<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Enam Kementerian Dapat Rapor Merah</title><description>Enam kementerian menerima rapor merah di penghujung tahun 2012.  Penilaian buruk ini lantaran mereka kurang becus mengelola anggaran.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/23/339/736096/enam-kementerian-dapat-rapor-merah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/23/339/736096/enam-kementerian-dapat-rapor-merah"/><item><title>Enam Kementerian Dapat Rapor Merah</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/23/339/736096/enam-kementerian-dapat-rapor-merah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/23/339/736096/enam-kementerian-dapat-rapor-merah</guid><pubDate>Minggu 23 Desember 2012 13:55 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Fardiansyah </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/23/339/736096/K3i6j4PlM9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/23/339/736096/K3i6j4PlM9.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Enam kementerian menerima rapor merah di penghujung tahun 2012. Penilaian buruk ini lantaran mereka kurang becus mengelola anggaran. Rata-rata enam kementerian tersebut hanya mampu menyerap 20 persen anggaran. Akibatnya, uang rakyat yang diperuntukkan untuk program-program pembangunan dan pengentasan kemiskinan jadi terhambat. Keenam kementerian tersebut adalah Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Kemenpora, Kementerian PDT, Kementerian Pariwisata, Kementerian ESDM, dan Kemenko Kesra. &amp;ldquo;Kinerja anggaran kementrian hingga pertengahan tahun 2012 belum mencapai 50 persen sebagaimana yang ditargetkan,&amp;rdquo; ujar Direktur Riset Seknas Fitra, Yenny Sucipto, dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (23/12/2012). Yenny merinci, anggaran Kementrian Negara Perumahan Rakyat pada 2012 sebesar Rp5.928,5 miliar. Namun, hingga Semester I hanya terserap Rp110,1 miliar. Kemudian anggaran Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga sebesar Rp1.757,9 miliar, pada semester I hanya terserap Rp74,6 miliar. Selanjutnya, Kementrian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral (APBN Rp16.286.3 miliar, pada semester I hanya terserap Rp1.752.9. Adapun Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal APBN Rp1.153.8 miliar, pada semester I hanya terserap Rp125,8 miliar. Sedangkan Kementerian Negara Pariwisata APBN Rp2.672. miliar, pada semester I hanya terserap Rp476,8 miliar. Situasi serupa juga terjado pada Kementrian Negara Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dengan APBN Rp222,3 miliar, pada semester I hanya terserap Rp42,9 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA - Enam kementerian menerima rapor merah di penghujung tahun 2012. Penilaian buruk ini lantaran mereka kurang becus mengelola anggaran. Rata-rata enam kementerian tersebut hanya mampu menyerap 20 persen anggaran. Akibatnya, uang rakyat yang diperuntukkan untuk program-program pembangunan dan pengentasan kemiskinan jadi terhambat. Keenam kementerian tersebut adalah Kementerian Negara Perumahan Rakyat, Kemenpora, Kementerian PDT, Kementerian Pariwisata, Kementerian ESDM, dan Kemenko Kesra. &amp;ldquo;Kinerja anggaran kementrian hingga pertengahan tahun 2012 belum mencapai 50 persen sebagaimana yang ditargetkan,&amp;rdquo; ujar Direktur Riset Seknas Fitra, Yenny Sucipto, dalam jumpa pers di Jakarta, Minggu (23/12/2012). Yenny merinci, anggaran Kementrian Negara Perumahan Rakyat pada 2012 sebesar Rp5.928,5 miliar. Namun, hingga Semester I hanya terserap Rp110,1 miliar. Kemudian anggaran Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga sebesar Rp1.757,9 miliar, pada semester I hanya terserap Rp74,6 miliar. Selanjutnya, Kementrian Negara Energi dan Sumber Daya Mineral (APBN Rp16.286.3 miliar, pada semester I hanya terserap Rp1.752.9. Adapun Kementrian Negara Pembangunan Daerah Tertinggal APBN Rp1.153.8 miliar, pada semester I hanya terserap Rp125,8 miliar. Sedangkan Kementerian Negara Pariwisata APBN Rp2.672. miliar, pada semester I hanya terserap Rp476,8 miliar. Situasi serupa juga terjado pada Kementrian Negara Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat dengan APBN Rp222,3 miliar, pada semester I hanya terserap Rp42,9 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
