<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PAN Apresiasi Langkah PKS Tak Calegkan Pasutri</title><description>Politikus PAN Teguh Juwarno mengapresiasi langkah PKS yang tidak ingin  mencalonkan pasangan suami-istri baik sebagai calon legislatif aupun  dalam jabatan publik lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/08/339/742805/pan-apresiasi-langkah-pks-tak-calegkan-pasutri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/08/339/742805/pan-apresiasi-langkah-pks-tak-calegkan-pasutri"/><item><title>PAN Apresiasi Langkah PKS Tak Calegkan Pasutri</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/08/339/742805/pan-apresiasi-langkah-pks-tak-calegkan-pasutri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/08/339/742805/pan-apresiasi-langkah-pks-tak-calegkan-pasutri</guid><pubDate>Selasa 08 Januari 2013 09:16 WIB</pubDate><dc:creator>Misbahol Munir</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/08/339/742805/LblJOKQvuw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Teguh Juwarno berbaju safari</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/08/339/742805/LblJOKQvuw.jpg</image><title>Teguh Juwarno berbaju safari</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Politikus PAN Teguh Juwarno mengapresiasi langkah PKS yang tidak ingin mencalonkan pasangan suami-istri baik sebagai calon legislatif aupun dalam jabatan publik lainnya. Meski demikian, partai memiliki wewenang untuk mencalonkan kader terbaiknya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Intinya langkah PKS ini sebagai sebuah terobosan demokrasi patut diapresiasi. Karena intinya apa yang dilakukan adalah partai berdaulat untuk menentukan kader yang terbaik untuk diusung menjadi caleg,&amp;rdquo; ungkap Teguh saat berbincang dengan Okezone, Selasa (8/1/2013).
&amp;nbsp;
Ketentuan untuk tidak mengusung pasutri merupakan langkah awal partai. Meski demikian kata dia, fenomena politik dinasti memiliki nilai positif dan negatifnya. &amp;ldquo;Ini secara proses seleksi awal, sebelum seleksi sesungguhnya yang dilakukan rakyat. Tidak bisa dipungkiri bahwa fenomena politik dinasti ini ada plus minusnya,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;
Namun, kata anggota Komisi V DPR itu, parpol harus bertanggung jawab atas kader yang disuguhkan kepada rakyat merupakan kader terbaiknya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang terpenting menurut saya bahwa partai harus bertanggungjawab penuh terhadap seleksi kader-kader terbaik untuk dilepas menjadi calegnya. Agar rakyat benar memilih yang terbaik dari yang baik-baik tersebut,&amp;rdquo; imbuhnya.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Politikus PAN Teguh Juwarno mengapresiasi langkah PKS yang tidak ingin mencalonkan pasangan suami-istri baik sebagai calon legislatif aupun dalam jabatan publik lainnya. Meski demikian, partai memiliki wewenang untuk mencalonkan kader terbaiknya.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Intinya langkah PKS ini sebagai sebuah terobosan demokrasi patut diapresiasi. Karena intinya apa yang dilakukan adalah partai berdaulat untuk menentukan kader yang terbaik untuk diusung menjadi caleg,&amp;rdquo; ungkap Teguh saat berbincang dengan Okezone, Selasa (8/1/2013).
&amp;nbsp;
Ketentuan untuk tidak mengusung pasutri merupakan langkah awal partai. Meski demikian kata dia, fenomena politik dinasti memiliki nilai positif dan negatifnya. &amp;ldquo;Ini secara proses seleksi awal, sebelum seleksi sesungguhnya yang dilakukan rakyat. Tidak bisa dipungkiri bahwa fenomena politik dinasti ini ada plus minusnya,&amp;rdquo; kata dia.
&amp;nbsp;
Namun, kata anggota Komisi V DPR itu, parpol harus bertanggung jawab atas kader yang disuguhkan kepada rakyat merupakan kader terbaiknya.
&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Yang terpenting menurut saya bahwa partai harus bertanggungjawab penuh terhadap seleksi kader-kader terbaik untuk dilepas menjadi calegnya. Agar rakyat benar memilih yang terbaik dari yang baik-baik tersebut,&amp;rdquo; imbuhnya.</content:encoded></item></channel></rss>
