<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dituduh Siksa Aktivis, Putri Bahrain Diadili</title><description>Anggota keluarga kerajaan Bahrain Putri Nora Binti Ebrahim  el-Khalifa,  diadili di pengadilan Bahrain atas tuduhan melakukan   penyiksaan. Putri Nora menyiksa tiga aktivis demokrasi yang melakukan  aksi  perlawanan terhadap pemerintah tahun lalu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/25/412/751570/dituduh-siksa-aktivis-putri-bahrain-diadili</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/01/25/412/751570/dituduh-siksa-aktivis-putri-bahrain-diadili"/><item><title>Dituduh Siksa Aktivis, Putri Bahrain Diadili</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/01/25/412/751570/dituduh-siksa-aktivis-putri-bahrain-diadili</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/01/25/412/751570/dituduh-siksa-aktivis-putri-bahrain-diadili</guid><pubDate>Jum'at 25 Januari 2013 13:48 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/01/25/412/751570/ZCV2pz8jOP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : demonstrasi Bahrain (IST)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/01/25/412/751570/ZCV2pz8jOP.jpg</image><title>Foto : demonstrasi Bahrain (IST)</title></images><description>MANAMA &amp;ndash;  Seorang anggota keluarga kerajaan Bahrain Putri Nora Binti Ebrahim el-Khalifa,  diadili di pengadilan Bahrain atas tuduhan melakukan  penyiksaan. Putri Nora menyiksa tiga aktivis demokrasi yang melakukan aksi  perlawanan terhadap pemerintah tahun lalu.
&amp;nbsp;
Ketiga aktivis yang menjadi korban penyiksaan Putri Nora  adalah Ghassan dan Bassem Daif serta seorang wanita bernama ayat al-Qurmazi.  Kedua bersaudara Daif ditahan pemerintah karena membantu merawat pendemo yang  luka-luka sedangkan Qurmazi ditangkap karena membaca puisi yang berisi pesan  anti pemerintah.
&amp;nbsp;
Putri Nora disebut melakukan penyiksaan dengan dibantu  oleh rekan-rekannya di badan anti narkotika Bahrain  tempat dimana ia bekerja. Ia sendiri membantah telah melakukan penyiksaan  seperti yang dituduhkan dalam pengadilan.
&amp;nbsp;
Dalam kesaksian yang diberikan oleh Qurmazi, ia melihat  Putri Nora adalah pelaku yang menyiksanya setelah penutup mata yang digunakannya  sempat terlepas. Perempuan itu mengaku Putri Nora memukuli, meludahi, dan  menyetrumnya dengan listrik selama berada dalam tahanan, seperti diberitakan  RT, Jumat  (25/1/2013).
&amp;nbsp;
Kesaksian tersebut mengejutkan warga Bahrain  karena selama ini tidak pernah terdengar anggota wanita dari pihak kerajaan  dapat melakukan aksi penyiksaan. Selain Putri Nora, pihak oposisi juga menuduh  anggota Kerajaan Bahrain  lainnya juga terlibat melakukan penyiksaan, diantaranya 2 putera dari Raja  Bahrain, Nasser dan Khalid bin Hamad  el-Khalifa.
&amp;nbsp;
Tahun lalu Bahrain dilanda aksi perlawanan  warganya sebagai bagian dari Arab  Spring yang terjadi di berbagai negara Arab. Mayoritas penduduk  Bahrain berasal dari kelompok  Syiah, sedangkan pihak kerajaan Bahrain berasal dari kelompok Sunni.  Keadaan tersebut mebuat kelompok Syiah di negara itu seringkali mendapatkan  diskriminasi.</description><content:encoded>MANAMA &amp;ndash;  Seorang anggota keluarga kerajaan Bahrain Putri Nora Binti Ebrahim el-Khalifa,  diadili di pengadilan Bahrain atas tuduhan melakukan  penyiksaan. Putri Nora menyiksa tiga aktivis demokrasi yang melakukan aksi  perlawanan terhadap pemerintah tahun lalu.
&amp;nbsp;
Ketiga aktivis yang menjadi korban penyiksaan Putri Nora  adalah Ghassan dan Bassem Daif serta seorang wanita bernama ayat al-Qurmazi.  Kedua bersaudara Daif ditahan pemerintah karena membantu merawat pendemo yang  luka-luka sedangkan Qurmazi ditangkap karena membaca puisi yang berisi pesan  anti pemerintah.
&amp;nbsp;
Putri Nora disebut melakukan penyiksaan dengan dibantu  oleh rekan-rekannya di badan anti narkotika Bahrain  tempat dimana ia bekerja. Ia sendiri membantah telah melakukan penyiksaan  seperti yang dituduhkan dalam pengadilan.
&amp;nbsp;
Dalam kesaksian yang diberikan oleh Qurmazi, ia melihat  Putri Nora adalah pelaku yang menyiksanya setelah penutup mata yang digunakannya  sempat terlepas. Perempuan itu mengaku Putri Nora memukuli, meludahi, dan  menyetrumnya dengan listrik selama berada dalam tahanan, seperti diberitakan  RT, Jumat  (25/1/2013).
&amp;nbsp;
Kesaksian tersebut mengejutkan warga Bahrain  karena selama ini tidak pernah terdengar anggota wanita dari pihak kerajaan  dapat melakukan aksi penyiksaan. Selain Putri Nora, pihak oposisi juga menuduh  anggota Kerajaan Bahrain  lainnya juga terlibat melakukan penyiksaan, diantaranya 2 putera dari Raja  Bahrain, Nasser dan Khalid bin Hamad  el-Khalifa.
&amp;nbsp;
Tahun lalu Bahrain dilanda aksi perlawanan  warganya sebagai bagian dari Arab  Spring yang terjadi di berbagai negara Arab. Mayoritas penduduk  Bahrain berasal dari kelompok  Syiah, sedangkan pihak kerajaan Bahrain berasal dari kelompok Sunni.  Keadaan tersebut mebuat kelompok Syiah di negara itu seringkali mendapatkan  diskriminasi.</content:encoded></item></channel></rss>
