<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PDIP: Blusukan, SBY Ingin Akhiri Jabatan dengan Khusnul Khatimah</title><description>Metode blusukan atau terjun langsung ke kampung-kampung yang kini  dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kawasan Banten  patut diapresiasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/06/339/742148/pdip-blusukan-sby-ingin-akhiri-jabatan-dengan-khusnul-khatimah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/06/339/742148/pdip-blusukan-sby-ingin-akhiri-jabatan-dengan-khusnul-khatimah"/><item><title>PDIP: Blusukan, SBY Ingin Akhiri Jabatan dengan Khusnul Khatimah</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/06/339/742148/pdip-blusukan-sby-ingin-akhiri-jabatan-dengan-khusnul-khatimah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/06/339/742148/pdip-blusukan-sby-ingin-akhiri-jabatan-dengan-khusnul-khatimah</guid><pubDate>Minggu 06 Januari 2013 19:44 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/06/339/742148/WOZGq5GMiX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/06/339/742148/WOZGq5GMiX.jpg</image><title>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Metode blusukan atau terjun langsung ke kampung-kampung yang kini dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kawasan Banten patut diapresiasi. Namun, banyak yang menilai apa yang dilakukan RI 1 itu sudah terlambat.Hal itu dibenarkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan, Ahmad Basarah dalam acara &quot;Perayaan Natal Nasional PDI Perjuangan,&quot; di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.&quot;Bagus lah buat saya lebih baik terlambat dibandingkan tidak sama sekali,&quot; ungkap Ahmad Basarah kepada wartawan, Minggu (6/1/2013) malam.&amp;nbsp; Basarah menilai, apa yang dilakukan Presiden SBY dengan blusukan memang sudah seharusnya terjadi. Walaupun memang terkesan apa yang dilakukannya itu terlambat.&amp;nbsp;&quot;Mungkin baru terakhir ini dia mendapatkan hidayah Tuhan. Mungkin dia ingin khusnul khatimah mengakhiri jabatannya sebagai presiden dengan baik,&quot; tegasnya.Saat ini yang terpenting ialah, media membantu menyosialisasikan apa yang dilakukan Presiden SBY, agar rakyat bisa tahu bahwa pemimpin memang harus melakukan itu.&quot;Menjadi presiden ya harus begitu. Dia harus mendengarkan suara hati nurani rakyat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Metode blusukan atau terjun langsung ke kampung-kampung yang kini dilakukan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ke kawasan Banten patut diapresiasi. Namun, banyak yang menilai apa yang dilakukan RI 1 itu sudah terlambat.Hal itu dibenarkan Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) PDI Perjuangan, Ahmad Basarah dalam acara &quot;Perayaan Natal Nasional PDI Perjuangan,&quot; di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta.&quot;Bagus lah buat saya lebih baik terlambat dibandingkan tidak sama sekali,&quot; ungkap Ahmad Basarah kepada wartawan, Minggu (6/1/2013) malam.&amp;nbsp; Basarah menilai, apa yang dilakukan Presiden SBY dengan blusukan memang sudah seharusnya terjadi. Walaupun memang terkesan apa yang dilakukannya itu terlambat.&amp;nbsp;&quot;Mungkin baru terakhir ini dia mendapatkan hidayah Tuhan. Mungkin dia ingin khusnul khatimah mengakhiri jabatannya sebagai presiden dengan baik,&quot; tegasnya.Saat ini yang terpenting ialah, media membantu menyosialisasikan apa yang dilakukan Presiden SBY, agar rakyat bisa tahu bahwa pemimpin memang harus melakukan itu.&quot;Menjadi presiden ya harus begitu. Dia harus mendengarkan suara hati nurani rakyat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
