<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sekjen &quot;Abadi&quot; Itu Akhirnya Bisa Jadi Presiden Juga</title><description>Nama Anis Matta sudah tak asing lagi di telinga publik. Pria bernama  lengkap Muhammad Anis Matta ini sebelumnya berkali-kali menjabat sebagai  sekretaris jenderal di partai berlambang bulan sabit itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/01/339/755250/sekjen-abadi-itu-akhirnya-bisa-jadi-presiden-juga</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/01/339/755250/sekjen-abadi-itu-akhirnya-bisa-jadi-presiden-juga"/><item><title>Sekjen &quot;Abadi&quot; Itu Akhirnya Bisa Jadi Presiden Juga</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/01/339/755250/sekjen-abadi-itu-akhirnya-bisa-jadi-presiden-juga</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/01/339/755250/sekjen-abadi-itu-akhirnya-bisa-jadi-presiden-juga</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2013 15:38 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/01/339/755250/3gTSpDcZrc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anis Matta (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/01/339/755250/3gTSpDcZrc.jpg</image><title>Anis Matta (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Nama Anis Matta sudah tak asing lagi di telinga publik. Pria bernama lengkap Muhammad Anis Matta ini sebelumnya berkali-kali menjabat sebagai sekretaris jenderal di partai berlambang bulan sabit itu, bahkan sejak PKS masih berupa Partai Keadilan (PK).
&amp;nbsp;
Mulai dari Presiden PK dipimpin oleh Nur Mahmudi Ismail, pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968 ini menjajaki karir politik sebagai Sekjen. Anis kembali terpilih saat partai berubah nama menjadi PKS dipimpin oleh Hidayat Nurwahid, Tifatul Sembiring hingga terakhir saat Luthfi Hasan Ishaaq.
&amp;nbsp;
Karir politiknya terus meningkat, tak hanya menjabat di partai, Anis juga menjadi Wakil Ketua DPR periode 2009-2014. Selain berpolitik, Anis juga menjadi pengusaha. Dia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Menara Inti Tijara, Direktur Pusat Studi Isalam Almanar, dan Komisaris PT Indo Media Green Pages.
&amp;nbsp;
Dia meraih gelar S1 di bidang Syariah Islam dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) pada tahun 1992. Pada tahun 2001, dia mengikuti pendidikan di Lemhannas.
&amp;nbsp;
Hari ini, Anis terpilih menjadi Presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang tersandung kasus suap impor daging sapi.</description><content:encoded>JAKARTA - Nama Anis Matta sudah tak asing lagi di telinga publik. Pria bernama lengkap Muhammad Anis Matta ini sebelumnya berkali-kali menjabat sebagai sekretaris jenderal di partai berlambang bulan sabit itu, bahkan sejak PKS masih berupa Partai Keadilan (PK).
&amp;nbsp;
Mulai dari Presiden PK dipimpin oleh Nur Mahmudi Ismail, pria kelahiran Bone, Sulawesi Selatan, 7 Desember 1968 ini menjajaki karir politik sebagai Sekjen. Anis kembali terpilih saat partai berubah nama menjadi PKS dipimpin oleh Hidayat Nurwahid, Tifatul Sembiring hingga terakhir saat Luthfi Hasan Ishaaq.
&amp;nbsp;
Karir politiknya terus meningkat, tak hanya menjabat di partai, Anis juga menjadi Wakil Ketua DPR periode 2009-2014. Selain berpolitik, Anis juga menjadi pengusaha. Dia pernah menjabat sebagai Presiden Komisaris PT Menara Inti Tijara, Direktur Pusat Studi Isalam Almanar, dan Komisaris PT Indo Media Green Pages.
&amp;nbsp;
Dia meraih gelar S1 di bidang Syariah Islam dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) pada tahun 1992. Pada tahun 2001, dia mengikuti pendidikan di Lemhannas.
&amp;nbsp;
Hari ini, Anis terpilih menjadi Presiden PKS menggantikan Luthfi Hasan Ishaaq yang tersandung kasus suap impor daging sapi.</content:encoded></item></channel></rss>
