<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Reformasi Polri Hanya Sekedar Gedung &amp; Mobil Bagus   </title><description>28 polisi tewas dan 12 orang terluka saat menjalankan tugasnya, di tahun  2012, membuktikan bahwa Polri setengah hati dalam mereformasi diri.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/24/339/736246/reformasi-polri-hanya-sekedar-gedung-mobil-bagus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/24/339/736246/reformasi-polri-hanya-sekedar-gedung-mobil-bagus"/><item><title>Reformasi Polri Hanya Sekedar Gedung &amp; Mobil Bagus   </title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/24/339/736246/reformasi-polri-hanya-sekedar-gedung-mobil-bagus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/24/339/736246/reformasi-polri-hanya-sekedar-gedung-mobil-bagus</guid><pubDate>Senin 24 Desember 2012 09:08 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/24/339/736246/1wXeZjTD9o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/24/339/736246/1wXeZjTD9o.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; 28 polisi tewas dan 12 orang terluka saat menjalankan tugasnya, di tahun 2012, membuktikan bahwa Polri setengah hati dalam mereformasi diri.
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar saat berbincang dengan Okezone, Minggu (23/12/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya lihat belum masih pola lama, gaya militer yang tampak dikedepankan dengan warga masyarakat. Reformasinya masih setengah hati. Jadi reformasinya hanya sekedar fisik material, gedung bagus, mobil bagus, pakaiannya bagus,&amp;rdquo; kata Bambang.
&amp;nbsp;
Prilaku anggota kepolisian, sambung Bambang, yang berubah total. Seharusnya kepolisian sebagai pengayum dan pelindung yang bersifat independen. &amp;ldquo;Saya melihat masalah pejabat tinggi polri kurang memberikan teladan. Stuktur kepolisian masih terjerat di struktur politik. bagaimana kekuasaan politik masih mempengaruhi polisi,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sepanjang tahun 2012 terdapat 28 polisi tewas dan 12 orang terluka saat menjalankan tugasnya.   Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan sebagian besar polisi yang tewas merupakan korban pembunuhan pelaku kriminal. &quot;23 polisi yang tewas adalah polisi jajaran bawah yang dibunuh pelaku kriminal. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2011 yang jumlah polisi tewas saat bertugas hanya 20 orang,&quot; ujar Neta, Sabtu 22 Desember lalu.   Tragisnya, lanjut Neta, tahun 2012 tercatat empat polisi yang dibakar masyarakat, dua diantaranya tewas dan dua lainnya luka-luka. Padahal dalam tahun-tahun sebelumnya, aksi pembakaran terhadap polisi ini tidak pernah terjadi.   &quot;Tren lainnya adalah dua polisi melakukan aksi bunuh diri di tempat tugasnya, di kantor polisi. Selain itu, ada dua polisi tewas ditembak rekannya,&quot; ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; 28 polisi tewas dan 12 orang terluka saat menjalankan tugasnya, di tahun 2012, membuktikan bahwa Polri setengah hati dalam mereformasi diri.
&amp;nbsp;
Hal tersebut disampaikan pengamat kepolisian Bambang Widodo Umar saat berbincang dengan Okezone, Minggu (23/12/2012).
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Saya lihat belum masih pola lama, gaya militer yang tampak dikedepankan dengan warga masyarakat. Reformasinya masih setengah hati. Jadi reformasinya hanya sekedar fisik material, gedung bagus, mobil bagus, pakaiannya bagus,&amp;rdquo; kata Bambang.
&amp;nbsp;
Prilaku anggota kepolisian, sambung Bambang, yang berubah total. Seharusnya kepolisian sebagai pengayum dan pelindung yang bersifat independen. &amp;ldquo;Saya melihat masalah pejabat tinggi polri kurang memberikan teladan. Stuktur kepolisian masih terjerat di struktur politik. bagaimana kekuasaan politik masih mempengaruhi polisi,&amp;rdquo; tukasnya.
&amp;nbsp;
Sebelumnya Indonesia Police Watch (IPW) mencatat sepanjang tahun 2012 terdapat 28 polisi tewas dan 12 orang terluka saat menjalankan tugasnya.   Ketua Presidium IPW Neta S Pane mengatakan sebagian besar polisi yang tewas merupakan korban pembunuhan pelaku kriminal. &quot;23 polisi yang tewas adalah polisi jajaran bawah yang dibunuh pelaku kriminal. Angka ini mengalami kenaikan jika dibandingkan tahun 2011 yang jumlah polisi tewas saat bertugas hanya 20 orang,&quot; ujar Neta, Sabtu 22 Desember lalu.   Tragisnya, lanjut Neta, tahun 2012 tercatat empat polisi yang dibakar masyarakat, dua diantaranya tewas dan dua lainnya luka-luka. Padahal dalam tahun-tahun sebelumnya, aksi pembakaran terhadap polisi ini tidak pernah terjadi.   &quot;Tren lainnya adalah dua polisi melakukan aksi bunuh diri di tempat tugasnya, di kantor polisi. Selain itu, ada dua polisi tewas ditembak rekannya,&quot; ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
