<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gudang PT Garuda Mas Terbakar, 15 Damkar Diterjunkan</title><description>Gudang perusahaan PT Garuda Perkasa yang beralamat di jalan Yos Sudarso  KM 6 Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli hangus dilalap si  jago merah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/30/340/739189/gudang-pt-garuda-mas-terbakar-15-damkar-diterjunkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2012/12/30/340/739189/gudang-pt-garuda-mas-terbakar-15-damkar-diterjunkan"/><item><title>Gudang PT Garuda Mas Terbakar, 15 Damkar Diterjunkan</title><link>https://news.okezone.com/read/2012/12/30/340/739189/gudang-pt-garuda-mas-terbakar-15-damkar-diterjunkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2012/12/30/340/739189/gudang-pt-garuda-mas-terbakar-15-damkar-diterjunkan</guid><pubDate>Minggu 30 Desember 2012 22:49 WIB</pubDate><dc:creator>Irwansyah Putra Nasution</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2012/12/30/340/739189/QUpfpYAiyb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2012/12/30/340/739189/QUpfpYAiyb.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>MEDAN - Gudang perusahaan PT Garuda Perkasa yang beralamat di jalan Yos Sudarso KM 6 Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli hangus dilalap si jago merah. Data yang berhasil dihimpun, selain gudang tempat penyimpanan bahan material karet yang digunakan sebagai pembuat sendal swallow (sendal jepit), dua rumah warga juga ikut terbakar karena bersebelahan tepat dengan gudang tersebut.&quot;Dua rumah yang ikut terbakar milik warga yang diketahui bernama Asiong dan Aliang,&quot; kata Hendra Asmilan, Camat Medan Deli, Minggu (30/12/2012).Menurutnya, sampai sejauh ini belum diketahui pasti apa penyebab terbakar gudang tersebut. Namun berdasarkan informasi dari warga api diduga berasal dari kosleting listrik yang menyebabkan percikan api. Lantaran angin kencang dan banyaknya bahan yang mudah terbakar api kemudian cepat membesar.Hendra menuturkan petugas damkar bersama warga masih terus berupaya memadamkan api. Sampai sejauh ini sudah 15 mobil pemadam yang diturunkan, baik dari kota Medan maupun Belawan.&amp;nbsp;Sempat terjadi kemacetan di jalan lintas Medan-Belawan karena disebabkan banyaknya warga yang berdiri dan berhenti di dekat lokasi untuk sekedar melihat-lihat. &quot;Tidak ada korban jiwa sampai sejauh ini karena pabrik dalam keadaan tidak beroperasi,&quot; tutup Hendra.</description><content:encoded>MEDAN - Gudang perusahaan PT Garuda Perkasa yang beralamat di jalan Yos Sudarso KM 6 Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Medan Deli hangus dilalap si jago merah. Data yang berhasil dihimpun, selain gudang tempat penyimpanan bahan material karet yang digunakan sebagai pembuat sendal swallow (sendal jepit), dua rumah warga juga ikut terbakar karena bersebelahan tepat dengan gudang tersebut.&quot;Dua rumah yang ikut terbakar milik warga yang diketahui bernama Asiong dan Aliang,&quot; kata Hendra Asmilan, Camat Medan Deli, Minggu (30/12/2012).Menurutnya, sampai sejauh ini belum diketahui pasti apa penyebab terbakar gudang tersebut. Namun berdasarkan informasi dari warga api diduga berasal dari kosleting listrik yang menyebabkan percikan api. Lantaran angin kencang dan banyaknya bahan yang mudah terbakar api kemudian cepat membesar.Hendra menuturkan petugas damkar bersama warga masih terus berupaya memadamkan api. Sampai sejauh ini sudah 15 mobil pemadam yang diturunkan, baik dari kota Medan maupun Belawan.&amp;nbsp;Sempat terjadi kemacetan di jalan lintas Medan-Belawan karena disebabkan banyaknya warga yang berdiri dan berhenti di dekat lokasi untuk sekedar melihat-lihat. &quot;Tidak ada korban jiwa sampai sejauh ini karena pabrik dalam keadaan tidak beroperasi,&quot; tutup Hendra.</content:encoded></item></channel></rss>
