<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bunga Bangkai Raksasa Jadi Perhatian Warga Bandung</title><description>Sebuah bunga bangkai mekar di Taman Hutan Raya Djuanda, Kecamatan Cimenyan, Bandung, Jawa Barat. Baunya yang menyengat menjadi perhatian warga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/15/526/732620/bunga-bangkai-raksasa-jadi-perhatian-warga-bandung</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/15/526/732620/bunga-bangkai-raksasa-jadi-perhatian-warga-bandung"/><item><title>Bunga Bangkai Raksasa Jadi Perhatian Warga Bandung</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/15/526/732620/bunga-bangkai-raksasa-jadi-perhatian-warga-bandung</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/15/526/732620/bunga-bangkai-raksasa-jadi-perhatian-warga-bandung</guid><pubDate>Sabtu 15 Desember 2012 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Iman Herdiana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/15/526/732620/Bw5EWIZeo1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Bunga bangkai di Tahura Djuanda (Foto: Iman Herdiana/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/15/526/732620/Bw5EWIZeo1.jpg</image><title>Bunga bangkai di Tahura Djuanda (Foto: Iman Herdiana/Okezone)</title></images><description>BANDUNG - Sebuah bunga bangkai mekar di Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda (Dago), Kecamatan Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.&amp;nbsp;Bunga raksasa bernama latin amorphopallus titanum itu mekar sejak Jumat, 14 Desember sekira pukul 11.00 WIB. Saat mekar, bunga itu mengeluarkan bau menyengat. Bahkan, baunya sempat tercium hingga boulevard Tahura Djuanda yang berjarak 100 meter.Hingga Sabtu (15/12/2012) siang ini, bunga bangkai itu menjadi pusat perhatian warga.&quot;Bau, bau,&quot; kata Mutiara, seorang bocah SD warga Jalan Suryani, Bandung. Dia asyik memerhatikan bunga kuning dengan kelopak merah gelap itu. Bunga tersebut juga tampak dikerubuti lalat dan ngengat.Kasi Konservasi Tahura,Tata Karsa, menyebutkan, saat ini bunga bangkai tersebut sudah mekar sempurna. Setelah diukur, tinggi tangkai hingga ujung putik mencapai 193 sentimeter dan diameter kelopak 86 sentimeter.&amp;ldquo;Kebetulan sekarang weekend, banyak anak-anak SD yang datang. Mereka bisa menyaksikan kesempatan langka ini,&amp;rdquo; sambung Tata.Tahura menanam umbi bunga tersebut sejak 2007 dan biasanya tumbuh pada usia lima tahun. Pada 2010, umbi pertama juga berhasil mekar di hutan ini.Kata Tata, bunga tersebut termasuk tumbuhan langka dan dilindungi. Daerah habitat bunga ini ada di Cagar Alam Taba Pananjung, Bengkulu.</description><content:encoded>BANDUNG - Sebuah bunga bangkai mekar di Taman Hutan Raya (Tahura) Djuanda (Dago), Kecamatan Cimenyan, Bandung, Jawa Barat.&amp;nbsp;Bunga raksasa bernama latin amorphopallus titanum itu mekar sejak Jumat, 14 Desember sekira pukul 11.00 WIB. Saat mekar, bunga itu mengeluarkan bau menyengat. Bahkan, baunya sempat tercium hingga boulevard Tahura Djuanda yang berjarak 100 meter.Hingga Sabtu (15/12/2012) siang ini, bunga bangkai itu menjadi pusat perhatian warga.&quot;Bau, bau,&quot; kata Mutiara, seorang bocah SD warga Jalan Suryani, Bandung. Dia asyik memerhatikan bunga kuning dengan kelopak merah gelap itu. Bunga tersebut juga tampak dikerubuti lalat dan ngengat.Kasi Konservasi Tahura,Tata Karsa, menyebutkan, saat ini bunga bangkai tersebut sudah mekar sempurna. Setelah diukur, tinggi tangkai hingga ujung putik mencapai 193 sentimeter dan diameter kelopak 86 sentimeter.&amp;ldquo;Kebetulan sekarang weekend, banyak anak-anak SD yang datang. Mereka bisa menyaksikan kesempatan langka ini,&amp;rdquo; sambung Tata.Tahura menanam umbi bunga tersebut sejak 2007 dan biasanya tumbuh pada usia lima tahun. Pada 2010, umbi pertama juga berhasil mekar di hutan ini.Kata Tata, bunga tersebut termasuk tumbuhan langka dan dilindungi. Daerah habitat bunga ini ada di Cagar Alam Taba Pananjung, Bengkulu.</content:encoded></item></channel></rss>
