<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Palestina Desak DK PBB Akui Solusi Dua Negara</title><description>Palestina mengencam Israel yang mengumumkan rencana perluasan pemukiman  untuk warga Yahudi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Mereka mendesak  Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk segera akui  solusi dua negara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/04/412/727089/palestina-desak-dk-pbb-akui-solusi-dua-negara</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/04/412/727089/palestina-desak-dk-pbb-akui-solusi-dua-negara"/><item><title>Palestina Desak DK PBB Akui Solusi Dua Negara</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/04/412/727089/palestina-desak-dk-pbb-akui-solusi-dua-negara</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/04/412/727089/palestina-desak-dk-pbb-akui-solusi-dua-negara</guid><pubDate>Selasa 04 Desember 2012 13:33 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/04/412/727089/pOKgpeYoVB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Delegasi Palestina usai pengakuan PBB (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/04/412/727089/pOKgpeYoVB.jpg</image><title>Delegasi Palestina usai pengakuan PBB (Foto: AP)</title></images><description>NEW YORK - Palestina mengencam Israel yang mengumumkan rencana perluasan pemukiman untuk warga Yahudi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Mereka mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera akui solusi dua negara.Kecaman ini dilayangkan langsung oleh perwakilan Palestina di PBB Riyad Mansour melalui surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon. Kecaman ini pun diarahkan kepada DK PBB dan Majelis Umum PBB.&quot;Palestina mengecam rencana pembangunan pemukiman baru Israel setelah PBB mengakui status kenegaraan Palestina. Kami mendesak dunia internasional untuk segera mengambil tindakan, atas aksi provokasi Israel,&quot; tulis Mansour, seperti dikutip Associated Press, Selasa (4/12/2012).Tetapi di saat bersamaan, surat Mansour menyatakan kesiapan negara untuk memulai kembali proses negosiasi damai. Dirinya juga mendesak agar DK PBB segera mendorong upaya diakuinya solusi dua negara. Utusan khusus Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersikap keras atas rencana Israel untuk memperluas pembangunan pemukiman Yahudi yang baru. Menurutnya, tindakan Israel itu adalah bentuk provokasi.Tindakan Israel yang akan membangun sekira 3.000 pemukiman Yahudi, merupakan bentuk respons mereka atas peningkatan status Palestina di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis 29 November. Adapun lokasi pemukiman itu direncanakan akan dibangun di wilayah yang seharusnya akan dijadikan Palestina sebagai wilayah mereka.Menurut Mansour, pembangunan pemukiman Israel sama seperti halnya serangan yang dilakukan Israel ke Gaza bulan lalu. Menurutnya hal itu melanggar hukum internasional dan harus segera dihentikan.Amerika Serikat (AS) turut mengkritik tindakan Israel yang ingin membangun sekitar pemukiman Yahudi. pihak Gedung Putih menyebut rencana pembangunan tersebut kontra produktif terhadap upaya perdamaian antara kedua belah pihak. Tentunya ulah Israel itu mempersulit usaha AS untuk membawa Israel dan Palestina kembali ke meja perundingan.</description><content:encoded>NEW YORK - Palestina mengencam Israel yang mengumumkan rencana perluasan pemukiman untuk warga Yahudi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat. Mereka mendesak Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk segera akui solusi dua negara.Kecaman ini dilayangkan langsung oleh perwakilan Palestina di PBB Riyad Mansour melalui surat yang ditujukan kepada Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon. Kecaman ini pun diarahkan kepada DK PBB dan Majelis Umum PBB.&quot;Palestina mengecam rencana pembangunan pemukiman baru Israel setelah PBB mengakui status kenegaraan Palestina. Kami mendesak dunia internasional untuk segera mengambil tindakan, atas aksi provokasi Israel,&quot; tulis Mansour, seperti dikutip Associated Press, Selasa (4/12/2012).Tetapi di saat bersamaan, surat Mansour menyatakan kesiapan negara untuk memulai kembali proses negosiasi damai. Dirinya juga mendesak agar DK PBB segera mendorong upaya diakuinya solusi dua negara. Utusan khusus Palestina untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersikap keras atas rencana Israel untuk memperluas pembangunan pemukiman Yahudi yang baru. Menurutnya, tindakan Israel itu adalah bentuk provokasi.Tindakan Israel yang akan membangun sekira 3.000 pemukiman Yahudi, merupakan bentuk respons mereka atas peningkatan status Palestina di Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Kamis 29 November. Adapun lokasi pemukiman itu direncanakan akan dibangun di wilayah yang seharusnya akan dijadikan Palestina sebagai wilayah mereka.Menurut Mansour, pembangunan pemukiman Israel sama seperti halnya serangan yang dilakukan Israel ke Gaza bulan lalu. Menurutnya hal itu melanggar hukum internasional dan harus segera dihentikan.Amerika Serikat (AS) turut mengkritik tindakan Israel yang ingin membangun sekitar pemukiman Yahudi. pihak Gedung Putih menyebut rencana pembangunan tersebut kontra produktif terhadap upaya perdamaian antara kedua belah pihak. Tentunya ulah Israel itu mempersulit usaha AS untuk membawa Israel dan Palestina kembali ke meja perundingan.</content:encoded></item></channel></rss>
