<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Varian Baru Flu Burung Serang 3 Kabupaten di Bali</title><description>Virus  flu burung varian baru H5N1.232, telah ditemukan di tiga  kabupaten di Bali. Tiga kabupaten tersebut  adalah  Tabanan, Buleleng dan Bangli.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/12/340/745067/varian-baru-flu-burung-serang-3-kabupaten-di-bali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/12/340/745067/varian-baru-flu-burung-serang-3-kabupaten-di-bali"/><item><title>Varian Baru Flu Burung Serang 3 Kabupaten di Bali</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/12/340/745067/varian-baru-flu-burung-serang-3-kabupaten-di-bali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/12/340/745067/varian-baru-flu-burung-serang-3-kabupaten-di-bali</guid><pubDate>Sabtu 12 Januari 2013 00:13 WIB</pubDate><dc:creator>Rohmat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/11/340/745067/ycS0b7ed1I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/11/340/745067/ycS0b7ed1I.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>DENPASAR - Virus  flu burung varian baru H5N1.232, telah ditemukan di tiga kabupaten di Bali. Tiga kabupaten tersebut adalah Tabanan, Buleleng dan Bangli.&quot;Varian baru ini lebih ganas dari varian  lama, yang ditemukan sebelumya tahun 2007,&quot; ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi  Bali Ketut Suarjaya kepada wartawan, Jumat (11/1/2013). Bahkan, varian  baru ini terbukti menyerang ternak itik yang selama ini dikenal kebal terhadap  penyakit. Tidak tertutup kemungkinan, virus ini mudah menyerang ayam  hingga manusia.Temuan tiga kabupaten, positif tertular virus diketahui  berdasar pemeriksaan cepat rapid test, terhadap itik yang mati secara mendadak  pada akhir Desember 2012 hingga awal Januari 2013.Sementara anggota Komisi II DPRD Bali Ketut Karyasa Adnyana, menuturkan atas temuan&amp;nbsp; virus&amp;nbsp;  itu,&amp;nbsp; kalangan dewan meminta pemerintah daerah segera bertindak cepat.&amp;nbsp; &quot;Jika  virus flu burung yang menyerang tiga kabupaten berasal dari unggas selundupan atau  perdagangan ilegal, maka perdagangan atau masuknya unggas di Bali harus  ditutup,&quot; tegas Karyasa.  Diketahui,&amp;nbsp;  konsumsi daging di Bali sangat besar disamping kebutuhan unggas juga tinggi  untuk berbagai kepentingan upacara keagamaan. Jika kemudian, jalur  perdagangan resmi ditutup maka besar kemungkinan unggas tersebut masuk melalui  perdagangan tidak resmi alias selundupan. Bali sebagai daerah  pariwisata, seharusnya melakukan langkah antisipasi guna menghindari hal yang  tidak diinginkan sehingga bisa berpengaruh terhadap citra pariwisata.  &quot;Daripada  citra pariwisata Bali buruk, lebih baik lakukan berbagai hal yang bisa mencegah  penularannya,&quot; jelas dia. Karyasa  mengingatkan, pemerintah sudah menyiapkan dana penanggulangan bencana termasuk  untuk penanggulangan flu burung varian baru, sehingga hal itu harus lebih  dioptimalkan.</description><content:encoded>DENPASAR - Virus  flu burung varian baru H5N1.232, telah ditemukan di tiga kabupaten di Bali. Tiga kabupaten tersebut adalah Tabanan, Buleleng dan Bangli.&quot;Varian baru ini lebih ganas dari varian  lama, yang ditemukan sebelumya tahun 2007,&quot; ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi  Bali Ketut Suarjaya kepada wartawan, Jumat (11/1/2013). Bahkan, varian  baru ini terbukti menyerang ternak itik yang selama ini dikenal kebal terhadap  penyakit. Tidak tertutup kemungkinan, virus ini mudah menyerang ayam  hingga manusia.Temuan tiga kabupaten, positif tertular virus diketahui  berdasar pemeriksaan cepat rapid test, terhadap itik yang mati secara mendadak  pada akhir Desember 2012 hingga awal Januari 2013.Sementara anggota Komisi II DPRD Bali Ketut Karyasa Adnyana, menuturkan atas temuan&amp;nbsp; virus&amp;nbsp;  itu,&amp;nbsp; kalangan dewan meminta pemerintah daerah segera bertindak cepat.&amp;nbsp; &quot;Jika  virus flu burung yang menyerang tiga kabupaten berasal dari unggas selundupan atau  perdagangan ilegal, maka perdagangan atau masuknya unggas di Bali harus  ditutup,&quot; tegas Karyasa.  Diketahui,&amp;nbsp;  konsumsi daging di Bali sangat besar disamping kebutuhan unggas juga tinggi  untuk berbagai kepentingan upacara keagamaan. Jika kemudian, jalur  perdagangan resmi ditutup maka besar kemungkinan unggas tersebut masuk melalui  perdagangan tidak resmi alias selundupan. Bali sebagai daerah  pariwisata, seharusnya melakukan langkah antisipasi guna menghindari hal yang  tidak diinginkan sehingga bisa berpengaruh terhadap citra pariwisata.  &quot;Daripada  citra pariwisata Bali buruk, lebih baik lakukan berbagai hal yang bisa mencegah  penularannya,&quot; jelas dia. Karyasa  mengingatkan, pemerintah sudah menyiapkan dana penanggulangan bencana termasuk  untuk penanggulangan flu burung varian baru, sehingga hal itu harus lebih  dioptimalkan.</content:encoded></item></channel></rss>
