<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi: Masih Ada Ratusan RW Kumuh di Jakarta</title><description>Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, masalah permukiman  kumuh dan penduduk miskin menjadi salah satu prioritas yang harus  segera ditangani.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/17/500/733054/jokowi-masih-ada-ratusan-rw-kumuh-di-jakarta</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/17/500/733054/jokowi-masih-ada-ratusan-rw-kumuh-di-jakarta"/><item><title>Jokowi: Masih Ada Ratusan RW Kumuh di Jakarta</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/17/500/733054/jokowi-masih-ada-ratusan-rw-kumuh-di-jakarta</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/17/500/733054/jokowi-masih-ada-ratusan-rw-kumuh-di-jakarta</guid><pubDate>Senin 17 Desember 2012 09:48 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/17/500/733054/xIp7kdIW1x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Joko Widodo</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/17/500/733054/xIp7kdIW1x.jpg</image><title>Joko Widodo</title></images><description>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, masalah permukiman kumuh dan penduduk miskin menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani. Menurut Jokowi, masih terdapat ratusan RW yang terlihat masih kumuh di Jakarta.&quot;Data Direktori Kumuh Tahun 2011, masih terdapar 392 RW kumuh di Jakarta yang memerlukan penanganan serius dan komprehensif dari semua stakeholder,&quot; ujar Jokowi dalam sambutannya di acara &quot;Workshop Corporate Social Responsibility (CSR) program MHT Plus, di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2012).Pemprov DKI Jakarta, lanjut Jokowi, sudah berusaha menangani masalah tersebut. Namun, terkendala dengan anggaran yang terbatas. Melalui konsep pemberdayaan masyarakat, Pemerintahan Daerah (Pemda) berupaya meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan luas.&quot;Termasuk para pengusaha untuk ikut ambil bagian dalam proses pembangunan dan penataan perbaikan kampung,&quot; sambung dia.Kata Jokowi, program perbaikan kampung atau proyek MHT sudah dilaksanakan sejak 1969.&quot;Kemudian dievaluasi 1993 karena peran masyarakat dalam pemeliharaan hasil proyek dinilai kurang optimal,&quot; tuturnya.Jokowi menambahkan, pada implementasinya nanti akan diubah menjadi Tribina, yakni Bina Sosial, Bina Ekonomi, dan Bina Fisik Lingkungan.</description><content:encoded>JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, masalah permukiman kumuh dan penduduk miskin menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani. Menurut Jokowi, masih terdapat ratusan RW yang terlihat masih kumuh di Jakarta.&quot;Data Direktori Kumuh Tahun 2011, masih terdapar 392 RW kumuh di Jakarta yang memerlukan penanganan serius dan komprehensif dari semua stakeholder,&quot; ujar Jokowi dalam sambutannya di acara &quot;Workshop Corporate Social Responsibility (CSR) program MHT Plus, di Balai Agung, Balai Kota, Jakarta Pusat, Senin (17/12/2012).Pemprov DKI Jakarta, lanjut Jokowi, sudah berusaha menangani masalah tersebut. Namun, terkendala dengan anggaran yang terbatas. Melalui konsep pemberdayaan masyarakat, Pemerintahan Daerah (Pemda) berupaya meningkatkan partisipasi para pemangku kepentingan luas.&quot;Termasuk para pengusaha untuk ikut ambil bagian dalam proses pembangunan dan penataan perbaikan kampung,&quot; sambung dia.Kata Jokowi, program perbaikan kampung atau proyek MHT sudah dilaksanakan sejak 1969.&quot;Kemudian dievaluasi 1993 karena peran masyarakat dalam pemeliharaan hasil proyek dinilai kurang optimal,&quot; tuturnya.Jokowi menambahkan, pada implementasinya nanti akan diubah menjadi Tribina, yakni Bina Sosial, Bina Ekonomi, dan Bina Fisik Lingkungan.</content:encoded></item></channel></rss>
