<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Remaja Ini Diperkosa dan Dibunuh Ayah Dua Anak</title><description>Seorang  gadis Fi (19) ditemukan telah menjadi mayat di sebuah  perkebunan sawit di Desa  Petalangan, Kecamatan Bunut Kabupaten  Pelalawan, Riau. </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/18/340/747980/remaja-ini-diperkosa-dan-dibunuh-ayah-dua-anak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/18/340/747980/remaja-ini-diperkosa-dan-dibunuh-ayah-dua-anak"/><item><title>Remaja Ini Diperkosa dan Dibunuh Ayah Dua Anak</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/18/340/747980/remaja-ini-diperkosa-dan-dibunuh-ayah-dua-anak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/18/340/747980/remaja-ini-diperkosa-dan-dibunuh-ayah-dua-anak</guid><pubDate>Jum'at 18 Januari 2013 03:09 WIB</pubDate><dc:creator>Banda Haruddin Tanjung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/17/340/747980/mqRlpVWitH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/17/340/747980/mqRlpVWitH.jpg</image><title>Ilustrasi</title></images><description>PEKANBARU - Seorang  gadis Fi (19) ditemukan telah menjadi mayat di sebuah perkebunan sawit di Desa  Petalangan, Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan, Riau. Belakangan gadis malang  itu diketahui sebagai korban perkosaan dan pembunuhan.  Pelaku adalah ayah dua orang dua anak yang berinisial AK (50) , tersangka AK diketahui  berpacaran dengan korban.  &quot;Awal kasus ini  terungkap setelah kita mendapat laporan dan masyarakat kalau ada mayat di  perkebunan kelapa sawit. Setelah kita selidiki. Kemudian ternyata pelakunya  adalah AK. Saat ini pelaku sudah kita amankan,&quot; kata Kasat Reskrim Polres  Pelalawan AKP Rimo Ariyanto Kamis (17/1/2013).  Dari hasil  pemeriksaan terhadap tersangka terungkap tersangka&amp;nbsp; menghilangkan nyawa korban karena sakit hati  tidak mau diajak berhubungan intim.&amp;nbsp;  Kejadian itu bermula  saat pelaku menjemput korban di tempat kosnya. Pelaku yang sudah menyimpan  hasrat untuk menyetubuhi korban, kemudian korban dibawa ke perkebunan kelapa  sawit.  Disanalah pelaku  menyatakan kepada korban kalau ingin menyetubuhinya. Namun pelaku menolak. Hal  ini membuat AK naik pitam. Dia langsung menghajar dan memperkosa  korban.  &quot;Caranya adalah saya  banting, kemudian saya mencekiknya,&quot; kata tersangka AK yang kini telah mendekam  di jeruji besi.</description><content:encoded>PEKANBARU - Seorang  gadis Fi (19) ditemukan telah menjadi mayat di sebuah perkebunan sawit di Desa  Petalangan, Kecamatan Bunut Kabupaten Pelalawan, Riau. Belakangan gadis malang  itu diketahui sebagai korban perkosaan dan pembunuhan.  Pelaku adalah ayah dua orang dua anak yang berinisial AK (50) , tersangka AK diketahui  berpacaran dengan korban.  &quot;Awal kasus ini  terungkap setelah kita mendapat laporan dan masyarakat kalau ada mayat di  perkebunan kelapa sawit. Setelah kita selidiki. Kemudian ternyata pelakunya  adalah AK. Saat ini pelaku sudah kita amankan,&quot; kata Kasat Reskrim Polres  Pelalawan AKP Rimo Ariyanto Kamis (17/1/2013).  Dari hasil  pemeriksaan terhadap tersangka terungkap tersangka&amp;nbsp; menghilangkan nyawa korban karena sakit hati  tidak mau diajak berhubungan intim.&amp;nbsp;  Kejadian itu bermula  saat pelaku menjemput korban di tempat kosnya. Pelaku yang sudah menyimpan  hasrat untuk menyetubuhi korban, kemudian korban dibawa ke perkebunan kelapa  sawit.  Disanalah pelaku  menyatakan kepada korban kalau ingin menyetubuhinya. Namun pelaku menolak. Hal  ini membuat AK naik pitam. Dia langsung menghajar dan memperkosa  korban.  &quot;Caranya adalah saya  banting, kemudian saya mencekiknya,&quot; kata tersangka AK yang kini telah mendekam  di jeruji besi.</content:encoded></item></channel></rss>
