pejabat-pejabat Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih. Mereka bukanlah pejabat Kementerian Luar Negeri AS.Sumber menduga, pejabat-pejabat itu adalah Direktur Dewan Keamanan Nasional untuk Asia Daniel Russel dan Direktur Dewan Keamanan Nasional untuk Divisi Korea Sydney Seiler. Seiler memang merupakan staf khusus pemerhati isu Korut dan dapat berbicara dengan bahasa Korea dengan sangat fasih.Sejak Agustus 2012, Korut pun terlihat sangat tenang. Mereka melontarkan provokasi-provokasinya setelah Pilpres AS berakhir. Korut pun sempat merelokasi misilnya di Tongchang-Ri ke pantai barat.</description><content:encoded>SEOUL - Sejumlah pejabat Amerika Serikat (AS) dikabarkan mengunjungi Korea Utara (Korut) secara diam-diam pada Agustus lalu. Laporan itu memunculkan spekulasi mengenai adanya dialog AS dan Korut sebelum Pemilihan Presiden AS.Menurut laporan dari kawat diplomatik, pesawat AS berangkat dari Guam pada 17 Agustus 2012. Pesawat itu memasuki Kota Pyongyang dengan melintasi Laut Kuning. Sumber pun menyebutkan bahwa, pesawat itu berada di Pyongyang selama empat hari.&quot;Ada kemungkinan, AS mencoba untuk menghalau Korut melakukan provokasi saat November (Pilpres AS),&quot; ujar sumber yang tak mau disebut identitasnya, seperti dikutip Dong-A Ilbo, Kamis (29/11/2012).Pesawat yang digunakan para pejabat AS merupakan pesawat yang sama dengan yang digunakan mantan Presiden Korea Selatan Kim Dae Jung saat mengunjungi Pyongyang. Pesawat itu juga memasuki zona identifikasi Korsel karena mereka harus para pejabat AS harus berkonsultasi dulu dengan Korsel sebelum berkunjung ke Korut.Para pejabat yang mendatangi Korut diduga merupakan pejabat-pejabat Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih. Mereka bukanlah pejabat Kementerian Luar Negeri AS.Sumber menduga, pejabat-pejabat itu adalah Direktur Dewan Keamanan Nasional untuk Asia Daniel Russel dan Direktur Dewan Keamanan Nasional untuk Divisi Korea Sydney Seiler. Seiler memang merupakan staf khusus pemerhati isu Korut dan dapat berbicara dengan bahasa Korea dengan sangat fasih.Sejak Agustus 2012, Korut pun terlihat sangat tenang. Mereka melontarkan provokasi-provokasinya setelah Pilpres AS berakhir. Korut pun sempat merelokasi misilnya di Tongchang-Ri ke pantai barat.</content:encoded></item></channel></rss>
