<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertama Kali, UI Cetak Doktor Manajemen Telekomunikasi</title><description> Fakultas Teknik Universitas Indonesia&amp;nbsp; (FT UI) menyelenggarakan  sidang terbuka doktor pertama di bidang Manajemen Telekomunikasi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/17/373/747734/pertama-kali-ui-cetak-doktor-manajemen-telekomunikasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/17/373/747734/pertama-kali-ui-cetak-doktor-manajemen-telekomunikasi"/><item><title>Pertama Kali, UI Cetak Doktor Manajemen Telekomunikasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/17/373/747734/pertama-kali-ui-cetak-doktor-manajemen-telekomunikasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/17/373/747734/pertama-kali-ui-cetak-doktor-manajemen-telekomunikasi</guid><pubDate>Kamis 17 Januari 2013 15:35 WIB</pubDate><dc:creator>Rani Hardjanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/17/373/747734/4r3x4bb4CO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Balairung UI. (Dok : shelf3d.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/17/373/747734/4r3x4bb4CO.jpg</image><title>Ilustrasi Balairung UI. (Dok : shelf3d.com)</title></images><description>JAKARTA -&amp;nbsp; Fakultas Teknik Universitas Indonesia&amp;nbsp; (FT UI) menyelenggarakan sidang terbuka doktor pertama di bidang Manajemen Telekomunikasi.Kandidat doktor tersebut bernama Denny Setiawan yang&amp;nbsp; juga berprofesi sebagai pejabat eselon III Kementrian Komunikasi dan&amp;nbsp; Informatika RI.Denny mempertahankan disertasinya dihadapan sidang&amp;nbsp; akademik terbuka dipimpin oleh Ketua Dewan Guru Besar FT UI Prof. Dr. Ir. Harry Sudibyo M.Sc, di Gedung Dekanat FTUI Kampus UI Depok, Kamis (17/1/2013).Seperti dikutip dalam keterangan tertulis FT UI, promotor studi doktoral adalah Prof Dadang Gunawan, ko-promotor, Prof Djamhari Sirat. Sementara dewan penguji, yakni Prof. Bagio Budiardjo, Dr. Iwan&amp;nbsp; Krisnadi, Dr. Gunawan Wibisono, Prof. Suhono Supangkat, dan Dr. M. Suryanegara. Denny Setiawan merupakan Doktor Pertama di bidang Manajemen&amp;nbsp; Telekomunikasi yang dihasilkan oleh Fakultas Teknik Universitas&amp;nbsp; Indonesia. Riset yang telah dilaksanakan selama lima tahun dipaparkan dalam&amp;nbsp; sebuah disertasi yang berjudul &amp;ldquo;Pemodelan Akselerasi Implementasi&amp;nbsp; Digital Dividend di Indonesia&amp;rdquo;. Dalam penelitian tersebut, Denny&amp;nbsp; mengembangkan sebuah model teknoekonomi untuk mempercepat migrasi TV&amp;nbsp; analog ke TV digital, sehingga band frekuensi 700 MHz dapat dimanfaatkan&amp;nbsp; untuk implementasi teknologi 4G &amp;ndash; LTE di Indonesia.Dalam risetnya, Denny menganalisis bahwa pemanfaatan spektrum digital dividend untuk LTE akan memberikan pembangunan broadband yang paling&amp;nbsp; efisien, khususnya untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit&amp;nbsp; dijangkau. Implementasi LTE di pita frekuensi digital dividend menyediakan solusi paling ideal untuk mempercepat ketersediaan akses&amp;nbsp; broadband yang terjangkau secara universal kepada seluruh masyarakat&amp;nbsp; dalam rangka memenuhi target cakupan dan kapasitas Perencanaan broadband&amp;nbsp; nasional. Akan tetapi penggunaan frekuensi digital dividend untuk mobile broadband hanya dapat diimplementasikan setelah proses migrasi digital&amp;nbsp; switchover selesai dilakukan.Permasalahan utama di Indonesia adalah lambatnya proses migrasi TV&amp;nbsp; analog ke TV digital serta keengganan industri TV untuk melakukan&amp;nbsp; migrasi tersebut. Oleh karena itu, model tekno ekonomi yang dikembangkan&amp;nbsp; oleh Denny memberikan sebuah solusi dengan memanfaatkan potensi&amp;nbsp; pendapatan negara dari Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi untuk&amp;nbsp; membantu biaya-biaya yang dibutuhkan penyelenggara TV dalam masa&amp;nbsp; transisi dari analog ke digital, meliputi insentif set-top-box, biaya&amp;nbsp; operasional dan modal infrastruktur multiplex TV digital terrestrial di&amp;nbsp; Indonesia. Pada akhirnya, percepatan tersebut akan memperbesar potensi&amp;nbsp; kesuksesan implementasi teknologi 4G-LTE di Indonesia.Program Pasca Sarjana Manajemen Telekomunikasi adalah program S2 dan S3&amp;nbsp; yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia sejak 1997. Kurikulum dan riset yang dilaksanakan&amp;nbsp; merupakan kombinasi aspek teknik telekomunikasi dan manajemen teknologi,&amp;nbsp; termasuk aspek regulasi dan sosial ekonomi. </description><content:encoded>JAKARTA -&amp;nbsp; Fakultas Teknik Universitas Indonesia&amp;nbsp; (FT UI) menyelenggarakan sidang terbuka doktor pertama di bidang Manajemen Telekomunikasi.Kandidat doktor tersebut bernama Denny Setiawan yang&amp;nbsp; juga berprofesi sebagai pejabat eselon III Kementrian Komunikasi dan&amp;nbsp; Informatika RI.Denny mempertahankan disertasinya dihadapan sidang&amp;nbsp; akademik terbuka dipimpin oleh Ketua Dewan Guru Besar FT UI Prof. Dr. Ir. Harry Sudibyo M.Sc, di Gedung Dekanat FTUI Kampus UI Depok, Kamis (17/1/2013).Seperti dikutip dalam keterangan tertulis FT UI, promotor studi doktoral adalah Prof Dadang Gunawan, ko-promotor, Prof Djamhari Sirat. Sementara dewan penguji, yakni Prof. Bagio Budiardjo, Dr. Iwan&amp;nbsp; Krisnadi, Dr. Gunawan Wibisono, Prof. Suhono Supangkat, dan Dr. M. Suryanegara. Denny Setiawan merupakan Doktor Pertama di bidang Manajemen&amp;nbsp; Telekomunikasi yang dihasilkan oleh Fakultas Teknik Universitas&amp;nbsp; Indonesia. Riset yang telah dilaksanakan selama lima tahun dipaparkan dalam&amp;nbsp; sebuah disertasi yang berjudul &amp;ldquo;Pemodelan Akselerasi Implementasi&amp;nbsp; Digital Dividend di Indonesia&amp;rdquo;. Dalam penelitian tersebut, Denny&amp;nbsp; mengembangkan sebuah model teknoekonomi untuk mempercepat migrasi TV&amp;nbsp; analog ke TV digital, sehingga band frekuensi 700 MHz dapat dimanfaatkan&amp;nbsp; untuk implementasi teknologi 4G &amp;ndash; LTE di Indonesia.Dalam risetnya, Denny menganalisis bahwa pemanfaatan spektrum digital dividend untuk LTE akan memberikan pembangunan broadband yang paling&amp;nbsp; efisien, khususnya untuk menjangkau wilayah-wilayah yang sulit&amp;nbsp; dijangkau. Implementasi LTE di pita frekuensi digital dividend menyediakan solusi paling ideal untuk mempercepat ketersediaan akses&amp;nbsp; broadband yang terjangkau secara universal kepada seluruh masyarakat&amp;nbsp; dalam rangka memenuhi target cakupan dan kapasitas Perencanaan broadband&amp;nbsp; nasional. Akan tetapi penggunaan frekuensi digital dividend untuk mobile broadband hanya dapat diimplementasikan setelah proses migrasi digital&amp;nbsp; switchover selesai dilakukan.Permasalahan utama di Indonesia adalah lambatnya proses migrasi TV&amp;nbsp; analog ke TV digital serta keengganan industri TV untuk melakukan&amp;nbsp; migrasi tersebut. Oleh karena itu, model tekno ekonomi yang dikembangkan&amp;nbsp; oleh Denny memberikan sebuah solusi dengan memanfaatkan potensi&amp;nbsp; pendapatan negara dari Biaya Hak Penggunaan (BHP) Frekuensi untuk&amp;nbsp; membantu biaya-biaya yang dibutuhkan penyelenggara TV dalam masa&amp;nbsp; transisi dari analog ke digital, meliputi insentif set-top-box, biaya&amp;nbsp; operasional dan modal infrastruktur multiplex TV digital terrestrial di&amp;nbsp; Indonesia. Pada akhirnya, percepatan tersebut akan memperbesar potensi&amp;nbsp; kesuksesan implementasi teknologi 4G-LTE di Indonesia.Program Pasca Sarjana Manajemen Telekomunikasi adalah program S2 dan S3&amp;nbsp; yang diselenggarakan oleh Departemen Teknik Elektro Universitas Indonesia sejak 1997. Kurikulum dan riset yang dilaksanakan&amp;nbsp; merupakan kombinasi aspek teknik telekomunikasi dan manajemen teknologi,&amp;nbsp; termasuk aspek regulasi dan sosial ekonomi. </content:encoded></item></channel></rss>
