<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jembatan Ambruk, Mobil Terjun ke Sungai 1 Tewas &amp; 4 Hanyut</title><description>Jembatan pintas yang berada di dusun Patironge desa Bune Kecamatan  Libureng Kabupaten Bone ambruk sekira pukul 20.30, Wita, Sabtu,  (19/1/2013) kemarin.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/20/340/748923/jembatan-ambruk-mobil-terjun-ke-sungai-1-tewas-4-hanyut</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/20/340/748923/jembatan-ambruk-mobil-terjun-ke-sungai-1-tewas-4-hanyut"/><item><title>Jembatan Ambruk, Mobil Terjun ke Sungai 1 Tewas &amp; 4 Hanyut</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/20/340/748923/jembatan-ambruk-mobil-terjun-ke-sungai-1-tewas-4-hanyut</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/20/340/748923/jembatan-ambruk-mobil-terjun-ke-sungai-1-tewas-4-hanyut</guid><pubDate>Minggu 20 Januari 2013 07:18 WIB</pubDate><dc:creator>Bulan Sri Indra Maya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/20/340/748923/Q4HQj6N3Cm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jembatan ambrol (Foto: Dok. Bulan)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/20/340/748923/Q4HQj6N3Cm.jpg</image><title>Jembatan ambrol (Foto: Dok. Bulan)</title></images><description>WATAMPONE - Jembatan pintas yang berada di dusun Patironge desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone ambruk sekira pukul 20.30, Wita, Sabtu, (19/1/2013) kemarin. Lokasi jembatan dengan panjang 80 meter dengan ketinggian 60 meter dari permukaan air sungai yang  menghubungkan Desa Bune dan Desa Tana Batue Kecamatan Libureng ini putus total yang diakibatkan oleh beban berat mobil dan tali pengunci di tiang beton lepas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Akibatnya, sebuah mobil Daihatsu Xenia bernopol polisi DD 1248 KZ yang berpenumpangkan 8 orang terjun ke sungai. Peristiwa yang mengegerkan warga sekitarnya itu berhasil mengevakuasi 4 orang korban, 3 orang selamat dan 1 ditemukan meninggal dunia sementara 4 korbannya dinyatakan hanyut dan masih dilakukan pencarian oleh Tim regu Brimob C Pelopor Bone.
&amp;nbsp;
Ketiga korban yang ditemukan selamat oleh warga setempat dilarikan ke Puskesmas Camming Kecamatan Libureng masing-masing bernama Sutriani (32) asal Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone yang mengalami luka memar leher dan sebelah kaki kiri, luka bengkak pada sebelah kepala kiri, Andi Adi (46) asal Taccipi Kecamatan Ulaweng, mengalami luka robek pada telinga kanan, luka robek kepala sebelah kanan, luka di tangan kiri, luka memar dada sebelah kanan, luka memar di jari, Ani (7) Taccipi Kecamatan Ulaweng, dan Santi (35) asal Taccipi Kecamatan Ulaweng yang ditemukan meninggal. Sedangkan 4 korban yang hanyut diketahui bernama Muhlis (32) asal desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Ani (4) asal desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Ilham (1,5) alamat Taccipi kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone,  Azizah (3) alamat Taccipi kecamatan Ulaweng.
&amp;nbsp;
Kerabat korban yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, mengatakan bahwa di dalam mobil ada 8 penumpang. Menurutnya, kejadian itu terjadi saat mobil melintasi jembatan tersebut dari dusun I Desa Bune hendak ke Kabupaten Bulukumba namun ditengah jembatan tiba-tiba oleng ke kanan sehingga mobil terbalik di dasar laut dengan kedalaman air setinggi 10 meter.
&amp;nbsp;
Upaya tim regu Detasemen Brimob C Pelopor Bone yang dipimpin Iptu Tony Syahputra  melakukan pencarian disepanjang sungai sejauh 1 kilo meter ke arah timur belum membuahkan hasil. Pasalnya selain arus sungai deras juga keterbatasan peralatan seperti perahu karet dan alat penyelam.
&amp;nbsp;
&quot;Kita baru turun pagi mencari, karena derasnya sungai dan ketinggian air dini hari, dan itu sulit bagi kami,&quot; kata Tony yang tiba pukul 01.00, Wita dini hari.
&amp;nbsp;
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Bune kecamatan Libureng, Haeruddin, menjelaskan jembatan dengan menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Mandiri (PNPM) yang dibangun tahun 2007 sudah tidak kondusif untuk dilalui kendaraan pasalnya selain karena jembatan yang terbuat dari kayu sudah lapuk juga tidak pernah ada perawatan sejak dibangunnya.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada mobil yang mau melintas di jembatan itu, penumpang harus turun, namun sopir tidak mengindahkan keselamatannya,&quot; kata Haeruddin.</description><content:encoded>WATAMPONE - Jembatan pintas yang berada di dusun Patironge desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone ambruk sekira pukul 20.30, Wita, Sabtu, (19/1/2013) kemarin. Lokasi jembatan dengan panjang 80 meter dengan ketinggian 60 meter dari permukaan air sungai yang  menghubungkan Desa Bune dan Desa Tana Batue Kecamatan Libureng ini putus total yang diakibatkan oleh beban berat mobil dan tali pengunci di tiang beton lepas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
Akibatnya, sebuah mobil Daihatsu Xenia bernopol polisi DD 1248 KZ yang berpenumpangkan 8 orang terjun ke sungai. Peristiwa yang mengegerkan warga sekitarnya itu berhasil mengevakuasi 4 orang korban, 3 orang selamat dan 1 ditemukan meninggal dunia sementara 4 korbannya dinyatakan hanyut dan masih dilakukan pencarian oleh Tim regu Brimob C Pelopor Bone.
&amp;nbsp;
Ketiga korban yang ditemukan selamat oleh warga setempat dilarikan ke Puskesmas Camming Kecamatan Libureng masing-masing bernama Sutriani (32) asal Desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone yang mengalami luka memar leher dan sebelah kaki kiri, luka bengkak pada sebelah kepala kiri, Andi Adi (46) asal Taccipi Kecamatan Ulaweng, mengalami luka robek pada telinga kanan, luka robek kepala sebelah kanan, luka di tangan kiri, luka memar dada sebelah kanan, luka memar di jari, Ani (7) Taccipi Kecamatan Ulaweng, dan Santi (35) asal Taccipi Kecamatan Ulaweng yang ditemukan meninggal. Sedangkan 4 korban yang hanyut diketahui bernama Muhlis (32) asal desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Ani (4) asal desa Bune Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, Ilham (1,5) alamat Taccipi kecamatan Ulaweng Kabupaten Bone,  Azizah (3) alamat Taccipi kecamatan Ulaweng.
&amp;nbsp;
Kerabat korban yang mendapatkan perawatan di Puskesmas Camming Kecamatan Libureng Kabupaten Bone, mengatakan bahwa di dalam mobil ada 8 penumpang. Menurutnya, kejadian itu terjadi saat mobil melintasi jembatan tersebut dari dusun I Desa Bune hendak ke Kabupaten Bulukumba namun ditengah jembatan tiba-tiba oleng ke kanan sehingga mobil terbalik di dasar laut dengan kedalaman air setinggi 10 meter.
&amp;nbsp;
Upaya tim regu Detasemen Brimob C Pelopor Bone yang dipimpin Iptu Tony Syahputra  melakukan pencarian disepanjang sungai sejauh 1 kilo meter ke arah timur belum membuahkan hasil. Pasalnya selain arus sungai deras juga keterbatasan peralatan seperti perahu karet dan alat penyelam.
&amp;nbsp;
&quot;Kita baru turun pagi mencari, karena derasnya sungai dan ketinggian air dini hari, dan itu sulit bagi kami,&quot; kata Tony yang tiba pukul 01.00, Wita dini hari.
&amp;nbsp;
Sementara itu, tokoh masyarakat Desa Bune kecamatan Libureng, Haeruddin, menjelaskan jembatan dengan menggunakan dana Program Nasional Pemberdayaan Mandiri (PNPM) yang dibangun tahun 2007 sudah tidak kondusif untuk dilalui kendaraan pasalnya selain karena jembatan yang terbuat dari kayu sudah lapuk juga tidak pernah ada perawatan sejak dibangunnya.
&amp;nbsp;
&quot;Kalau ada mobil yang mau melintas di jembatan itu, penumpang harus turun, namun sopir tidak mengindahkan keselamatannya,&quot; kata Haeruddin.</content:encoded></item></channel></rss>
