<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat: Jokowi Belum Jadi Apa-Apa, SBY Sudah Blusukan</title><description>Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gerah disebut meniru Gubernur  DKI Jakarta yang kerap blusukan bertemu dengan masyarakat di  kampung-kampung. </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/09/339/743662/demokrat-jokowi-belum-jadi-apa-apa-sby-sudah-blusukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/09/339/743662/demokrat-jokowi-belum-jadi-apa-apa-sby-sudah-blusukan"/><item><title>Demokrat: Jokowi Belum Jadi Apa-Apa, SBY Sudah Blusukan</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/09/339/743662/demokrat-jokowi-belum-jadi-apa-apa-sby-sudah-blusukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/09/339/743662/demokrat-jokowi-belum-jadi-apa-apa-sby-sudah-blusukan</guid><pubDate>Rabu 09 Januari 2013 15:58 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/09/339/743662/qGYqs0Xzpl.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/09/339/743662/qGYqs0Xzpl.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gerah disebut meniru Gubernur DKI Jakarta yang kerap blusukan bertemu dengan masyarakat di kampung-kampung. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, menerangkan, SBY sudah jauh lebih dulu melakukan kunjungan ke kampung-kampung. &amp;ldquo;Jika ingin membuktikan SBY menemui rakyat di kampung-kampung bisa membuka lembaran atau kliping 2003 dan 2004. Bahkan, ketika SBY sudah terpilih pun, terus menemui rakyat.&amp;nbsp; Tapi kami tidak menggunakan istilah blusukan, melainkan Turba atau turun ke bawah,&quot; ungkap Ramadhan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (9/1/2013).Wakil Ketua Komisi I ini menegaskan, SBY merupakan presiden terlama yang menginap di Papua dari presiden Indonesia lain yang pernah ada. &quot;Ketika ada bencana tsunami Aceh, SBY pun langsung terbang ke Aceh. Jadi blusukan itu sudah menjadi hal yang biasa,&quot; sambungnya.Ramadhan menganggap, langkah SBY memang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin. Sejak pemilihan umum digelar secara langsung, mengharuskan calon legislatif, calon presiden dan calon gubernur lebih dekat dengan rakyat. &quot;Jadi pada saat itu mohon maaf, Pak Jokowi belum jadi apa-apa, sedangkan SBY sudah melakukan. Bahkan kalau kita lihat saat SBY jd Kasdam (Kepala Staff Daerah Militer), itu sudah blusukan dan bertemu dengan mahasiswa, serta kerumunan,&quot; paparnya.Sehingga, lanjut Ramadhan, langkah SBY itu bukan hal baru. Pasalnya, ini adalah tradisi yang sejak dulu jadi trademarknya, karena beliau merupakan Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. &quot;Terbukti SBY terpilih lagi untuk kali kedua. Kalau misalnya, langkah itu tidak efektif maka tentu tidak terpilih lagi. Ini merupakan program-program pro-rakyat SBY. Kalau SBY tak turun langsung, bagaimana beliau bisa tahu keluhan dari masyarakatnya,&quot; simpulnya.</description><content:encoded>JAKARTA- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) gerah disebut meniru Gubernur DKI Jakarta yang kerap blusukan bertemu dengan masyarakat di kampung-kampung. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Ramadhan Pohan, menerangkan, SBY sudah jauh lebih dulu melakukan kunjungan ke kampung-kampung. &amp;ldquo;Jika ingin membuktikan SBY menemui rakyat di kampung-kampung bisa membuka lembaran atau kliping 2003 dan 2004. Bahkan, ketika SBY sudah terpilih pun, terus menemui rakyat.&amp;nbsp; Tapi kami tidak menggunakan istilah blusukan, melainkan Turba atau turun ke bawah,&quot; ungkap Ramadhan di Gedung DPR RI, Jakarta, Rabu (9/1/2013).Wakil Ketua Komisi I ini menegaskan, SBY merupakan presiden terlama yang menginap di Papua dari presiden Indonesia lain yang pernah ada. &quot;Ketika ada bencana tsunami Aceh, SBY pun langsung terbang ke Aceh. Jadi blusukan itu sudah menjadi hal yang biasa,&quot; sambungnya.Ramadhan menganggap, langkah SBY memang sudah seharusnya dilakukan oleh seorang pemimpin. Sejak pemilihan umum digelar secara langsung, mengharuskan calon legislatif, calon presiden dan calon gubernur lebih dekat dengan rakyat. &quot;Jadi pada saat itu mohon maaf, Pak Jokowi belum jadi apa-apa, sedangkan SBY sudah melakukan. Bahkan kalau kita lihat saat SBY jd Kasdam (Kepala Staff Daerah Militer), itu sudah blusukan dan bertemu dengan mahasiswa, serta kerumunan,&quot; paparnya.Sehingga, lanjut Ramadhan, langkah SBY itu bukan hal baru. Pasalnya, ini adalah tradisi yang sejak dulu jadi trademarknya, karena beliau merupakan Presiden yang dipilih langsung oleh rakyat. &quot;Terbukti SBY terpilih lagi untuk kali kedua. Kalau misalnya, langkah itu tidak efektif maka tentu tidak terpilih lagi. Ini merupakan program-program pro-rakyat SBY. Kalau SBY tak turun langsung, bagaimana beliau bisa tahu keluhan dari masyarakatnya,&quot; simpulnya.</content:encoded></item></channel></rss>
