<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sudah Sejak Lama DPR Minta Impor Daging Sapi Dihentikan</title><description>Kasus suap impor daging sapi mendadak heboh, usai penetapan mantan  Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq sebagai  tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/07/339/758174/sudah-sejak-lama-dpr-minta-impor-daging-sapi-dihentikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/07/339/758174/sudah-sejak-lama-dpr-minta-impor-daging-sapi-dihentikan"/><item><title>Sudah Sejak Lama DPR Minta Impor Daging Sapi Dihentikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/07/339/758174/sudah-sejak-lama-dpr-minta-impor-daging-sapi-dihentikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/07/339/758174/sudah-sejak-lama-dpr-minta-impor-daging-sapi-dihentikan</guid><pubDate>Kamis 07 Februari 2013 12:32 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/07/339/758174/qksRcDSeHx.jpg" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/07/339/758174/qksRcDSeHx.jpg</image><title></title></images><description>JAKARTA - Kasus suap impor daging sapi mendadak heboh, usai penetapan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
&amp;nbsp;
Menurut anggota Komisi IV yang membidangi Pertanian dan Kehutanan, Firman Soebagyo, pihaknya sudah secara prosedural menanyakan kepada pemerintah perihal impor daging sapi yang saat ini sedang ramai dibicarakan.
&amp;nbsp;
&quot;DPR sudah lama minta setop untuk mendukung swasembada,&quot; ungkap Firman kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (7/2/2013).
&amp;nbsp;
Menurutnya, DPR mau tidak mau harus membuka kembali regulasi yang saat ini sudah berjalan. &quot;Komisi IV sedang mulai Revisi Undang-Undang Nakeswan (Peternakan dan Kesehatan Hewan). Supaya bisa memperluas gerak langkah peternak lokal,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Politisi Golkar ini menyatakan, masalah yang dialami oleh peternak sapi di Indonesia saat ini adalah soal bibit yang sulit. &quot;Agar kita tidak bergantung pada dua negara impor sapi terbesar, yakni Australia dan New Zealand,&quot; tutupnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Kasus suap impor daging sapi mendadak heboh, usai penetapan mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.
&amp;nbsp;
Menurut anggota Komisi IV yang membidangi Pertanian dan Kehutanan, Firman Soebagyo, pihaknya sudah secara prosedural menanyakan kepada pemerintah perihal impor daging sapi yang saat ini sedang ramai dibicarakan.
&amp;nbsp;
&quot;DPR sudah lama minta setop untuk mendukung swasembada,&quot; ungkap Firman kepada wartawan di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (7/2/2013).
&amp;nbsp;
Menurutnya, DPR mau tidak mau harus membuka kembali regulasi yang saat ini sudah berjalan. &quot;Komisi IV sedang mulai Revisi Undang-Undang Nakeswan (Peternakan dan Kesehatan Hewan). Supaya bisa memperluas gerak langkah peternak lokal,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Politisi Golkar ini menyatakan, masalah yang dialami oleh peternak sapi di Indonesia saat ini adalah soal bibit yang sulit. &quot;Agar kita tidak bergantung pada dua negara impor sapi terbesar, yakni Australia dan New Zealand,&quot; tutupnya.</content:encoded></item></channel></rss>
