<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Potensi Bencana Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada</title><description>Ancaman bencana hidrometeorologi di masa mendatang berpotensi semakin  meningkat seiring dampak perubahan iklim global.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/26/337/736986/potensi-bencana-meningkat-masyarakat-diminta-waspada</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/26/337/736986/potensi-bencana-meningkat-masyarakat-diminta-waspada"/><item><title>Potensi Bencana Meningkat, Masyarakat Diminta Waspada</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/26/337/736986/potensi-bencana-meningkat-masyarakat-diminta-waspada</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/26/337/736986/potensi-bencana-meningkat-masyarakat-diminta-waspada</guid><pubDate>Rabu 26 Desember 2012 08:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/25/337/736986/U1dimHD1eI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/25/337/736986/U1dimHD1eI.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Perubahan iklim yang melanda Indonesia perlu diantisipasi sedini mungkin. Ancaman bencana hidrometeorologi di masa mendatang berpotensi semakin meningkat seiring dampak perubahan iklim global. &quot;Banjir, longsor, kekeringan dan puting beliung akan masih meningkat kejadian dan frekuensinya,&quot; ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho kepada Okezone, di Jakarta, Selasa (25/12/2012) malam.Menurutnya, hal ini kemudian diperparah dengan kerusakan lingkungan sehingga daya dukung dan daya tampung terlampaui. Jumlah penduduk yang bertambah akhirnya menempati daerah-daerah rawan bencana.&amp;nbsp; Dikatakan Sutopo, antisipasi yang bisa dilakukan masyarakat yakni dengan berusaha beradaptasi dan mitigasi dengan ancaman tersebut, yakni dengan hidup harmoni dengan risiko bencana. &quot;Semuanya sangat tergantung pada jenis bencananya. Untuk banjir ya kita bangun masyarakat yang memiliki adaptasi dengan rumah panggung, penataan ruang, dan konservasi,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Perubahan iklim yang melanda Indonesia perlu diantisipasi sedini mungkin. Ancaman bencana hidrometeorologi di masa mendatang berpotensi semakin meningkat seiring dampak perubahan iklim global. &quot;Banjir, longsor, kekeringan dan puting beliung akan masih meningkat kejadian dan frekuensinya,&quot; ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho kepada Okezone, di Jakarta, Selasa (25/12/2012) malam.Menurutnya, hal ini kemudian diperparah dengan kerusakan lingkungan sehingga daya dukung dan daya tampung terlampaui. Jumlah penduduk yang bertambah akhirnya menempati daerah-daerah rawan bencana.&amp;nbsp; Dikatakan Sutopo, antisipasi yang bisa dilakukan masyarakat yakni dengan berusaha beradaptasi dan mitigasi dengan ancaman tersebut, yakni dengan hidup harmoni dengan risiko bencana. &quot;Semuanya sangat tergantung pada jenis bencananya. Untuk banjir ya kita bangun masyarakat yang memiliki adaptasi dengan rumah panggung, penataan ruang, dan konservasi,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
