<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Morsi Tawarkan Oposisi Lakukan Rekonsiliasi</title><description>Presiden Mesir Mohamed Morsi menyatakan, aksi protes yang dilakukan  oleh pihak oposisi hal yang wajar dalam demokrasi. Pernyataan tersebut  dianggap banyak pihak sebagai tanda kesiapan Morsi untuk melakukan  rekonsiliasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/27/412/737840/morsi-tawarkan-oposisi-lakukan-rekonsiliasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/27/412/737840/morsi-tawarkan-oposisi-lakukan-rekonsiliasi"/><item><title>Morsi Tawarkan Oposisi Lakukan Rekonsiliasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/27/412/737840/morsi-tawarkan-oposisi-lakukan-rekonsiliasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/27/412/737840/morsi-tawarkan-oposisi-lakukan-rekonsiliasi</guid><pubDate>Kamis 27 Desember 2012 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/27/412/737840/hiJ8E7ev0y.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Mesir Mohammed Morsi (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/27/412/737840/hiJ8E7ev0y.jpg</image><title>Presiden Mesir Mohammed Morsi (Foto: AFP)</title></images><description>KAIRO &amp;ndash; Presiden Mesir Mohamed Morsi menyatakan, aksi protes yang dilakukan oleh pihak oposisi hal yang wajar dalam demokrasi. Pernyataan tersebut dianggap banyak pihak sebagai tanda kesiapan Morsi untuk melakukan rekonsiliasi.&amp;ldquo;Itu adalah hak mereka sebagai oposisi untuk memprotes kebijakan pemerintah. Bukan masanya lagi di Mesir pihak oposisi hanya mengikuti keinginan dari pemerintah,&amp;rdquo; ujar Morsi, seperti dikutip oleh New York Times, Kamis (27/12/2012).&amp;ldquo;Terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan pemerintah selama proses pembentukan konstitusi dan saya bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kesalahan tersebut. Namun saya minta protes pihak oposisi dijalankan dengan damai dan tidak melanggar hukum yang ada,&amp;rdquo; tambah Morsi.Pihak oposisi Mesir saat ini melakukan protes terhadap dibentuknya konstitusi baru Mesir. Konstitusi tersebut dianggap tidak menjamin hak-hak yang dimiliki oleh kelompok minoritas yang ada di Mesir. Walaupun begitu, konstitusi yang kontroversial tersebut berhasil diresmikan setelah mendapat persetujuan dari warga Mesir dalam sebuah referendum yang diselenggarakan sejak dua pekan lalu. &amp;ldquo;Walaupun telah diresmikan kami tetap akan memprotes konstitusi tersebut. Konstitusi itu tidak memiliki legitimasi yang cukup karena tidak mendapatkan persetujuan dari kelompok minoritas,&amp;rdquo; ujar juru bicara Koalisi Oposisi Mesir Hussein Abdel Ghani.Sebelumnya Morsi sempat mengajak pihak oposisi untuk ikut dalam sebuah pembicaraan untuk menemukan titik temu mengenai masa depan Mesir. Namun pihak oposisi menolak undangan tersebut karena beralasan dialog tersebut terlalu didominasi oleh kelompok pendukung Morsi.</description><content:encoded>KAIRO &amp;ndash; Presiden Mesir Mohamed Morsi menyatakan, aksi protes yang dilakukan oleh pihak oposisi hal yang wajar dalam demokrasi. Pernyataan tersebut dianggap banyak pihak sebagai tanda kesiapan Morsi untuk melakukan rekonsiliasi.&amp;ldquo;Itu adalah hak mereka sebagai oposisi untuk memprotes kebijakan pemerintah. Bukan masanya lagi di Mesir pihak oposisi hanya mengikuti keinginan dari pemerintah,&amp;rdquo; ujar Morsi, seperti dikutip oleh New York Times, Kamis (27/12/2012).&amp;ldquo;Terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan pemerintah selama proses pembentukan konstitusi dan saya bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kesalahan tersebut. Namun saya minta protes pihak oposisi dijalankan dengan damai dan tidak melanggar hukum yang ada,&amp;rdquo; tambah Morsi.Pihak oposisi Mesir saat ini melakukan protes terhadap dibentuknya konstitusi baru Mesir. Konstitusi tersebut dianggap tidak menjamin hak-hak yang dimiliki oleh kelompok minoritas yang ada di Mesir. Walaupun begitu, konstitusi yang kontroversial tersebut berhasil diresmikan setelah mendapat persetujuan dari warga Mesir dalam sebuah referendum yang diselenggarakan sejak dua pekan lalu. &amp;ldquo;Walaupun telah diresmikan kami tetap akan memprotes konstitusi tersebut. Konstitusi itu tidak memiliki legitimasi yang cukup karena tidak mendapatkan persetujuan dari kelompok minoritas,&amp;rdquo; ujar juru bicara Koalisi Oposisi Mesir Hussein Abdel Ghani.Sebelumnya Morsi sempat mengajak pihak oposisi untuk ikut dalam sebuah pembicaraan untuk menemukan titik temu mengenai masa depan Mesir. Namun pihak oposisi menolak undangan tersebut karena beralasan dialog tersebut terlalu didominasi oleh kelompok pendukung Morsi.</content:encoded></item></channel></rss>
