<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gara-Gara Mercon, 2 Ormas di Bali Nyaris Bentrok</title><description>Dua ormas  besar di Bali yaitu Laskar Bali (LB) dan Pemuda Padang  Sambian Bersatu, nyaris terlibat bentrok  di Jalan Mahendradatta,  Denpasar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/24/340/736227/gara-gara-mercon-2-ormas-di-bali-nyaris-bentrok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/24/340/736227/gara-gara-mercon-2-ormas-di-bali-nyaris-bentrok"/><item><title>Gara-Gara Mercon, 2 Ormas di Bali Nyaris Bentrok</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/24/340/736227/gara-gara-mercon-2-ormas-di-bali-nyaris-bentrok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/24/340/736227/gara-gara-mercon-2-ormas-di-bali-nyaris-bentrok</guid><pubDate>Senin 24 Desember 2012 00:01 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/23/340/736227/PjwNFAs7v8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/23/340/736227/PjwNFAs7v8.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Dua ormas  besar di Bali yaitu Laskar Bali (LB) dan Pemuda Padang Sambian Bersatu, nyaris terlibat bentrok  di Jalan Mahendradatta, Denpasar. Hal tersebut dipicu gara-gara mercon dan  kesalahpahaman antara dua kelompok.Kesalahpahaman itu menyulut ketegangan  sekira pukul 22.10 Wita, bahkan sebuah posko milik salah satu ormas dibakar  massa yang emosi. Bentrokan dapat dihindari karena aparat kepolisian bertindak cepat melokalisir dua kelompok pemuda yang  bertikai.Hingga menjelang dinihari ini, suasana di Jalan Mahendradatta,  Padang Sambian masih mencekam. Ratusan personel Polresta Denpasar dan Brimobda  Polda Bali masih disiagakan di lokasi guna mencegah bentrok kedua  ormas.Terjadi konsentrasi ratusan massa masing-masing kubu di dua titik  di Jalan Buana Raya di selatan Hotel Nirmala dan RS Bali Med Jalan  Mahendradatta. Kapolresta Denpasar Kombes Pol Wayan Sunartha dan Danrem  Wirasatya berada di lokasi bersama jajaran terkait lainnya guna menenangkan  massa.&quot;Situasi mulai terkendali, namun kami belum bisa mendekat karena  kedua kelompok pemuda itu masih emosi, ya kita tunggu beberapa saat sambil  pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan pimpinan ormas,&quot; ujar Kasubag Humas  Polresta Denpasar AKP Ida Bagus Made Sarjana, Minggu (23/12/2012)  malam.Sarjana menuturkan ketegangan dua  kelompok ormas ini, diduga dipicu persoalan petasan. Sehari sebelumnya, sempat  terjadi ketegangan yang akhirnya berlanjut malam ini.&quot;Pemuda  Padangsambian Bersatu tidak menginginkan adanya mercon di wilayah mereka, yang  kemudian ini menjadi pemicu ketegangan sehingga berlanjut sampai malam ini,&quot;  imbuh Sarjana, Minggu (23/12/2012).&amp;nbsp;Sejak ketegangan malam itu, kembali berlanjut setelah ada  kesalahpahaman antar ormas itu. &quot;Sewaktu iring-iringan kendaraan dari  ormas LB berkumpul dan melewati kawasan Padang Sambian tersiar kabar akan ada  penyerangan sehingga hal itu makin menyulut ketegangan,&quot;  ucapnya.Padahal, rombongan pemuda rata-rata berbadan kekar itu, sambung  Sarjana hendak hendak mengikuti perayaan sebuah ultah di Kecamatan Mengwi.  Bahkan ada warga di Padang Sambian yang membunyikan kulkul bulus sebagai  tanda bahaya sehingga warga harus keluar rumah untuk  berkumpul.Beruntung, ketegangan itu tidak sampai menimbulkan bentrokan  fisik di antara kedua ormas tersebut. Namun situasi sempat mencekam  lantaran banyaknya massa yang berbaju serban hitam dan ada yang melengkapi diri  dengan senjata tajam.</description><content:encoded>DENPASAR - Dua ormas  besar di Bali yaitu Laskar Bali (LB) dan Pemuda Padang Sambian Bersatu, nyaris terlibat bentrok  di Jalan Mahendradatta, Denpasar. Hal tersebut dipicu gara-gara mercon dan  kesalahpahaman antara dua kelompok.Kesalahpahaman itu menyulut ketegangan  sekira pukul 22.10 Wita, bahkan sebuah posko milik salah satu ormas dibakar  massa yang emosi. Bentrokan dapat dihindari karena aparat kepolisian bertindak cepat melokalisir dua kelompok pemuda yang  bertikai.Hingga menjelang dinihari ini, suasana di Jalan Mahendradatta,  Padang Sambian masih mencekam. Ratusan personel Polresta Denpasar dan Brimobda  Polda Bali masih disiagakan di lokasi guna mencegah bentrok kedua  ormas.Terjadi konsentrasi ratusan massa masing-masing kubu di dua titik  di Jalan Buana Raya di selatan Hotel Nirmala dan RS Bali Med Jalan  Mahendradatta. Kapolresta Denpasar Kombes Pol Wayan Sunartha dan Danrem  Wirasatya berada di lokasi bersama jajaran terkait lainnya guna menenangkan  massa.&quot;Situasi mulai terkendali, namun kami belum bisa mendekat karena  kedua kelompok pemuda itu masih emosi, ya kita tunggu beberapa saat sambil  pendekatan dengan tokoh-tokoh masyarakat dan pimpinan ormas,&quot; ujar Kasubag Humas  Polresta Denpasar AKP Ida Bagus Made Sarjana, Minggu (23/12/2012)  malam.Sarjana menuturkan ketegangan dua  kelompok ormas ini, diduga dipicu persoalan petasan. Sehari sebelumnya, sempat  terjadi ketegangan yang akhirnya berlanjut malam ini.&quot;Pemuda  Padangsambian Bersatu tidak menginginkan adanya mercon di wilayah mereka, yang  kemudian ini menjadi pemicu ketegangan sehingga berlanjut sampai malam ini,&quot;  imbuh Sarjana, Minggu (23/12/2012).&amp;nbsp;Sejak ketegangan malam itu, kembali berlanjut setelah ada  kesalahpahaman antar ormas itu. &quot;Sewaktu iring-iringan kendaraan dari  ormas LB berkumpul dan melewati kawasan Padang Sambian tersiar kabar akan ada  penyerangan sehingga hal itu makin menyulut ketegangan,&quot;  ucapnya.Padahal, rombongan pemuda rata-rata berbadan kekar itu, sambung  Sarjana hendak hendak mengikuti perayaan sebuah ultah di Kecamatan Mengwi.  Bahkan ada warga di Padang Sambian yang membunyikan kulkul bulus sebagai  tanda bahaya sehingga warga harus keluar rumah untuk  berkumpul.Beruntung, ketegangan itu tidak sampai menimbulkan bentrokan  fisik di antara kedua ormas tersebut. Namun situasi sempat mencekam  lantaran banyaknya massa yang berbaju serban hitam dan ada yang melengkapi diri  dengan senjata tajam.</content:encoded></item></channel></rss>
