<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pengamat: Faksi Anas dan Cikeas Semakin Jelas</title><description>Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tentang pengambilalihan Partai Demokrat dari Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dinilai semakin memperjelas adanya faksi antara kubu Anas dan Cikeas.

&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/10/339/759433/pengamat-faksi-anas-dan-cikeas-semakin-jelas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/10/339/759433/pengamat-faksi-anas-dan-cikeas-semakin-jelas"/><item><title>Pengamat: Faksi Anas dan Cikeas Semakin Jelas</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/10/339/759433/pengamat-faksi-anas-dan-cikeas-semakin-jelas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/10/339/759433/pengamat-faksi-anas-dan-cikeas-semakin-jelas</guid><pubDate>Minggu 10 Februari 2013 06:04 WIB</pubDate><dc:creator></dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/10/339/759433/Uq0QkHXABG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Anas Urbaningrum usai diperiksa penyidik KPK (Foto: Heru/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/10/339/759433/Uq0QkHXABG.jpg</image><title>Anas Urbaningrum usai diperiksa penyidik KPK (Foto: Heru/Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tentang pengambilalihan Partai Demokrat dari Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dinilai semakin memperjelas adanya faksi antara kubu Anas dan Cikeas.Pengamat politik Charta Politica, Yunarto Wijaya, menilai, pernyataan SBY tidak tegas dan mengambang. Hal itu menimbulkan multitafsir bagi loyalis Anas dan loyalis SBY yang dikenal sebagai kubu Cikeas.&amp;ldquo;Semakin jelas adanya faksi antara kubu Anas dan Cikeas,&amp;rdquo; kata Yunarto saat berbincang dengan Okezone, Sabtu 9 Februari malam.Menurutnya, faksi pada pucuk pimpinan itu berdampak pada pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat.&amp;ldquo;DPD dan DPC akan terbebani dengan pernyataan yang tidak tegas itu. Rata-rata di daerah itu kan loyalis Anas. Kalau penyelamatan partai multitafsir seperti itu bukan tidak mungkin akan terjadi perlawanan,&amp;rdquo; imbuhnya.Permasalahan korupsi tidak hanya mendera Partai Demokrat namun juga partai-partai lain. Menurut Yunarto, partai lain menyikapi permasalahan itu dengan meningkatkan soliditas, namun pada partai berlambang bintang mercy itu malah terjadi perpecahan di tingkat elite.&amp;ldquo;Korupsi itu kan masalah semua partai, bedanya partai lain bisa semakin solid, namun di Partai Demokrat justru menjadi ajang saling menjatuhkan,&amp;rdquo; tambahnya.
Yunarto juga mengatakan, pidato SBY tentang penyelamatan Partai Demokrat pada Jumat 8 Februari di kediamanya di Puri Cikeas, juga dinilai tidak akan mendongkrak elektabilitas partai.&amp;ldquo;Pidato itu menunjukkan betapa Demokrat itu milik SBY, tak lebih dari sebuah fans club saja. Elektabilitas tidak akan terdongkrak dengan pidato itu,&amp;rdquo; tegasnya.&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA- Pernyataan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), tentang pengambilalihan Partai Demokrat dari Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, dinilai semakin memperjelas adanya faksi antara kubu Anas dan Cikeas.Pengamat politik Charta Politica, Yunarto Wijaya, menilai, pernyataan SBY tidak tegas dan mengambang. Hal itu menimbulkan multitafsir bagi loyalis Anas dan loyalis SBY yang dikenal sebagai kubu Cikeas.&amp;ldquo;Semakin jelas adanya faksi antara kubu Anas dan Cikeas,&amp;rdquo; kata Yunarto saat berbincang dengan Okezone, Sabtu 9 Februari malam.Menurutnya, faksi pada pucuk pimpinan itu berdampak pada pengurus DPD dan DPC Partai Demokrat.&amp;ldquo;DPD dan DPC akan terbebani dengan pernyataan yang tidak tegas itu. Rata-rata di daerah itu kan loyalis Anas. Kalau penyelamatan partai multitafsir seperti itu bukan tidak mungkin akan terjadi perlawanan,&amp;rdquo; imbuhnya.Permasalahan korupsi tidak hanya mendera Partai Demokrat namun juga partai-partai lain. Menurut Yunarto, partai lain menyikapi permasalahan itu dengan meningkatkan soliditas, namun pada partai berlambang bintang mercy itu malah terjadi perpecahan di tingkat elite.&amp;ldquo;Korupsi itu kan masalah semua partai, bedanya partai lain bisa semakin solid, namun di Partai Demokrat justru menjadi ajang saling menjatuhkan,&amp;rdquo; tambahnya.
Yunarto juga mengatakan, pidato SBY tentang penyelamatan Partai Demokrat pada Jumat 8 Februari di kediamanya di Puri Cikeas, juga dinilai tidak akan mendongkrak elektabilitas partai.&amp;ldquo;Pidato itu menunjukkan betapa Demokrat itu milik SBY, tak lebih dari sebuah fans club saja. Elektabilitas tidak akan terdongkrak dengan pidato itu,&amp;rdquo; tegasnya.&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
