<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Jepang Geledah Operator Terowongan yang Ambruk</title><description>Kepolisian Jepang melakukan penggeledahan di kantor operator terowongan  Sasago yang ambruk pada akhir pekan lalu. Ambruknya terowongan itu  menyebabkan sembilan pengendara mobil tewas tertimpa bangunan  terowongan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/04/413/726970/polisi-jepang-geledah-operator-terowongan-yang-ambruk</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/04/413/726970/polisi-jepang-geledah-operator-terowongan-yang-ambruk"/><item><title>Polisi Jepang Geledah Operator Terowongan yang Ambruk</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/04/413/726970/polisi-jepang-geledah-operator-terowongan-yang-ambruk</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/04/413/726970/polisi-jepang-geledah-operator-terowongan-yang-ambruk</guid><pubDate>Selasa 04 Desember 2012 10:55 WIB</pubDate><dc:creator>Fajar Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/04/413/726970/yrW5tsTeql.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pekerja di terowongan Sasago diwawancara wartawan (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/04/413/726970/yrW5tsTeql.jpg</image><title>Pekerja di terowongan Sasago diwawancara wartawan (Foto: AP)</title></images><description>TOKYO - Kepolisian Jepang melakukan penggeledahan di kantor operator terowongan Sasago yang ambruk pada akhir pekan lalu. Ambruknya terowongan itu menyebabkan sembilan pengendara mobil tewas tertimpa bangunan terowongan.
&amp;nbsp;
Pihak kepolisian menggeledah kantor operator Central Japan Expressway Co, pada pagi hari ini waktu setempat. Usai melakukan penggeledahan, beberapa petugas keluar dengan membawa kotak yang berisi dokumen milik perusahaan.
&amp;nbsp;
&quot;Iya, mereka penggeledahan terhadap kantor kami. Kami akan bekerja sama penuh dengan mereka,&quot; ujar karyawan perusahaan, Osamu Funahashi, seperti dikutip Associated Press, Selasa (4/12/2012).
&amp;nbsp;
Polisi dan operator jalan raya Jepang melakukan penyelidikan mengapa lembaran atap beton dari Terowongan Sasago bisa runtuh dan menimpa pengendara mobil di bawahnya. Sebelumya menurut pegawai perusahaan Central Japan Expressway lainnya Satoshi Noguchi, pihak perusahaan sempat melakukan inspeksi terhadap terowongan pada September lalu. Tetapi tidak ditemukan keanehan saat itu.
&amp;nbsp;
Diperkirakan sekira 270 atap beton yang memiliki berat masing-masing 1,4 metrik ton, jatuh dari atap terowongan dan menimpa jalan sepanjang 110 meter. Pihak operator mencari kemungkinan baut yang menahan lembaran beton itu telah longgar akibat usia terowongan yang cukup tua.
&amp;nbsp;
Lembaran beton itu diketahui memiliki lebar 5 meter dan panjang 1,2 meter serta ketebalan 8 centimeter. Panel-panel ini dipasang di Terowongan Sasago pada tahun 1977.
&amp;nbsp;
Insiden yang terjadi Minggu 2 Desember itu memicu Pemerintah Jepang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa terowongan di Jepang lainnya. Mereka tidak ingin kejadian serupa terulang kembali. Selain menewaskan sembilan korban, insiden juga melukai dua orang lainnya.</description><content:encoded>TOKYO - Kepolisian Jepang melakukan penggeledahan di kantor operator terowongan Sasago yang ambruk pada akhir pekan lalu. Ambruknya terowongan itu menyebabkan sembilan pengendara mobil tewas tertimpa bangunan terowongan.
&amp;nbsp;
Pihak kepolisian menggeledah kantor operator Central Japan Expressway Co, pada pagi hari ini waktu setempat. Usai melakukan penggeledahan, beberapa petugas keluar dengan membawa kotak yang berisi dokumen milik perusahaan.
&amp;nbsp;
&quot;Iya, mereka penggeledahan terhadap kantor kami. Kami akan bekerja sama penuh dengan mereka,&quot; ujar karyawan perusahaan, Osamu Funahashi, seperti dikutip Associated Press, Selasa (4/12/2012).
&amp;nbsp;
Polisi dan operator jalan raya Jepang melakukan penyelidikan mengapa lembaran atap beton dari Terowongan Sasago bisa runtuh dan menimpa pengendara mobil di bawahnya. Sebelumya menurut pegawai perusahaan Central Japan Expressway lainnya Satoshi Noguchi, pihak perusahaan sempat melakukan inspeksi terhadap terowongan pada September lalu. Tetapi tidak ditemukan keanehan saat itu.
&amp;nbsp;
Diperkirakan sekira 270 atap beton yang memiliki berat masing-masing 1,4 metrik ton, jatuh dari atap terowongan dan menimpa jalan sepanjang 110 meter. Pihak operator mencari kemungkinan baut yang menahan lembaran beton itu telah longgar akibat usia terowongan yang cukup tua.
&amp;nbsp;
Lembaran beton itu diketahui memiliki lebar 5 meter dan panjang 1,2 meter serta ketebalan 8 centimeter. Panel-panel ini dipasang di Terowongan Sasago pada tahun 1977.
&amp;nbsp;
Insiden yang terjadi Minggu 2 Desember itu memicu Pemerintah Jepang melakukan pemeriksaan terhadap beberapa terowongan di Jepang lainnya. Mereka tidak ingin kejadian serupa terulang kembali. Selain menewaskan sembilan korban, insiden juga melukai dua orang lainnya.</content:encoded></item></channel></rss>
