<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Palestina Dianggap Abaikan &quot;Hak Pulang&quot; Warga</title><description>Marwan Barghouti, pejabat Palestina yang dithaan Israel berpendapat  bahwa Presiden Mahmoud Abbas telah mengabaikan hak warganya sendiri  untuk pulang ke tanah air. Barghouti yakin, dirinya akan menjadi  presiden dan menyingkirkan Abbas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/28/412/738471/presiden-palestina-dianggap-abaikan-hak-pulang-warga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/28/412/738471/presiden-palestina-dianggap-abaikan-hak-pulang-warga"/><item><title>Presiden Palestina Dianggap Abaikan &quot;Hak Pulang&quot; Warga</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/28/412/738471/presiden-palestina-dianggap-abaikan-hak-pulang-warga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/28/412/738471/presiden-palestina-dianggap-abaikan-hak-pulang-warga</guid><pubDate>Jum'at 28 Desember 2012 17:02 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/28/412/738471/FCn49K2zsh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Marwan Barghouti (Maan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/28/412/738471/FCn49K2zsh.jpg</image><title>Foto : Marwan Barghouti (Maan)</title></images><description>TEL AVIV - Marwan Barghouti, pejabat Palestina yang dithaan Israel berpendapat bahwa Presiden Mahmoud Abbas telah mengabaikan hak warganya sendiri untuk pulang ke tanah airnya. Barghouti pun yakin, dirinya akan menjadi presiden dan menyingkirkan Abbas.Pria yang mendekam di penjara Hadarim itu menyebut hak pulang warga Palestina sebagai hak yang &quot;suci.&quot; Barghouti menyalahkan Abbas karena Abbas seharusnya mendorong penjaminan hak tersebut meski Abbas berhasil memperbaharui status Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).&quot;Bila pendudukan terus berlangsung, perlawanan akan tetap ada. Israel tidak akan lulus dari Arab Spring,&quot; ujar Barghouti sambil menyinggung peristiwa intifada (perlawanan warga Palestina). Demikian diberitakan Channel 10, Jumat (28/12/2012).Pria yang sempat menjadi rekan Yasser Arafat itu tidak menyambut ucapan Abbas pada dua bulan yang lalu. Abbas sempat mengatakan bahwa dirinya tidak ingin mengklaim kembali Kota Safed (kota kelahiran Abbas) yang terletak di wilayah utara Israel. Menurut Abbas, wilayah itu bukanlah wilayah yang akan didapatkan Palestina. Bersamaan dengan itu, Barghouti mengutarakan sedikit apresiasinya terhadap Hamas. Namun Barghouti cukup kecewa karena kesepakatan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel seharusnya diikuti pula dengan pembebasan Barghouti. Israel tampak mengabaikan tuntutan pembebasan Barghouti dari tahanan Israel.&quot;Hamas sadar bahwa Israel hanya mengerti akan kekerasan. Roket yang ditembakkan ke Israel adalah suatu hal yang baik, namun saya tidak bisa menyebut hal itu sebagai sesuatu yang patut dilakukan berkali-kali,&quot; imbuh mantan komandan sayap militer Fatah itu.</description><content:encoded>TEL AVIV - Marwan Barghouti, pejabat Palestina yang dithaan Israel berpendapat bahwa Presiden Mahmoud Abbas telah mengabaikan hak warganya sendiri untuk pulang ke tanah airnya. Barghouti pun yakin, dirinya akan menjadi presiden dan menyingkirkan Abbas.Pria yang mendekam di penjara Hadarim itu menyebut hak pulang warga Palestina sebagai hak yang &quot;suci.&quot; Barghouti menyalahkan Abbas karena Abbas seharusnya mendorong penjaminan hak tersebut meski Abbas berhasil memperbaharui status Palestina di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).&quot;Bila pendudukan terus berlangsung, perlawanan akan tetap ada. Israel tidak akan lulus dari Arab Spring,&quot; ujar Barghouti sambil menyinggung peristiwa intifada (perlawanan warga Palestina). Demikian diberitakan Channel 10, Jumat (28/12/2012).Pria yang sempat menjadi rekan Yasser Arafat itu tidak menyambut ucapan Abbas pada dua bulan yang lalu. Abbas sempat mengatakan bahwa dirinya tidak ingin mengklaim kembali Kota Safed (kota kelahiran Abbas) yang terletak di wilayah utara Israel. Menurut Abbas, wilayah itu bukanlah wilayah yang akan didapatkan Palestina. Bersamaan dengan itu, Barghouti mengutarakan sedikit apresiasinya terhadap Hamas. Namun Barghouti cukup kecewa karena kesepakatan pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel seharusnya diikuti pula dengan pembebasan Barghouti. Israel tampak mengabaikan tuntutan pembebasan Barghouti dari tahanan Israel.&quot;Hamas sadar bahwa Israel hanya mengerti akan kekerasan. Roket yang ditembakkan ke Israel adalah suatu hal yang baik, namun saya tidak bisa menyebut hal itu sebagai sesuatu yang patut dilakukan berkali-kali,&quot; imbuh mantan komandan sayap militer Fatah itu.</content:encoded></item></channel></rss>
