<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Datang ke Timor Leste Hercules Diancam Ditangkap</title><description>Ketua Umum GRIB, Hercules  Rosario  Marshal, diancam ditangkap oleh F-FDTL, Mayor Jenderal Lere Anan Timur, jika datang ke Timor Leste.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/12/337/745245/datang-ke-timor-leste-hercules-diancam-ditangkap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/12/337/745245/datang-ke-timor-leste-hercules-diancam-ditangkap"/><item><title>Datang ke Timor Leste Hercules Diancam Ditangkap</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/12/337/745245/datang-ke-timor-leste-hercules-diancam-ditangkap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/12/337/745245/datang-ke-timor-leste-hercules-diancam-ditangkap</guid><pubDate>Sabtu 12 Januari 2013 15:11 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/12/337/745245/1sk51s4xBv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Hercules (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/12/337/745245/1sk51s4xBv.jpg</image><title>Hercules (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules  Rosario Marshal, diancam ditangkap oleh Panglima Angkatan Pertahanan Timor Leste (F-FDTL), Mayor Jenderal Lere Anan Timur, jika datang ke Timor Leste.
&amp;nbsp;
Seperti dilansir di situs timorhauniandoben.com, Sabtu (12/1/2013), Jenderal Lere menyatakan ketidaksetujuannya dengan kembalinya mantan pro integrasi itu ke Timor Leste.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mendengar bahwa warga di Atambua ingin kembali ke Timor, saya tidak setuju dengan hal ini. Meskipun beberapa dari pemimpin kita (Timor Leste), ingin menciptakan persatuan nasional,&quot; kata Lere, di Desa Bidau, Dili, Timor Leste, pada Sabtu 8 Januari lalu.
&amp;nbsp;
Lere merasa khawatir jika warga eks pro integrasi dan warga yang berada dipengungsian akan menimbulkan sengketa tanah saat kembali ke Timor Leste.
&amp;nbsp;
Menurutnya, warga Atambua saat kembali ke Timor Leste, mereka tidak memiliki hak kekayaan (aset) seperti saat mereka meninggalkan Timor Leste.
&amp;nbsp;
Selain itu, Lere juga menyesalkan kedatangan Hercules baru-baru ini ke Timor Leste melalui bandara Comoro-Dili. Saat itu, polisi setempat menyambut Hercules layaknya seorang 'presiden'.
&amp;nbsp;
&quot;Bagi saya, dia (Hercules) tidak akan pernah menjadi besar, dia menganjurkan kembali ke masa lalu. Ini terlalu merendahkan martabat Timor Leste,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Lebih jauh, Lere mengaskan jika Hercules kembali, maka dia akan menangkapnya.&quot;Siapa pun tidak bisa datang kemudian mengintervensi Timor Leste, karena sudah menjadi negara, bukan provinsi Indonesia,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Umum Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB), Hercules  Rosario Marshal, diancam ditangkap oleh Panglima Angkatan Pertahanan Timor Leste (F-FDTL), Mayor Jenderal Lere Anan Timur, jika datang ke Timor Leste.
&amp;nbsp;
Seperti dilansir di situs timorhauniandoben.com, Sabtu (12/1/2013), Jenderal Lere menyatakan ketidaksetujuannya dengan kembalinya mantan pro integrasi itu ke Timor Leste.
&amp;nbsp;
&quot;Saya mendengar bahwa warga di Atambua ingin kembali ke Timor, saya tidak setuju dengan hal ini. Meskipun beberapa dari pemimpin kita (Timor Leste), ingin menciptakan persatuan nasional,&quot; kata Lere, di Desa Bidau, Dili, Timor Leste, pada Sabtu 8 Januari lalu.
&amp;nbsp;
Lere merasa khawatir jika warga eks pro integrasi dan warga yang berada dipengungsian akan menimbulkan sengketa tanah saat kembali ke Timor Leste.
&amp;nbsp;
Menurutnya, warga Atambua saat kembali ke Timor Leste, mereka tidak memiliki hak kekayaan (aset) seperti saat mereka meninggalkan Timor Leste.
&amp;nbsp;
Selain itu, Lere juga menyesalkan kedatangan Hercules baru-baru ini ke Timor Leste melalui bandara Comoro-Dili. Saat itu, polisi setempat menyambut Hercules layaknya seorang 'presiden'.
&amp;nbsp;
&quot;Bagi saya, dia (Hercules) tidak akan pernah menjadi besar, dia menganjurkan kembali ke masa lalu. Ini terlalu merendahkan martabat Timor Leste,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Lebih jauh, Lere mengaskan jika Hercules kembali, maka dia akan menangkapnya.&quot;Siapa pun tidak bisa datang kemudian mengintervensi Timor Leste, karena sudah menjadi negara, bukan provinsi Indonesia,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
