<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Akbar Bantah Golkar Manfaatkan Kemelut di Tubuh Demokrat</title><description>Pasalnya, Partai Golkar menilai semua partai di Indonesia memiliki  peluang yang sama untuk tampil sebagai pemenang pemilu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/20/339/734650/akbar-bantah-golkar-manfaatkan-kemelut-di-tubuh-demokrat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/20/339/734650/akbar-bantah-golkar-manfaatkan-kemelut-di-tubuh-demokrat"/><item><title>Akbar Bantah Golkar Manfaatkan Kemelut di Tubuh Demokrat</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/20/339/734650/akbar-bantah-golkar-manfaatkan-kemelut-di-tubuh-demokrat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/20/339/734650/akbar-bantah-golkar-manfaatkan-kemelut-di-tubuh-demokrat</guid><pubDate>Kamis 20 Desember 2012 05:02 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/19/339/734650/smFgZEke1h.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akbar Tandjung (kanan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/19/339/734650/smFgZEke1h.jpg</image><title>Akbar Tandjung (kanan)</title></images><description>SOLO - Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar, Akbar  Tanjung dengan tegas membantah bila Partai Golkar mengambil keuntungan  dengan memanfaatkan kemelut yang terjadi di dalam Partai Demokrat.  Menurut Akbar, Partai Demokrat hanya sebagian kecil kompetitor politik  bagi partai berlambang pohon beringin itu.  Pasalnya, Partai Golkar menilai semua partai di Indonesia memiliki  peluang yang sama untuk tampil sebagai pemenang pemilu. Sehingga, bila  Partai Golkar hanya memantau Partai Demokrat, sama dengan membuang  energi dan pikiran.  &amp;ldquo;Kami menganggap semua partai politik apalagi partai pemenang Pemilu  sebagai kompetitor yang serius dalam Pemilu 2014 mendatang. Tetapi kami  tidak akan memanfaatkan apa yang terjadi di Partai Demokrat yang  memenangkan Pemilu tahun 2009 tersebut untuk menyatakan bahwa Golkar  memiliki peluang besar dalam Pemilu mendatang,&amp;rdquo; jelas Akbar kepada  wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2012) kemarin.  Meski diakui Akbar sebagai partai pemenang Pemilu sebelumnya, Demokrat&amp;nbsp;  tetap menjadi pesaing berat bagi Golkar. Meskipun saat ini, partai  besutan SBY tersebut sedang berada dalam masalah besar.   Selain itu juga partai lainnya seperti PDI P yang juga memenangkan  Pilpres tahun 2009, yang memiliki optimisme tinggi dalam Pemilu  mendatang. Sebagai sebuah negara yang demokratis, maka persaingan  diantara partai politik dianggap sebagai sesuatu yang wajar.  &amp;ldquo;Tentu saja sebuah kompetisi yang sehat, selanjutnya semuanya diserahkan  kepada rakyat. Mereka yang akan memilih nantinya,&amp;rdquo; ujarnya.  Meskipun masalah dalam Partai Demokrat tidak menjadi alasan bagi Golkar  untuk lebih optimis dalam Pemilu mendatang, tetapi Akbar menegaskan  bahwa Partai Golkar tetap memiliki rasa percaya diri yang tinggi.   Rasa kepercayaan diri tersebut berasal dari sikap optimisme dari dalam  tubuh Partai Golkar, berdasarkan amanah Musyawarah Nasional (Munas)  Golkar yang lalu. &amp;ldquo;Rasa percaya diri itu muncul dari tekad dan semangat  dari dalam tubuh partai dan bukan berasal dari kelemahan atau masalah  yang tengah terjadi pada partai lainnya,&amp;rdquo; katanya. </description><content:encoded>SOLO - Ketua Dewan Pertimbangan (Wantim) Partai Golkar, Akbar  Tanjung dengan tegas membantah bila Partai Golkar mengambil keuntungan  dengan memanfaatkan kemelut yang terjadi di dalam Partai Demokrat.  Menurut Akbar, Partai Demokrat hanya sebagian kecil kompetitor politik  bagi partai berlambang pohon beringin itu.  Pasalnya, Partai Golkar menilai semua partai di Indonesia memiliki  peluang yang sama untuk tampil sebagai pemenang pemilu. Sehingga, bila  Partai Golkar hanya memantau Partai Demokrat, sama dengan membuang  energi dan pikiran.  &amp;ldquo;Kami menganggap semua partai politik apalagi partai pemenang Pemilu  sebagai kompetitor yang serius dalam Pemilu 2014 mendatang. Tetapi kami  tidak akan memanfaatkan apa yang terjadi di Partai Demokrat yang  memenangkan Pemilu tahun 2009 tersebut untuk menyatakan bahwa Golkar  memiliki peluang besar dalam Pemilu mendatang,&amp;rdquo; jelas Akbar kepada  wartawan, di Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/12/2012) kemarin.  Meski diakui Akbar sebagai partai pemenang Pemilu sebelumnya, Demokrat&amp;nbsp;  tetap menjadi pesaing berat bagi Golkar. Meskipun saat ini, partai  besutan SBY tersebut sedang berada dalam masalah besar.   Selain itu juga partai lainnya seperti PDI P yang juga memenangkan  Pilpres tahun 2009, yang memiliki optimisme tinggi dalam Pemilu  mendatang. Sebagai sebuah negara yang demokratis, maka persaingan  diantara partai politik dianggap sebagai sesuatu yang wajar.  &amp;ldquo;Tentu saja sebuah kompetisi yang sehat, selanjutnya semuanya diserahkan  kepada rakyat. Mereka yang akan memilih nantinya,&amp;rdquo; ujarnya.  Meskipun masalah dalam Partai Demokrat tidak menjadi alasan bagi Golkar  untuk lebih optimis dalam Pemilu mendatang, tetapi Akbar menegaskan  bahwa Partai Golkar tetap memiliki rasa percaya diri yang tinggi.   Rasa kepercayaan diri tersebut berasal dari sikap optimisme dari dalam  tubuh Partai Golkar, berdasarkan amanah Musyawarah Nasional (Munas)  Golkar yang lalu. &amp;ldquo;Rasa percaya diri itu muncul dari tekad dan semangat  dari dalam tubuh partai dan bukan berasal dari kelemahan atau masalah  yang tengah terjadi pada partai lainnya,&amp;rdquo; katanya. </content:encoded></item></channel></rss>
