<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Mahasiswa Mau Jadi &quot;Ayam Kampus&quot;?   </title><description>Terdapat  sejumlah alasan mengapa seorang mahasiswa memutuskan menjadi  &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo;.  Mulai dari pemenuhan kebutuhan ekonomi hingga  permasalahan keluarga.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755422/kenapa-mahasiswa-mau-jadi-ayam-kampus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755422/kenapa-mahasiswa-mau-jadi-ayam-kampus"/><item><title>Kenapa Mahasiswa Mau Jadi &quot;Ayam Kampus&quot;?   </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755422/kenapa-mahasiswa-mau-jadi-ayam-kampus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/01/373/755422/kenapa-mahasiswa-mau-jadi-ayam-kampus</guid><pubDate>Jum'at 01 Februari 2013 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Margaret Puspitarini</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/01/373/755422/ATkbWlfBmn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi : juice images</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/01/373/755422/ATkbWlfBmn.jpg</image><title>Ilustrasi : juice images</title></images><description>JAKARTA - Terdapat  sejumlah alasan mengapa seorang mahasiswa memutuskan menjadi &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo;.  Mulai dari pemenuhan kebutuhan ekonomi hingga permasalahan keluarga.
&amp;nbsp;
Johannes menyebutkan,  hal tersebut terungkap berdasarkan hasil penelitian skripsi yang dilakukan oleh  para mahasiswanya. &quot;Beberapa mahasiswa saya menyebutkan, mahasiswa yang  merupakan &amp;lsquo;ayam kampus&amp;rsquo; memberikan alasan klasik, yaitu broken home,  putus cinta, maupun alasan ekonomi,&quot; ujar Sosiolog asal Universitas Indonesia  (UI) Johannes Frederick Warouw, ketika dihubungi Okezone, Jumat  (1/2/2013).
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan,  meskipun keberadaan &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo; merupakan realita yang ada di masyarakat,  secara ilmiah hal tersebut sulit dibuktikan kebenarannya. Pihak kampus tidak  bisa asal menuduh mahasiswa yang sering berdandan ke kampus adalah &amp;ldquo;ayam  kampus&amp;rdquo;.
&amp;nbsp;
&quot;Secara ilmiah tidak  bisa dibuktikan kebenaran akan keberadaan &amp;lsquo;ayam kampus&amp;rsquo; di kalangan mahasiswa.  Kecuali mereka tertangkap basah sedang melakukan transaksi. Tapi biasanya  antarmahasiswa mengetahui teman-teman mereka yang memang &amp;lsquo;ayam kampus&amp;rsquo;,&quot;  ungkapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Terdapat  sejumlah alasan mengapa seorang mahasiswa memutuskan menjadi &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo;.  Mulai dari pemenuhan kebutuhan ekonomi hingga permasalahan keluarga.
&amp;nbsp;
Johannes menyebutkan,  hal tersebut terungkap berdasarkan hasil penelitian skripsi yang dilakukan oleh  para mahasiswanya. &quot;Beberapa mahasiswa saya menyebutkan, mahasiswa yang  merupakan &amp;lsquo;ayam kampus&amp;rsquo; memberikan alasan klasik, yaitu broken home,  putus cinta, maupun alasan ekonomi,&quot; ujar Sosiolog asal Universitas Indonesia  (UI) Johannes Frederick Warouw, ketika dihubungi Okezone, Jumat  (1/2/2013).
&amp;nbsp;
Dia menjelaskan,  meskipun keberadaan &amp;ldquo;ayam kampus&amp;rdquo; merupakan realita yang ada di masyarakat,  secara ilmiah hal tersebut sulit dibuktikan kebenarannya. Pihak kampus tidak  bisa asal menuduh mahasiswa yang sering berdandan ke kampus adalah &amp;ldquo;ayam  kampus&amp;rdquo;.
&amp;nbsp;
&quot;Secara ilmiah tidak  bisa dibuktikan kebenaran akan keberadaan &amp;lsquo;ayam kampus&amp;rsquo; di kalangan mahasiswa.  Kecuali mereka tertangkap basah sedang melakukan transaksi. Tapi biasanya  antarmahasiswa mengetahui teman-teman mereka yang memang &amp;lsquo;ayam kampus&amp;rsquo;,&quot;  ungkapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
