<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Si &quot;Ayam Kampus&quot; Susah Ditebak</title><description>Keberadaan  &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo; di kalangan mahasiswa hingga kini sulit untuk  dibuktikan. Mereka  tidak bisa dikenali, sebab, pada dasarnya mereka  adalah orang biasa yang sama  dengan mahasiswa lainnya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755153/si-ayam-kampus-susah-ditebak</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755153/si-ayam-kampus-susah-ditebak"/><item><title>Si &quot;Ayam Kampus&quot; Susah Ditebak</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755153/si-ayam-kampus-susah-ditebak</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755153/si-ayam-kampus-susah-ditebak</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2013 13:37 WIB</pubDate><dc:creator>Margaret Puspitarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/01/373/755153/rVIOyXFvdr.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : foxbusiness.com</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/01/373/755153/rVIOyXFvdr.jpg</image><title>Ilustrasi : foxbusiness.com</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Keberadaan  &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo; di kalangan mahasiswa hingga kini sulit untuk dibuktikan. Mereka  tidak bisa dikenali, sebab, pada dasarnya mereka adalah orang biasa yang sama  dengan mahasiswa lainnya.&quot;Ayam kampus tidak  ada tandanya. Antara orang baik dan orang jahat tidak tertulis di dahinya. Kalau  kami tahu dan mengenali mereka, tentu bisa diajak biacara,&quot; papar Wakil Rektor  Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Bachnas, saat  berbincang Okezone mengenai fenomena ayam kampus, Jumat  (1/2/2012).Kondisi itulah yang,  menurutnya, membuat para pendidik sulit untuk melakukan penyuluhan atau  konseling.Untuk mengantisipasi  munculnya fenomena ayam kampus, UII Yogyakarta Bachnas mengaku selalu berupaya  melakukan penyuluhan baik dalam kegiatan formal maupun informal. Bahkan,  pencegahan tersebut telah dilakukan sejak dini terhadap mahasiswa  baru.&quot;Kami selalu  memberikan penyuluhan mengenai norma-norma kehidupan baik secara terjadwal  maupun dosen. Mahasiswa baru UII akan mendapatkan pola pengembangan mahasiswa,  perangkat disiplin mahasiswa, pendidikan keagamaan, dan pesantren. Ini  berlangsung setiap tahap, bahkan hingga KKN. Selain upaya formal, kami pun  memberitahukan kepada dosen untuk menyampaikan norma kehidupan saat mengajar,&quot;  papar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Keberadaan  &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo; di kalangan mahasiswa hingga kini sulit untuk dibuktikan. Mereka  tidak bisa dikenali, sebab, pada dasarnya mereka adalah orang biasa yang sama  dengan mahasiswa lainnya.&quot;Ayam kampus tidak  ada tandanya. Antara orang baik dan orang jahat tidak tertulis di dahinya. Kalau  kami tahu dan mengenali mereka, tentu bisa diajak biacara,&quot; papar Wakil Rektor  Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Bachnas, saat  berbincang Okezone mengenai fenomena ayam kampus, Jumat  (1/2/2012).Kondisi itulah yang,  menurutnya, membuat para pendidik sulit untuk melakukan penyuluhan atau  konseling.Untuk mengantisipasi  munculnya fenomena ayam kampus, UII Yogyakarta Bachnas mengaku selalu berupaya  melakukan penyuluhan baik dalam kegiatan formal maupun informal. Bahkan,  pencegahan tersebut telah dilakukan sejak dini terhadap mahasiswa  baru.&quot;Kami selalu  memberikan penyuluhan mengenai norma-norma kehidupan baik secara terjadwal  maupun dosen. Mahasiswa baru UII akan mendapatkan pola pengembangan mahasiswa,  perangkat disiplin mahasiswa, pendidikan keagamaan, dan pesantren. Ini  berlangsung setiap tahap, bahkan hingga KKN. Selain upaya formal, kami pun  memberitahukan kepada dosen untuk menyampaikan norma kehidupan saat mengajar,&quot;  papar.</content:encoded></item></channel></rss>
