<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terseret Banjir, 2 Remaja Meninggal Dunia</title><description>Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Jambi dan Kabupaten  Muara Jambi, sejak Kamis 14 Februari lalu, hingga kini belum juga reda.  </description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/16/340/762907/terseret-banjir-2-remaja-meninggal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/16/340/762907/terseret-banjir-2-remaja-meninggal-dunia"/><item><title>Terseret Banjir, 2 Remaja Meninggal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/16/340/762907/terseret-banjir-2-remaja-meninggal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/16/340/762907/terseret-banjir-2-remaja-meninggal-dunia</guid><pubDate>Sabtu 16 Februari 2013 23:59 WIB</pubDate><dc:creator>Angkasa Yudhistira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/16/340/762907/bjIbBw7SEO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/16/340/762907/bjIbBw7SEO.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Jambi dan Kabupaten Muara Jambi, sejak Kamis 14 Februari lalu, hingga kini belum juga reda. Banjir tersebut, menggenangi 1.074 rumah di Kota Jambi dan 5.438 rumah di Kabupaten Muara Jambi.Nahasnya, sekira pukul 13.00 WIB siang tadi, dua remaja laki-laki yang sedang asyik mandi di kanal Desa Niaso, meninggal dunia setelah terseret arus air yang deras.&quot;Korban bernama Nanang (14) dan Julian (14),&quot; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya yang diterima Okezone, Sabtu (16/2/2013) malam.Sementara itu, sambung Sutopo, di Kabupaten Batanghari tepatnya di Desa Serasah Kecamatan Pemayung, seorang warga terjatuh saat mencari ikan di waduk desa.&quot;Hasanudin (30) terjatuh saat mencari ikan di kanal sekira pukul 09.00 WIB. Sampai saat ini belum ditemukan. Saat ini tim SAR sedang melakukan pencarian,&quot; terangnya.Lebih lanjut Sutopo menjelaskan, penanganan darurat banjir di Jambi terus dilakukan. BPBD Jambi, BPBD Batanghari, BPBD Muaro Jambi, TNI, Polri, Tagana, PMI, SKPD terkait dan masyarakat bersama-sama melakukan penanganan banjir.</description><content:encoded>JAKARTA - Banjir yang menggenangi beberapa wilayah di Kota Jambi dan Kabupaten Muara Jambi, sejak Kamis 14 Februari lalu, hingga kini belum juga reda. Banjir tersebut, menggenangi 1.074 rumah di Kota Jambi dan 5.438 rumah di Kabupaten Muara Jambi.Nahasnya, sekira pukul 13.00 WIB siang tadi, dua remaja laki-laki yang sedang asyik mandi di kanal Desa Niaso, meninggal dunia setelah terseret arus air yang deras.&quot;Korban bernama Nanang (14) dan Julian (14),&quot; ungkap Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan persnya yang diterima Okezone, Sabtu (16/2/2013) malam.Sementara itu, sambung Sutopo, di Kabupaten Batanghari tepatnya di Desa Serasah Kecamatan Pemayung, seorang warga terjatuh saat mencari ikan di waduk desa.&quot;Hasanudin (30) terjatuh saat mencari ikan di kanal sekira pukul 09.00 WIB. Sampai saat ini belum ditemukan. Saat ini tim SAR sedang melakukan pencarian,&quot; terangnya.Lebih lanjut Sutopo menjelaskan, penanganan darurat banjir di Jambi terus dilakukan. BPBD Jambi, BPBD Batanghari, BPBD Muaro Jambi, TNI, Polri, Tagana, PMI, SKPD terkait dan masyarakat bersama-sama melakukan penanganan banjir.</content:encoded></item></channel></rss>
