<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Aset Djoko Susilo di Solo Dijadikan Indekos Putri</title><description>Menelusuri aset tanah dan bangunan milik tersangka kasus korupsi  Simulator SIM Djoko Susilo di Solo, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo  tidak lah mudah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/18/339/763566/aset-djoko-susilo-di-solo-dijadikan-indekos-putri</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/18/339/763566/aset-djoko-susilo-di-solo-dijadikan-indekos-putri"/><item><title>Aset Djoko Susilo di Solo Dijadikan Indekos Putri</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/18/339/763566/aset-djoko-susilo-di-solo-dijadikan-indekos-putri</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/18/339/763566/aset-djoko-susilo-di-solo-dijadikan-indekos-putri</guid><pubDate>Senin 18 Februari 2013 20:00 WIB</pubDate><dc:creator>Bramantyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/18/339/763566/OF9WzkpmPH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aset Djoko Susilo di Jalan Urip Sumoharjo, Solo (Foto: Bramantyo/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/18/339/763566/OF9WzkpmPH.jpg</image><title>Aset Djoko Susilo di Jalan Urip Sumoharjo, Solo (Foto: Bramantyo/Okezone)</title></images><description>SOLO - Menelusuri aset tanah dan bangunan milik tersangka kasus korupsi Simulator SIM Djoko Susilo di Solo, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo tidak lah mudah. Pasalnya, rumah Djoko yang satu itu tak terpasang papan penyegelan dari KPK. Hal itu berbeda dengan dua aset milik Djoko lainnya yang ada di Manahan dan Sondakan terpasang papan penyegelan dari KPK.
&amp;nbsp;
Setelah mengantongi data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Okezone mencoba menelusuri tanah dan bangunan Hak Milik (HM) Nomor 639 yang letaknya tidak jauh dari Peti Kemas, Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah, itu.
&amp;nbsp;
Salah satu teman masa kecil ayah Dipta Anindita Joko Waskito Sumarko, mengatakan tanah dan bangunan yang tertera di BPN atas nama Popy Femialyk. Tanah yang memiliki luas 1.180 meter persegi milik orang tua kandung Joko Waskito yang tak lain ayah Dipta, yang biasa dikenal warga sekitar Mbah Tono. Tanah tersebut kemudian dibeli oleh Djoko yang tak lain suami dari Dipta sendiri.
&amp;nbsp;
&quot;Rumah itu milik keluarga Joko Waskito yang dibeli oleh Djoko Susilo suami dari Dipta. Kalau di atas namakan kepada siapa, saya sendiri tidak paham. Yang jelas, Joko Waskito itu asli Jebres sini,&quot; papar Sumarko kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Senin (18/2/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Sumarko, pertemuan terakhir antara dirinya dan ayah Dipa terjadi saat peringatan 1.000 hari orang tua Joko Waskito. Sumarko mengaku tidak mengetahui pasti bagaimana kehidupan orang tua Dipta, termasuk Dipta sendiri.
&amp;nbsp;
Sumarko terakhir sembat berkomunikasi sebelum ibu kandung Dipa, Diyah Rustanti yang seorang dosen sejarah, namun sudah meninggal dunia akibat kangker payudara.
&amp;nbsp;
&quot;Terakhir saya berkomunikasi saat 1.000 hari Mbah Tono dengan ayah Dipta. Habis itu tiak lagi. Saya tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga Joko meskipun saya teman mereka sewaktu muda. Komunikasi terakhir saya sewaktu ibu kandung Dipta yang dosen sejarah, kebetulan teman saya satu kampus meninggal akibat kangker payudara. Udah habis itu tidak lagi. Yang saya tahu Joko kerjannya di pengeboran minyak lepas pantai,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Menyangkut rumah yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Sumarko hanya mengetahui bila rumah yang sempat didiami orang tua Joko Waskito, tersebut saat ini dipakai untuk menerima kost-kosan putri. Sedangkan kapan rumah yang bisa dikatakan sebagai warisan tersebut dibeli oleh Djoko Susilo, Sumarko tidak tahu pasti.
&amp;nbsp;
&quot;Soal dibelinya kapan, saya tidak tahu pasti,&quot;ujarnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, pantauan Okezone di salah satu aset milik Djoko yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo tampak sepi. Bangunan yang dibiarkan bergaya arsitektur kuno tersebut tidak ada papan penyegelan dari KPK. Di pagar rumah yang terletak di pinggir jalan tepat di belakang sebuah diler sepeda motor tersebut hanya terpasang spanduk yang bertuliskan menerima kost putri.
&amp;nbsp;
Saat Okezone mencoba menanyakan kepada penghuni rumah tersebut, tidak ada satupun penghuni yang mau memberikan keterangan.</description><content:encoded>SOLO - Menelusuri aset tanah dan bangunan milik tersangka kasus korupsi Simulator SIM Djoko Susilo di Solo, tepatnya di Jalan Urip Sumoharjo tidak lah mudah. Pasalnya, rumah Djoko yang satu itu tak terpasang papan penyegelan dari KPK. Hal itu berbeda dengan dua aset milik Djoko lainnya yang ada di Manahan dan Sondakan terpasang papan penyegelan dari KPK.
&amp;nbsp;
Setelah mengantongi data dari Badan Pertanahan Nasional (BPN), Okezone mencoba menelusuri tanah dan bangunan Hak Milik (HM) Nomor 639 yang letaknya tidak jauh dari Peti Kemas, Stasiun Jebres, Solo, Jawa Tengah, itu.
&amp;nbsp;
Salah satu teman masa kecil ayah Dipta Anindita Joko Waskito Sumarko, mengatakan tanah dan bangunan yang tertera di BPN atas nama Popy Femialyk. Tanah yang memiliki luas 1.180 meter persegi milik orang tua kandung Joko Waskito yang tak lain ayah Dipta, yang biasa dikenal warga sekitar Mbah Tono. Tanah tersebut kemudian dibeli oleh Djoko yang tak lain suami dari Dipta sendiri.
&amp;nbsp;
&quot;Rumah itu milik keluarga Joko Waskito yang dibeli oleh Djoko Susilo suami dari Dipta. Kalau di atas namakan kepada siapa, saya sendiri tidak paham. Yang jelas, Joko Waskito itu asli Jebres sini,&quot; papar Sumarko kepada Okezone, di Solo, Jawa Tengah, Senin (18/2/2013).
&amp;nbsp;
Menurut Sumarko, pertemuan terakhir antara dirinya dan ayah Dipa terjadi saat peringatan 1.000 hari orang tua Joko Waskito. Sumarko mengaku tidak mengetahui pasti bagaimana kehidupan orang tua Dipta, termasuk Dipta sendiri.
&amp;nbsp;
Sumarko terakhir sembat berkomunikasi sebelum ibu kandung Dipa, Diyah Rustanti yang seorang dosen sejarah, namun sudah meninggal dunia akibat kangker payudara.
&amp;nbsp;
&quot;Terakhir saya berkomunikasi saat 1.000 hari Mbah Tono dengan ayah Dipta. Habis itu tiak lagi. Saya tidak pernah berkomunikasi dengan keluarga Joko meskipun saya teman mereka sewaktu muda. Komunikasi terakhir saya sewaktu ibu kandung Dipta yang dosen sejarah, kebetulan teman saya satu kampus meninggal akibat kangker payudara. Udah habis itu tidak lagi. Yang saya tahu Joko kerjannya di pengeboran minyak lepas pantai,&quot; terangnya.
&amp;nbsp;
Menyangkut rumah yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo, Sumarko hanya mengetahui bila rumah yang sempat didiami orang tua Joko Waskito, tersebut saat ini dipakai untuk menerima kost-kosan putri. Sedangkan kapan rumah yang bisa dikatakan sebagai warisan tersebut dibeli oleh Djoko Susilo, Sumarko tidak tahu pasti.
&amp;nbsp;
&quot;Soal dibelinya kapan, saya tidak tahu pasti,&quot;ujarnya.
&amp;nbsp;
Sementara itu, pantauan Okezone di salah satu aset milik Djoko yang terletak di Jalan Urip Sumoharjo tampak sepi. Bangunan yang dibiarkan bergaya arsitektur kuno tersebut tidak ada papan penyegelan dari KPK. Di pagar rumah yang terletak di pinggir jalan tepat di belakang sebuah diler sepeda motor tersebut hanya terpasang spanduk yang bertuliskan menerima kost putri.
&amp;nbsp;
Saat Okezone mencoba menanyakan kepada penghuni rumah tersebut, tidak ada satupun penghuni yang mau memberikan keterangan.</content:encoded></item></channel></rss>
