<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ical Diminta Tak Berlindung di Bawah Bayang-Bayang Setgab</title><description>Petinggi Demokrat meminta Ical untuk segera menuntaskan ganti rugi untuk korban lumpur Lapindo. Ical diminta untuk tidak berlindung di bawah bayang-bayang Setgab Koalisi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/15/339/762393/ical-diminta-tak-berlindung-di-bawah-bayang-bayang-setgab</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/15/339/762393/ical-diminta-tak-berlindung-di-bawah-bayang-bayang-setgab"/><item><title>Ical Diminta Tak Berlindung di Bawah Bayang-Bayang Setgab</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/15/339/762393/ical-diminta-tak-berlindung-di-bawah-bayang-bayang-setgab</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/15/339/762393/ical-diminta-tak-berlindung-di-bawah-bayang-bayang-setgab</guid><pubDate>Jum'at 15 Februari 2013 15:29 WIB</pubDate><dc:creator>Tegar Arief Fadly</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/15/339/762393/jhVPVW0xnd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aburiiza Bakrie (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/15/339/762393/jhVPVW0xnd.jpg</image><title>Aburiiza Bakrie (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bencana lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur untuk segera menuntaskan ganti rugi bagi korban luapan lumpur.Tidak sedikit pihak yang menduga bahwa pernyataan tersebut sebagai sindiran bagi pemilik perusahaan yang sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical). Pasalnya, sampai saat ini masih banyak korban yang belum menerima ganti rugi akibat bencana tersebut.&quot;Pak SBY mengingatkan kewajiban yang harus dipenuhi Lapindo. Siapa pun rakyat Indonesia sudah gemas atas proses Lapindo bertele-tele gitu. Kasihan rakyat seperti diombang-ambing dalam ketakpastian Lapindo,&quot; kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (15/2/2013).Namun Ramadhan menegaskan bahwa pernyataan SBY itu sama sekali tidak berkaitan dengan posisi Ical sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang juga anggota Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi.&quot;Penuhi kewajiban Lapindo. Itu saja. Karena Golkar bagian dari pemerintahan koalisi, elok lah jaga wibawa dan marwah pemerintahan SBY,&quot; sambungnya.Hanya saja, kata dia, akan lebih baik apabila pemberian ganti rugi itu segera dituntaskan. Jika tidak segera menuntaskan tanggung jawab pemberian ganti rugi itu, maka Ical seolah berlindung di bawah payung Setgab koalisi.&quot;Kewajiban sendiri hendaknya jangan berlindung di balik pemerintah. Pak Ical harus turun tangan dan cepat merespons. Ikan sepat, ikan lele, kalau bisa cepat ngapain bertele-tele,&quot; tegas Ramadhan.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengingatkan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas bencana lumpur Lapindo di Sidoarjo, Jawa Timur untuk segera menuntaskan ganti rugi bagi korban luapan lumpur.Tidak sedikit pihak yang menduga bahwa pernyataan tersebut sebagai sindiran bagi pemilik perusahaan yang sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical). Pasalnya, sampai saat ini masih banyak korban yang belum menerima ganti rugi akibat bencana tersebut.&quot;Pak SBY mengingatkan kewajiban yang harus dipenuhi Lapindo. Siapa pun rakyat Indonesia sudah gemas atas proses Lapindo bertele-tele gitu. Kasihan rakyat seperti diombang-ambing dalam ketakpastian Lapindo,&quot; kata Wakil Sekjen Partai Demokrat Ramadhan Pohan saat dihubungi wartawan di Jakarta, Jumat (15/2/2013).Namun Ramadhan menegaskan bahwa pernyataan SBY itu sama sekali tidak berkaitan dengan posisi Ical sebagai Ketua Umum Partai Golkar yang juga anggota Sekretariat Gabungan (Setgab) Koalisi.&quot;Penuhi kewajiban Lapindo. Itu saja. Karena Golkar bagian dari pemerintahan koalisi, elok lah jaga wibawa dan marwah pemerintahan SBY,&quot; sambungnya.Hanya saja, kata dia, akan lebih baik apabila pemberian ganti rugi itu segera dituntaskan. Jika tidak segera menuntaskan tanggung jawab pemberian ganti rugi itu, maka Ical seolah berlindung di bawah payung Setgab koalisi.&quot;Kewajiban sendiri hendaknya jangan berlindung di balik pemerintah. Pak Ical harus turun tangan dan cepat merespons. Ikan sepat, ikan lele, kalau bisa cepat ngapain bertele-tele,&quot; tegas Ramadhan.</content:encoded></item></channel></rss>
