<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri: Kami Gagal Cegah Korupsi</title><description>Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman mengaku gagal dalam melakukan pencegahan tindak korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/09/339/729542/polri-kami-gagal-cegah-korupsi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/09/339/729542/polri-kami-gagal-cegah-korupsi"/><item><title>Polri: Kami Gagal Cegah Korupsi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/09/339/729542/polri-kami-gagal-cegah-korupsi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/09/339/729542/polri-kami-gagal-cegah-korupsi</guid><pubDate>Minggu 09 Desember 2012 12:06 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/09/339/729542/bHC1Sciz0T.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sutarman (Foto: Koran Sindo)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/09/339/729542/bHC1Sciz0T.jpg</image><title>Sutarman (Foto: Koran Sindo)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman mengaku gagal dalam melakukan pencegahan tindak korupsi. Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers peringatan Hari Antikorupsi di Balai Kota Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Dari konteks penegakan hukum, kita harus melakukan pendekatan hukum yang luar biasa. Karena tindak pidana korupsi sudah banyak terjadi, dalam hal pencegahan, kita gagal,&quot; ujar Sutarman, Minggu (9/12/2012).
&amp;nbsp;
Sutarman menjelaskan, kegagalan pencegahan tersebut karena banyaknya koruptor yang telah ditangkap tidak menimbulkan efek jera. &quot;Kita gagal dalam proses pencegahan korupsi, berapa banyak koruptor yang sudah ditangkap tapi tidak menimbulkan efek jera,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Terkait hal itu, kata dia, harus dilakukan evaluasi bersama antar penegak hukum yang berwenang dalam menindak pelaku korupsi.
&amp;nbsp;
&quot;Ke depan kita harus evaluasi bersama, sehingga penegakan hukum itu adalah manakala kita bisa mencegah orang melakukan pelanggaran hukum,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Bareskrim Mabes Polri Komjen Sutarman mengaku gagal dalam melakukan pencegahan tindak korupsi. Hal itu diungkapkannya dalam konferensi pers peringatan Hari Antikorupsi di Balai Kota Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Dari konteks penegakan hukum, kita harus melakukan pendekatan hukum yang luar biasa. Karena tindak pidana korupsi sudah banyak terjadi, dalam hal pencegahan, kita gagal,&quot; ujar Sutarman, Minggu (9/12/2012).
&amp;nbsp;
Sutarman menjelaskan, kegagalan pencegahan tersebut karena banyaknya koruptor yang telah ditangkap tidak menimbulkan efek jera. &quot;Kita gagal dalam proses pencegahan korupsi, berapa banyak koruptor yang sudah ditangkap tapi tidak menimbulkan efek jera,&quot; katanya.
&amp;nbsp;
Terkait hal itu, kata dia, harus dilakukan evaluasi bersama antar penegak hukum yang berwenang dalam menindak pelaku korupsi.
&amp;nbsp;
&quot;Ke depan kita harus evaluasi bersama, sehingga penegakan hukum itu adalah manakala kita bisa mencegah orang melakukan pelanggaran hukum,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
