<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Baru Tahu Jakarta Sister City dengan Istanbul</title><description>Seusai bertemu dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia Zekeriya Akcam,  Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru mengetahui bahwa  Jakarta terhubung dalam kerjasama (sister city) dengan Istanbul.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/13/500/731541/jokowi-baru-tahu-jakarta-sister-city-dengan-istanbul</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/13/500/731541/jokowi-baru-tahu-jakarta-sister-city-dengan-istanbul"/><item><title>Jokowi Baru Tahu Jakarta Sister City dengan Istanbul</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/13/500/731541/jokowi-baru-tahu-jakarta-sister-city-dengan-istanbul</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/13/500/731541/jokowi-baru-tahu-jakarta-sister-city-dengan-istanbul</guid><pubDate>Kamis 13 Desember 2012 11:17 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/13/500/731541/e7DvhlZC67.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Foto: Runi/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/13/500/731541/e7DvhlZC67.jpg</image><title>Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Foto: Runi/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Seusai bertemu dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia Zekeriya Akcam, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru mengetahui bahwa Jakarta terhubung dalam kerjasama (sister city) dengan Istanbul.&quot;Ternyata Jakarta ini ada sister city dengan Istanbul sejak 2007. Saya baru tau ini tadi,&quot; ujar Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/12/2012).Mengenai isi dari pembicaraannya dengan Dubes Turki, Jokowi menjelaskan tentang bagaimana cara membangun Istanbul sehingga menjadi kota yang maju.&quot;Di Turki atau Istanbul bisa maju karena ada dukungan dari masyarakat. Sehingga dulu Wali Kotanya Istanbul itu sukses karena ada dukungan dari masyarakat. Jadi kebijakan-kebijakan radikal itu didukung dari rakyatnya, Jadi dubes (Turki) ini menyampaikan bahwa dukungan masyarakat itu penting sekali untuk merubah sebuah kondisi kota,&quot; kata Jokowi.Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan akan mengkonkretkan beberapa kerja sama seperti pembangunan sekolah dan dalam dunia kesehatan.&quot;Mungkin nanti yang mau saya konretkan, yang pertama sekolah, membuat satu model sekolah. Kemudian yang kedua rumah sakit, bidang kesehatan, itu saja, dua itu aja. Kalau nanti itu lebih konkrit, Istanbul mau ngirim timnya ke sini,&quot; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Seusai bertemu dengan Duta Besar Turki untuk Indonesia Zekeriya Akcam, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengaku baru mengetahui bahwa Jakarta terhubung dalam kerjasama (sister city) dengan Istanbul.&quot;Ternyata Jakarta ini ada sister city dengan Istanbul sejak 2007. Saya baru tau ini tadi,&quot; ujar Jokowi di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (13/12/2012).Mengenai isi dari pembicaraannya dengan Dubes Turki, Jokowi menjelaskan tentang bagaimana cara membangun Istanbul sehingga menjadi kota yang maju.&quot;Di Turki atau Istanbul bisa maju karena ada dukungan dari masyarakat. Sehingga dulu Wali Kotanya Istanbul itu sukses karena ada dukungan dari masyarakat. Jadi kebijakan-kebijakan radikal itu didukung dari rakyatnya, Jadi dubes (Turki) ini menyampaikan bahwa dukungan masyarakat itu penting sekali untuk merubah sebuah kondisi kota,&quot; kata Jokowi.Mantan Wali Kota Solo ini menegaskan akan mengkonkretkan beberapa kerja sama seperti pembangunan sekolah dan dalam dunia kesehatan.&quot;Mungkin nanti yang mau saya konretkan, yang pertama sekolah, membuat satu model sekolah. Kemudian yang kedua rumah sakit, bidang kesehatan, itu saja, dua itu aja. Kalau nanti itu lebih konkrit, Istanbul mau ngirim timnya ke sini,&quot; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
