<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pertemuan Prabowo-Hatta Sinyal Koalisi Pilpres</title><description>Politikus Partai Gerindra Martin Hutabarat menegaskan bahwa pertemuan  Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum  Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa semalam, sebatas silahturahmi  biasa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/04/339/756310/pertemuan-prabowo-hatta-sinyal-koalisi-pilpres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/04/339/756310/pertemuan-prabowo-hatta-sinyal-koalisi-pilpres"/><item><title>Pertemuan Prabowo-Hatta Sinyal Koalisi Pilpres</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/04/339/756310/pertemuan-prabowo-hatta-sinyal-koalisi-pilpres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/04/339/756310/pertemuan-prabowo-hatta-sinyal-koalisi-pilpres</guid><pubDate>Senin 04 Februari 2013 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Fatimah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/04/339/756310/iasssHq47X.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Perekonomian Hatta Rajasa (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/04/339/756310/iasssHq47X.jpg</image><title>Menko Perekonomian Hatta Rajasa (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Martin Hutabarat menegaskan bahwa pertemuan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa semalam, sebatas silahturahmi biasa.Namun, Martin tak menampik kemungkinan pertemuan kedua nantinya bisa membawa koalisi di antara kedua partai persiapan Pemilihan Presdien 2014 mendatang.&quot;Namun tidak tertutup kemungkinan Gerindra dan PAN membangun aliansi strategis ke depan melihat platform politik kedua partai ini hampir sama, yakni sama-sama partai terbuka, berideologi Pancasila dan sama-sama memperjuangkan perubahan kedepan,&quot; ujar Martin dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (4/2/2013).Terlebih, lanjut Martin, kombinasi capres yang berasal dari Jawa dan non Jawa masih berlaku hingga saat ini. Sebagaimana diketahui, Hatta Rajasa berasal dari Palembang Sumatera Selatan sementara Prabowo Subianto berasal dari keturunan suku Jawa.&quot;Namun sekali lagi, pemilu masih lama, masih terbuka banyak peluang dan opsi-opso yang lain. Sehingga lebih tepat mamaknai kunjungan tersebut sebagai silaturahmi dari dua teman yang bersahabat lama yang merajut komunikasinya lebih intensif kedepan,&quot; tutur anggota Komisi III DPR ini.Lebih lanjut Martin mengatakan, bahwa saat ini kedua partai masih harus memacu diri agar lolos dari ambang batas, dan menjaga agar kader tak sampai tertangkap kasus korupsi seperti musibah yang dialami oleh mantan Presiden PKS baru-baru ini.</description><content:encoded>JAKARTA - Politikus Partai Gerindra Martin Hutabarat menegaskan bahwa pertemuan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Rajasa semalam, sebatas silahturahmi biasa.Namun, Martin tak menampik kemungkinan pertemuan kedua nantinya bisa membawa koalisi di antara kedua partai persiapan Pemilihan Presdien 2014 mendatang.&quot;Namun tidak tertutup kemungkinan Gerindra dan PAN membangun aliansi strategis ke depan melihat platform politik kedua partai ini hampir sama, yakni sama-sama partai terbuka, berideologi Pancasila dan sama-sama memperjuangkan perubahan kedepan,&quot; ujar Martin dalam pesan singkatnya kepada wartawan, Senin (4/2/2013).Terlebih, lanjut Martin, kombinasi capres yang berasal dari Jawa dan non Jawa masih berlaku hingga saat ini. Sebagaimana diketahui, Hatta Rajasa berasal dari Palembang Sumatera Selatan sementara Prabowo Subianto berasal dari keturunan suku Jawa.&quot;Namun sekali lagi, pemilu masih lama, masih terbuka banyak peluang dan opsi-opso yang lain. Sehingga lebih tepat mamaknai kunjungan tersebut sebagai silaturahmi dari dua teman yang bersahabat lama yang merajut komunikasinya lebih intensif kedepan,&quot; tutur anggota Komisi III DPR ini.Lebih lanjut Martin mengatakan, bahwa saat ini kedua partai masih harus memacu diri agar lolos dari ambang batas, dan menjaga agar kader tak sampai tertangkap kasus korupsi seperti musibah yang dialami oleh mantan Presiden PKS baru-baru ini.</content:encoded></item></channel></rss>
