<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>GMKN: Kedaulatan Mutlak Agar Indonesia Tak Diatur Asing</title><description>GMKN mengatakan sudah saatnya pemerintah menunjukkan kemandirian, dengan menolak intervensi  asing dan bertindak sebagai negara berdaulat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/10/337/744316/gmkn-kedaulatan-mutlak-agar-indonesia-tak-diatur-asing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/10/337/744316/gmkn-kedaulatan-mutlak-agar-indonesia-tak-diatur-asing"/><item><title>GMKN: Kedaulatan Mutlak Agar Indonesia Tak Diatur Asing</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/10/337/744316/gmkn-kedaulatan-mutlak-agar-indonesia-tak-diatur-asing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/10/337/744316/gmkn-kedaulatan-mutlak-agar-indonesia-tak-diatur-asing</guid><pubDate>Kamis 10 Januari 2013 21:53 WIB</pubDate><dc:creator>K. Yudha Wirakusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/10/337/744316/Y3ElGdckNX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/10/337/744316/Y3ElGdckNX.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Gerakan Menegakkan Kedaulatan Negara (GMKN) meminta agar pemerintah mengutamakan kedaulatan negara dan menolak rencana kedatangan aktivis LSM asing Greenpeace ke Indonesia. &amp;nbsp;&amp;ldquo;Pemerintah harus tegas. Kepentingan nasional, kedaulatan negara, dan kedaulatan wilayah harus diutamakan. Tidak perlu dikasih izin apalagi sudah pernah ada yang dideportasi sebelumnya,&amp;rdquo; tegas Fuad Bawazier, salah satu pendiri GMKN dalam pesan elektroniknya, Kamis (10/1/2013) Fuad menambahkan rencana kedatangan aktivis Greenpeace Suzanne Kroger dari kantor pusat Greenpeace di Belanda ke Indonesia dicurigai sarat membawa kepentingan asing. &amp;ldquo;Masalahnya di pemerintahan masih banyak antek-antek asing. Perusahaan asing yang jelas-jelas merusak lingkungan justru dibiarkan,&quot; ujar Fuad mempertanyakan.Fuad&amp;nbsp; menilai, sudah saatnya pemerintah menunjukkan kemandirian dengan menolak intervensi asing dan bertindak sebagai negara berdaulat. &amp;ldquo;Kedaulatan itu mutlak agar asing tak seenaknya mengatur kita. Dan saya salah satu dari sekian banyak yang menolak Greenpeace,&amp;rsquo;&amp;rsquo; tukasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Gerakan Menegakkan Kedaulatan Negara (GMKN) meminta agar pemerintah mengutamakan kedaulatan negara dan menolak rencana kedatangan aktivis LSM asing Greenpeace ke Indonesia. &amp;nbsp;&amp;ldquo;Pemerintah harus tegas. Kepentingan nasional, kedaulatan negara, dan kedaulatan wilayah harus diutamakan. Tidak perlu dikasih izin apalagi sudah pernah ada yang dideportasi sebelumnya,&amp;rdquo; tegas Fuad Bawazier, salah satu pendiri GMKN dalam pesan elektroniknya, Kamis (10/1/2013) Fuad menambahkan rencana kedatangan aktivis Greenpeace Suzanne Kroger dari kantor pusat Greenpeace di Belanda ke Indonesia dicurigai sarat membawa kepentingan asing. &amp;ldquo;Masalahnya di pemerintahan masih banyak antek-antek asing. Perusahaan asing yang jelas-jelas merusak lingkungan justru dibiarkan,&quot; ujar Fuad mempertanyakan.Fuad&amp;nbsp; menilai, sudah saatnya pemerintah menunjukkan kemandirian dengan menolak intervensi asing dan bertindak sebagai negara berdaulat. &amp;ldquo;Kedaulatan itu mutlak agar asing tak seenaknya mengatur kita. Dan saya salah satu dari sekian banyak yang menolak Greenpeace,&amp;rsquo;&amp;rsquo; tukasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
