<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demokrat: Ibas Tidak Gantikan Anas</title><description>Dengan tegas Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan  kemunduran Ibas dari anggota Komisi I DPR bukan untuk menggantikan Anas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/14/339/761725/demokrat-ibas-tidak-gantikan-anas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/14/339/761725/demokrat-ibas-tidak-gantikan-anas"/><item><title>Demokrat: Ibas Tidak Gantikan Anas</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/14/339/761725/demokrat-ibas-tidak-gantikan-anas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/14/339/761725/demokrat-ibas-tidak-gantikan-anas</guid><pubDate>Kamis 14 Februari 2013 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fiddy Anggriawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/14/339/761725/vuyJaHHq5j.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ibas dan Aliya saat melangsungkan akad nikah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/14/339/761725/vuyJaHHq5j.jpg</image><title>Ibas dan Aliya saat melangsungkan akad nikah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Mundurnya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dari keanggotaanya di Komisi I DPR menuai banyak pertanyaan. Salah satunya, apakah ini rencana untuk menjadikan Ibas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum?
&amp;nbsp;
Namun, dengan tegas Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan kemunduranya dari anggota Komisi I DPR bukan untuk menggantikan Anas.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak. Saya minta tolong beri ruang ke Partai Demokrat. Kami harap media bisa bantu kami, beri ruang untuk tingkatkan elektabilitas partai kami dulu,&quot; kata Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
&amp;nbsp;
Nurhayati menambahkan, Ibas merupakan sosok yang rajin dan selalu melaksanakan tugas-tugasnya sebagai anggota dewan dengan baik. Dia pun merasa kehilangan sosok Ibas yang memutuskan untuk mundur.
&amp;nbsp;
&quot;Kami masih butuh pemikiran dia. Tapi ini pilihan, karena ini sekarang masa sulit kita di Partai Demokrat. Dia Sekjen harus menyiapkan langkah-langkah partai,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Sementara terkait Penggantinya Antar Waktu (PAW) untuk mengganti posisi Ibas di Komisi I DPR, Nurhayati mengatakan belum mengetahui. &quot;Nanti kita akan lihat, karena kan harus yang nomor dua. Saya belum lihat,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Saat dikonfirmasi apakah mundurnya Ibas untuk konsentrasi pada kasus hukum yang diduga melibatkan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum. Dia pun menyangkalnya.
&amp;nbsp;
&quot;Sama sekali tidak. Saya minta ke media supaya tidak perlu mencari-cari kesalahan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Mundurnya Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) dari keanggotaanya di Komisi I DPR menuai banyak pertanyaan. Salah satunya, apakah ini rencana untuk menjadikan Ibas sebagai Ketua Umum Partai Demokrat menggantikan Anas Urbaningrum?
&amp;nbsp;
Namun, dengan tegas Ketua Fraksi Demokrat Nurhayati Ali Assegaf mengatakan kemunduranya dari anggota Komisi I DPR bukan untuk menggantikan Anas.
&amp;nbsp;
&quot;Tidak. Saya minta tolong beri ruang ke Partai Demokrat. Kami harap media bisa bantu kami, beri ruang untuk tingkatkan elektabilitas partai kami dulu,&quot; kata Nurhayati di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (14/2/2013).
&amp;nbsp;
Nurhayati menambahkan, Ibas merupakan sosok yang rajin dan selalu melaksanakan tugas-tugasnya sebagai anggota dewan dengan baik. Dia pun merasa kehilangan sosok Ibas yang memutuskan untuk mundur.
&amp;nbsp;
&quot;Kami masih butuh pemikiran dia. Tapi ini pilihan, karena ini sekarang masa sulit kita di Partai Demokrat. Dia Sekjen harus menyiapkan langkah-langkah partai,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Sementara terkait Penggantinya Antar Waktu (PAW) untuk mengganti posisi Ibas di Komisi I DPR, Nurhayati mengatakan belum mengetahui. &quot;Nanti kita akan lihat, karena kan harus yang nomor dua. Saya belum lihat,&quot; sambungnya.
&amp;nbsp;
Saat dikonfirmasi apakah mundurnya Ibas untuk konsentrasi pada kasus hukum yang diduga melibatkan Ketua Umum Demokrat Anas Urbaningrum. Dia pun menyangkalnya.
&amp;nbsp;
&quot;Sama sekali tidak. Saya minta ke media supaya tidak perlu mencari-cari kesalahan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
