<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cari Pengganti Dewa Ruci, RI Pelajari Kapal Spanyol   </title><description>Mengenai proses penggantian kapal Dewa Ruci,  Indonesia tengah  mempelajari dua perusahaan kapal dari Spanyol dan Polandia.  Indonesia  mengakui kapal yang ditawarkan dua negara itu berasal dari perusahaan   yang bagus.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/13/411/761227/cari-pengganti-dewa-ruci-ri-pelajari-kapal-spanyol</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/13/411/761227/cari-pengganti-dewa-ruci-ri-pelajari-kapal-spanyol"/><item><title>Cari Pengganti Dewa Ruci, RI Pelajari Kapal Spanyol   </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/13/411/761227/cari-pengganti-dewa-ruci-ri-pelajari-kapal-spanyol</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/13/411/761227/cari-pengganti-dewa-ruci-ri-pelajari-kapal-spanyol</guid><pubDate>Rabu 13 Februari 2013 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Aulia Akbar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/13/411/761227/kgkZW5hlU1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto : Menhan RI Purnomo Yusgiantoro (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/13/411/761227/kgkZW5hlU1.jpg</image><title>Foto : Menhan RI Purnomo Yusgiantoro (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mengenai proses penggantian kapal Dewa Ruci,  Indonesia tengah mempelajari dua perusahaan kapal dari Spanyol dan Polandia.  Indonesia mengakui kapal yang ditawarkan dua negara itu berasal dari perusahaan  yang bagus.
&amp;nbsp;
&quot;Saat ini, Kementerian Pertahanan RI mempelajari dua kapal  dari dua perusahaan yaitu dari perusahaan Spanyol dan Polandia. Kami sudah  mengunjungi perusahaan itu untuk mengetahui kapasitasnya,&quot; ujar Kepala Badan  Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Mayor Jenderal Ediwan Prabowo,  di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Dalam waktu dekat, akan ada evaluasi ulang untuk menentukan  siapa pemenangnya. Dua perusahaan itu adalah perusahaan yang sangat baik,&quot;  imbuhnya.
&amp;nbsp;
Bersamaan dengan itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro  juga berpendapat bahwa Pemerintah RI masih bernegosiasi dengan pemerintah  negara-negara pemilik perusahaan kapal tersebut. Pemerintah negara yang  bersangkutan juga tetap mengurus administrasi tender kapal itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kita harus mengikut regulasi pemerintah untuk memproses  lelang itu. Kami di pemerintahan selalu berhadapan dengan masalah-masalah  administrasi dan lainnya,&quot; ujar Purnomo.</description><content:encoded>JAKARTA - Mengenai proses penggantian kapal Dewa Ruci,  Indonesia tengah mempelajari dua perusahaan kapal dari Spanyol dan Polandia.  Indonesia mengakui kapal yang ditawarkan dua negara itu berasal dari perusahaan  yang bagus.
&amp;nbsp;
&quot;Saat ini, Kementerian Pertahanan RI mempelajari dua kapal  dari dua perusahaan yaitu dari perusahaan Spanyol dan Polandia. Kami sudah  mengunjungi perusahaan itu untuk mengetahui kapasitasnya,&quot; ujar Kepala Badan  Perencanaan Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Mayor Jenderal Ediwan Prabowo,  di Kementerian Pertahanan RI, Jakarta, Rabu (13/2/2013).
&amp;nbsp;
&quot;Dalam waktu dekat, akan ada evaluasi ulang untuk menentukan  siapa pemenangnya. Dua perusahaan itu adalah perusahaan yang sangat baik,&quot;  imbuhnya.
&amp;nbsp;
Bersamaan dengan itu, Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro  juga berpendapat bahwa Pemerintah RI masih bernegosiasi dengan pemerintah  negara-negara pemilik perusahaan kapal tersebut. Pemerintah negara yang  bersangkutan juga tetap mengurus administrasi tender kapal itu.
&amp;nbsp;
&quot;Kita harus mengikut regulasi pemerintah untuk memproses  lelang itu. Kami di pemerintahan selalu berhadapan dengan masalah-masalah  administrasi dan lainnya,&quot; ujar Purnomo.</content:encoded></item></channel></rss>
