<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Adhyaksa: Tugas Menpora Tak Bisa Ditangani Menkokesra</title><description>Mantan Menpora Adhyaksa Dault menilai  kekosongan kursi Menpora pasca mundurnya Andi Alifian Mallarangeng tak  bisa terus menerus diserahkan kepada Menkokesra Agung Laksono.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/02/339/740016/adhyaksa-tugas-menpora-tak-bisa-ditangani-menkokesra</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/02/339/740016/adhyaksa-tugas-menpora-tak-bisa-ditangani-menkokesra"/><item><title>Adhyaksa: Tugas Menpora Tak Bisa Ditangani Menkokesra</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/02/339/740016/adhyaksa-tugas-menpora-tak-bisa-ditangani-menkokesra</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/02/339/740016/adhyaksa-tugas-menpora-tak-bisa-ditangani-menkokesra</guid><pubDate>Rabu 02 Januari 2013 05:30 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/02/339/740016/rwWLpU4ONy.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Adhyaksa Dault (Foto: okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/02/339/740016/rwWLpU4ONy.jpg</image><title>Adhyaksa Dault (Foto: okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault menilai kekosongan kursi Menpora pasca mundurnya Andi Alifian Mallarangeng tak bisa terus menerus diserahkan kepada Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Seharusnya kata Adhyaksa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menunjuk pengganti Andi Mallarangeng tersebut. Pasalnya, tugas Menpora terkait dengan olah raga dan kepemudaan sudah menumpuk.
&amp;nbsp;
&quot;Ya segera diganti. Masalahnya, Menpora sangat penting dan tidak bisa selalu diserahkan kepada Menkokesra. Banyak kerjaan yang menunggu Menpora seperti Sea Games dan lainnya,&quot; ungkap Adhyaksa saat dihubungi Okezone, Selasa (1/1/2013) malam.
&amp;nbsp;
Dia yakin tugas Menpora tidak sepenuhnya ditangani oleh Menkokesra. &quot;Apalagi Menkokesra itu setahu saya dimasa saya Mekokesra itu membawahi 11 kementerian dibawahnya,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dikatakannya, Menpora saat ini tengah kehilangan induknya. Sebab, banyak program yang direncankan tidak bisa diputuskan langsung karena tidak ada menterinya. Sehingga setiap program yang direncanakan harus dikonsultasikan kembali ke kantor Menkokesra.
&amp;nbsp;
&quot;Kemenpora saat ini layaknya kehilangan induknya, karena tidak bisa memutuskan program, karena harus selalu ke Kemenkokesra dulu,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sementara mengenai figur yang layak untuk mengganti Andi Mallarangeng sepenuhnya merupakan hak prerogatif SBY. &quot;Soal figur siapa yang pantas menjadi Menpora itu tergantung presiden SBY,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mantan Menteri Pemuda Olahraga (Menpora) Adhyaksa Dault menilai kekosongan kursi Menpora pasca mundurnya Andi Alifian Mallarangeng tak bisa terus menerus diserahkan kepada Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Seharusnya kata Adhyaksa, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono segera menunjuk pengganti Andi Mallarangeng tersebut. Pasalnya, tugas Menpora terkait dengan olah raga dan kepemudaan sudah menumpuk.
&amp;nbsp;
&quot;Ya segera diganti. Masalahnya, Menpora sangat penting dan tidak bisa selalu diserahkan kepada Menkokesra. Banyak kerjaan yang menunggu Menpora seperti Sea Games dan lainnya,&quot; ungkap Adhyaksa saat dihubungi Okezone, Selasa (1/1/2013) malam.
&amp;nbsp;
Dia yakin tugas Menpora tidak sepenuhnya ditangani oleh Menkokesra. &quot;Apalagi Menkokesra itu setahu saya dimasa saya Mekokesra itu membawahi 11 kementerian dibawahnya,&quot; imbuhnya.
&amp;nbsp;
Dikatakannya, Menpora saat ini tengah kehilangan induknya. Sebab, banyak program yang direncankan tidak bisa diputuskan langsung karena tidak ada menterinya. Sehingga setiap program yang direncanakan harus dikonsultasikan kembali ke kantor Menkokesra.
&amp;nbsp;
&quot;Kemenpora saat ini layaknya kehilangan induknya, karena tidak bisa memutuskan program, karena harus selalu ke Kemenkokesra dulu,&quot; jelasnya.
&amp;nbsp;
Sementara mengenai figur yang layak untuk mengganti Andi Mallarangeng sepenuhnya merupakan hak prerogatif SBY. &quot;Soal figur siapa yang pantas menjadi Menpora itu tergantung presiden SBY,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
