<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tebang Kebun Warga, Petugas BBKSDA Diserang</title><description>Ratusan tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam  (BBKSDA) Riau, TNI dan Polri lari tunggang langgang saat diserang ribuan warga  menyerang.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/19/340/734109/tebang-kebun-warga-petugas-bbksda-diserang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/19/340/734109/tebang-kebun-warga-petugas-bbksda-diserang"/><item><title>Tebang Kebun Warga, Petugas BBKSDA Diserang</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/19/340/734109/tebang-kebun-warga-petugas-bbksda-diserang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/19/340/734109/tebang-kebun-warga-petugas-bbksda-diserang</guid><pubDate>Rabu 19 Desember 2012 04:09 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>PEKANBARU - Ratusan tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, TNI dan Polri lari tunggang langgang di kawasan Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, saat ribuan warga menyerang.
&amp;nbsp;
Informasi yang dihimpun kemarahan warga ini, bermula saat petugas dari BBKSDA melakukan penebangan perkebunan milik warga di Desa Kuntu tersebut. Penenbangan ini dilakukan karena perkebunan warga berada di kawasan Suaka Margasatwa.
&amp;nbsp;
Namun belakangan, penebangan ini tidak melalui dialog maupun negosiasi dengan warga setempat. Inilah yang membuat warga marah dan menyerang petugas.
&amp;nbsp;
&quot;Ya saya malam ini barusan mendapat informasi anggota di lapangan kalau ada anggota kita yang disandra warga,&quot; kata Kepala Teknis BBKSDA Riau, Shaimen kepada Okezone, Selasa(18/12/2012).
&amp;nbsp;
Menurutnya, saat melakukan penebangan, personil BBKSDA yang dikerahkan berjumlah sekitar 80 orang.  &quot;Tapi informasi dari anggota yang lain, mereka yang disandara itu selamat untuk sementara ini,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Disinggung mengenai masalah lahan dan penebangan di lokasi yang disengketan, Syaimen mengaku akan melakukan dialog lebih lanjut dengan tokoh masyarakat disana.
&amp;nbsp;
Hingga malam ini diperkirakan ada 5 petugas BBKSDA yang berhasil ditangkap oleh warga.</description><content:encoded>PEKANBARU - Ratusan tim gabungan dari Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, TNI dan Polri lari tunggang langgang di kawasan Desa Kuntu, Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau, saat ribuan warga menyerang.
&amp;nbsp;
Informasi yang dihimpun kemarahan warga ini, bermula saat petugas dari BBKSDA melakukan penebangan perkebunan milik warga di Desa Kuntu tersebut. Penenbangan ini dilakukan karena perkebunan warga berada di kawasan Suaka Margasatwa.
&amp;nbsp;
Namun belakangan, penebangan ini tidak melalui dialog maupun negosiasi dengan warga setempat. Inilah yang membuat warga marah dan menyerang petugas.
&amp;nbsp;
&quot;Ya saya malam ini barusan mendapat informasi anggota di lapangan kalau ada anggota kita yang disandra warga,&quot; kata Kepala Teknis BBKSDA Riau, Shaimen kepada Okezone, Selasa(18/12/2012).
&amp;nbsp;
Menurutnya, saat melakukan penebangan, personil BBKSDA yang dikerahkan berjumlah sekitar 80 orang.  &quot;Tapi informasi dari anggota yang lain, mereka yang disandara itu selamat untuk sementara ini,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Disinggung mengenai masalah lahan dan penebangan di lokasi yang disengketan, Syaimen mengaku akan melakukan dialog lebih lanjut dengan tokoh masyarakat disana.
&amp;nbsp;
Hingga malam ini diperkirakan ada 5 petugas BBKSDA yang berhasil ditangkap oleh warga.</content:encoded></item></channel></rss>
