<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Maharani Minta Maaf ke Keluarga, Kampus Moestopo dan Masyarakat</title><description>Maharani Suciono (19), mahasiswi semester satu Universitas Moestopo  Beragama menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak yang  merasa dirugikan atas kasus yang menderanya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/05/339/757305/maharani-minta-maaf-ke-keluarga-kampus-moestopo-dan-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/05/339/757305/maharani-minta-maaf-ke-keluarga-kampus-moestopo-dan-masyarakat"/><item><title> Maharani Minta Maaf ke Keluarga, Kampus Moestopo dan Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/05/339/757305/maharani-minta-maaf-ke-keluarga-kampus-moestopo-dan-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/05/339/757305/maharani-minta-maaf-ke-keluarga-kampus-moestopo-dan-masyarakat</guid><pubDate>Selasa 05 Februari 2013 22:27 WIB</pubDate><dc:creator>Dony Aprian</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/05/339/757305/UveLmrLYYJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Maharani Suciono (Foto: Heru Haryono/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/05/339/757305/UveLmrLYYJ.jpg</image><title>Maharani Suciono (Foto: Heru Haryono/Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Maharani Suciono (19), mahasiswi semester satu Universitas Moestopo Beragama menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak yang merasa dirugikan atas kasus yang menderanya. Gadis belia berparas cantik ini sebelumnya dicokok oleh KPK&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Rani ingin minta maaf kepada ibunda, karena dengan dilibatkannya Rani mengganggu psikologis ibunda. Rani juga meminta maaf kepada pihak kampus, musibah ini merusak nama baik kampus saya,&quot; kata Rani dalam jumpa pers kepada di Hotel Nalendra, Jalan Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (5/2/2013) malam.Selain itu Rani juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya kaum wanita di seluruh Indonesia atas kasus yang telah membuat heboh tersebut. &quot;Kepada&amp;nbsp; pihak Moestopo, Pengurus RT/RW, dan Jalan Batu Ampar (Condet, Jaktim). Dan kepada masyarakat Indonesia masyarakat indonesia, khususnya kaum perempuan di seluruh Indonesia,&quot; pungkasnya. Perlu diketahui sebelum jumpa pers ibunda Rani menitipkan sepucuk surat. Surat tersebut berisikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan Rani selama ini. Surat itu kemudian dibacakan oleh kuasa hukum Maharani Suciono, Wisnu Wardhana.&quot;Subhanallah, saya sebagai ibunda Maharani. Saya kaget, syok, dan kecewa atas kejadian ini. Untuk itu saya meminta maaf, khususnya kepada pihak Moestopo. Pengurus RT, RW, dan Jalan Batu Ampar, dan kepada masyarakat Indonesia,&quot; kata Wisnu menegaskan.</description><content:encoded>JAKARTA - Maharani Suciono (19), mahasiswi semester satu Universitas Moestopo Beragama menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak yang merasa dirugikan atas kasus yang menderanya. Gadis belia berparas cantik ini sebelumnya dicokok oleh KPK&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &quot;Rani ingin minta maaf kepada ibunda, karena dengan dilibatkannya Rani mengganggu psikologis ibunda. Rani juga meminta maaf kepada pihak kampus, musibah ini merusak nama baik kampus saya,&quot; kata Rani dalam jumpa pers kepada di Hotel Nalendra, Jalan Kebon Nanas, Jakarta Timur, Selasa (5/2/2013) malam.Selain itu Rani juga meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya kaum wanita di seluruh Indonesia atas kasus yang telah membuat heboh tersebut. &quot;Kepada&amp;nbsp; pihak Moestopo, Pengurus RT/RW, dan Jalan Batu Ampar (Condet, Jaktim). Dan kepada masyarakat Indonesia masyarakat indonesia, khususnya kaum perempuan di seluruh Indonesia,&quot; pungkasnya. Perlu diketahui sebelum jumpa pers ibunda Rani menitipkan sepucuk surat. Surat tersebut berisikan permohonan maaf kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan atas pemberitaan Rani selama ini. Surat itu kemudian dibacakan oleh kuasa hukum Maharani Suciono, Wisnu Wardhana.&quot;Subhanallah, saya sebagai ibunda Maharani. Saya kaget, syok, dan kecewa atas kejadian ini. Untuk itu saya meminta maaf, khususnya kepada pihak Moestopo. Pengurus RT, RW, dan Jalan Batu Ampar, dan kepada masyarakat Indonesia,&quot; kata Wisnu menegaskan.</content:encoded></item></channel></rss>
