<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hari Aids, Kepatihan Yogyakarta Gelar Wayangan</title><description>Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Gondo Suharno dihelat malam ini di Kepatihan Yogyakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/01/510/726085/hari-aids-kepatihan-yogyakarta-gelar-wayangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/01/510/726085/hari-aids-kepatihan-yogyakarta-gelar-wayangan"/><item><title>Hari Aids, Kepatihan Yogyakarta Gelar Wayangan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/01/510/726085/hari-aids-kepatihan-yogyakarta-gelar-wayangan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/01/510/726085/hari-aids-kepatihan-yogyakarta-gelar-wayangan</guid><pubDate>Sabtu 01 Desember 2012 20:25 WIB</pubDate><dc:creator>Prabowo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/01/510/726085/xuGp0ptrDE.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/01/510/726085/xuGp0ptrDE.jpg</image><title></title></images><description>YOGYAKARTA - Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Gondo Suharno dihelat malam ini di Kepatihan Yogyakarta. Pagelaran wayang kulit itu juga dimeriahkan dengan beberapa penyanyi campursari. Pagelaran itu untuk memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) 2012 dengan tema &amp;lsquo;Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV dan AIDS&amp;rsquo;.&amp;ldquo;Upaya perlindungan perempuan dan anak dari HIV dan AIDS jelas sangat butuh partisipasi laki-laki. Dalam pentas wayang disisipkan informasi seputar HIV dan AIDS,&amp;rdquo; jelas pantia peringatan HAS 2012, Ghanis Kristia, Sabtu (1/12/2012).Selama ini, lanjutnya, jumlah pengidap HIV perempuan menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi. Ironisnya, tidak sedikit ibu rumah tangga yang tidak pernah berganti-ganti pasangan justru terkena terinfeksi HIV. &amp;ldquo;Sosialisasi pencegahan terhadap kaum pria tentang informasi tentang HIV dan AIDS itu sangat perlu,&amp;rdquo; jelasnya. Sekretaris Komisi Perlindungan Anak DIY, Riswanto mengatakan, pengidap HIV dan AIDS dari kalangan ibu rumah tangga hingga bulan Juni 2012 secara kumulatif sebanyak 189 kasus. Data kasus HIV dan AIDS tersebut yang tercatat di Dinas Kesehatan DIY. Sedangkan jumlah keseluruhan kasus pada perempuan (bukan hanya ibu ruma tangga) sebanyak 588 kasus dan laki-laki 1.144 kasus. Tingginya angka itu menunjukkan bahwa penyebaran virus HIV banyak berasal dari hubungan seksual yang beresiko. Artinya, melakukan hubungan dengan berganti-ganti pasangan tanpa pengaman.</description><content:encoded>YOGYAKARTA - Pentas Wayang kulit dengan dalang Ki Gondo Suharno dihelat malam ini di Kepatihan Yogyakarta. Pagelaran wayang kulit itu juga dimeriahkan dengan beberapa penyanyi campursari. Pagelaran itu untuk memperingati Hari AIDS Sedunia (HAS) 2012 dengan tema &amp;lsquo;Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV dan AIDS&amp;rsquo;.&amp;ldquo;Upaya perlindungan perempuan dan anak dari HIV dan AIDS jelas sangat butuh partisipasi laki-laki. Dalam pentas wayang disisipkan informasi seputar HIV dan AIDS,&amp;rdquo; jelas pantia peringatan HAS 2012, Ghanis Kristia, Sabtu (1/12/2012).Selama ini, lanjutnya, jumlah pengidap HIV perempuan menunjukkan peningkatan yang cukup tinggi. Ironisnya, tidak sedikit ibu rumah tangga yang tidak pernah berganti-ganti pasangan justru terkena terinfeksi HIV. &amp;ldquo;Sosialisasi pencegahan terhadap kaum pria tentang informasi tentang HIV dan AIDS itu sangat perlu,&amp;rdquo; jelasnya. Sekretaris Komisi Perlindungan Anak DIY, Riswanto mengatakan, pengidap HIV dan AIDS dari kalangan ibu rumah tangga hingga bulan Juni 2012 secara kumulatif sebanyak 189 kasus. Data kasus HIV dan AIDS tersebut yang tercatat di Dinas Kesehatan DIY. Sedangkan jumlah keseluruhan kasus pada perempuan (bukan hanya ibu ruma tangga) sebanyak 588 kasus dan laki-laki 1.144 kasus. Tingginya angka itu menunjukkan bahwa penyebaran virus HIV banyak berasal dari hubungan seksual yang beresiko. Artinya, melakukan hubungan dengan berganti-ganti pasangan tanpa pengaman.</content:encoded></item></channel></rss>
