<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kronologis Penjemputan Paksa Anand Krishna   </title><description>Kini, yang bersangkutan sudah diterbangkan menuju  Jakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/16/337/762791/kronologis-penjemputan-paksa-anand-krishna</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/16/337/762791/kronologis-penjemputan-paksa-anand-krishna"/><item><title>Kronologis Penjemputan Paksa Anand Krishna   </title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/16/337/762791/kronologis-penjemputan-paksa-anand-krishna</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/16/337/762791/kronologis-penjemputan-paksa-anand-krishna</guid><pubDate>Sabtu 16 Februari 2013 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rizka Diputra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/16/337/762791/8bksGQ4aOl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Spiritualis Anand Khrisna saat sidang perdana (foto: Heru)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/16/337/762791/8bksGQ4aOl.jpg</image><title>Spiritualis Anand Khrisna saat sidang perdana (foto: Heru)</title></images><description>JAKARTA - Pemimpin  spiritual lintas agama, Anand Krishna dijemput paksa tim gabungan Kejaksaan dan  aparat kepolisian Polda Bali. Kini, yang bersangkutan sudah diterbangkan menuju  Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Pelaksanaan (eksekusi) mulai pukul  08.00 Wita tim Jaksa eksekutor dari Kejari Jaksel dengan dibantu tim dari Kejati  Bali, Kejari Denpasar dan Kejari Gianyar dengan dibantu petugas kepolisian dari  Polda Bali dan Polres Gianyar sebanyak lebih kurang 50 personel masuk ke dalam  areal Anand Ashram,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi dalam  siaran pers, Sabtu (16/2/2013).
&amp;nbsp;
Untung menjelaskan, di dalam area  komunitas Anand Ashram sudah menunggu sekira 50 orang massa pendukung Anand  Krishna yang dipimpin Ketua Komunitas Pecinta Anand Krishna, Sayoga dan putera  Prashant. 
&amp;nbsp;
&quot;Sempat terjadi adu mulut dan dorong  mendorong karena yang bersangkutan tidak mau dieksekusi. Tapi kemudian datang  pendeta Banjar Ubud yang menengahi dan akhirnya yang bersangkutan bersedia  dibawa ke Polda Bali,&quot; papar Untung. 
&amp;nbsp;
Selanjutnya lanjut Untung,  perdebatan hebat masih terjadi di Mapolda Bali.  Kedua belah pihak saling adu alasan, namun kemudian diputuskan untuk tetap  dibawa ke Jakarta melalui Bandara Ngurah Rai,  Bali.
&amp;nbsp;
&quot;Sementara ini tim dan terpidana  dengan pengawalan Polda Bali perjalanan ke  Bandara &amp;Ntilde;gurah Rai Bali. Berhasil dibawa dari Ashram (tempat kediaman terpidana)  sekitar pukul 11.00 Wita. Sampai di Polda Bali sekitar pukul 12.00 Wita dan  berangkat dari Polda Bali sekitar pukul 14.00  Wita menuju Bandara Ngurah Rai,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemimpin  spiritual lintas agama, Anand Krishna dijemput paksa tim gabungan Kejaksaan dan  aparat kepolisian Polda Bali. Kini, yang bersangkutan sudah diterbangkan menuju  Jakarta.
&amp;nbsp;
&quot;Pelaksanaan (eksekusi) mulai pukul  08.00 Wita tim Jaksa eksekutor dari Kejari Jaksel dengan dibantu tim dari Kejati  Bali, Kejari Denpasar dan Kejari Gianyar dengan dibantu petugas kepolisian dari  Polda Bali dan Polres Gianyar sebanyak lebih kurang 50 personel masuk ke dalam  areal Anand Ashram,&quot; kata Kapuspenkum Kejagung, Setia Untung Arimuladi dalam  siaran pers, Sabtu (16/2/2013).
&amp;nbsp;
Untung menjelaskan, di dalam area  komunitas Anand Ashram sudah menunggu sekira 50 orang massa pendukung Anand  Krishna yang dipimpin Ketua Komunitas Pecinta Anand Krishna, Sayoga dan putera  Prashant. 
&amp;nbsp;
&quot;Sempat terjadi adu mulut dan dorong  mendorong karena yang bersangkutan tidak mau dieksekusi. Tapi kemudian datang  pendeta Banjar Ubud yang menengahi dan akhirnya yang bersangkutan bersedia  dibawa ke Polda Bali,&quot; papar Untung. 
&amp;nbsp;
Selanjutnya lanjut Untung,  perdebatan hebat masih terjadi di Mapolda Bali.  Kedua belah pihak saling adu alasan, namun kemudian diputuskan untuk tetap  dibawa ke Jakarta melalui Bandara Ngurah Rai,  Bali.
&amp;nbsp;
&quot;Sementara ini tim dan terpidana  dengan pengawalan Polda Bali perjalanan ke  Bandara &amp;Ntilde;gurah Rai Bali. Berhasil dibawa dari Ashram (tempat kediaman terpidana)  sekitar pukul 11.00 Wita. Sampai di Polda Bali sekitar pukul 12.00 Wita dan  berangkat dari Polda Bali sekitar pukul 14.00  Wita menuju Bandara Ngurah Rai,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
