<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>KPK Selidiki Rekaman Percakapan Suswono-Luthfi Hasan Ishaaq</title><description>Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas,  mengatakan lembaganya sedang menggali peran Menteri Pertanian, Suswono,  terkait pertemuan empat serangkai yang diduga membahas kuota impor  daging sapi.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/20/339/764820/kpk-selidiki-rekaman-percakapan-suswono-luthfi-hasan-ishaaq</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/20/339/764820/kpk-selidiki-rekaman-percakapan-suswono-luthfi-hasan-ishaaq"/><item><title>KPK Selidiki Rekaman Percakapan Suswono-Luthfi Hasan Ishaaq</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/20/339/764820/kpk-selidiki-rekaman-percakapan-suswono-luthfi-hasan-ishaaq</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/20/339/764820/kpk-selidiki-rekaman-percakapan-suswono-luthfi-hasan-ishaaq</guid><pubDate>Rabu 20 Februari 2013 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Mustholih</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/20/339/764820/HiqK0JfqBd.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/20/339/764820/HiqK0JfqBd.jpg</image><title>Ilustrasi (Okezone)</title></images><description>JAKARTA- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, mengatakan lembaganya sedang menggali peran Menteri Pertanian, Suswono, terkait pertemuan empat serangkai yang diduga membahas kuota impor daging sapi. Pertemuan yang dihadiri oleh Suswono, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman, dan Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia Elda Devianne Adiningrat, itu digelar di Medan, beberapa hari sebelum terjadi operasi penangkapan di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat.&quot;Itu yang sedang dikembangkan. Nanti ada progress. Akan disampaikan oleh Pak Juru Bicara,&quot; kata Busyro di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2013).Menurut Busyro, dalam melakukan pengembangan itu, penyidik menggunakan standar khusus untuk menemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum (PMH) yang dilakukan Suswono. Busyro melanjutkan, pengembangan itu termasuk menggali alat bukti berupa rekaman yang terjadi antara Menteri Suswono dengan Luthfi Hasan Ishaaq, sebelum transaksi suap PT Indoguna Utama terjadi. &quot;Ya (sedang) didalami. Itu tidak mudah dan tidak boleh grasak-grusuk,&quot; tegas Busyro tanpa mau memperinci standar khusus yang digunakan.Menteri Suswono merupakan pihak yang berwenang membagikan kuota impor daging sapi ke perusahaan importir, salah satunya PT Indoguna Utama. Dari hasil operasi tangkap tangan atas kolega Luthfi, Ahmad Fathanah, di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, 29 Januari lalu, PT Indoguna memberi Rp1 miliar dengan harapan bisa turut ambil bagian proyek impor daging sapi di kementerian yang dibawahi Suswono.Ihwal pertemuan di Medan pertama kali diungkap oleh kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq, Muhammad Assegaf. Assegaf menyatakan pertemuan empat serangkai itu digelar 10 hingga 11 Januari lalu. Operasi penangkapan sendiri dilakukan KPK pada 29 Januari. Meski membantah terlibat suap, Menteri Suswono akhirnya membenarkan adanya pertemuan tersebut.Menurut Buysro, kasus pengurusan impor daging sapi melibatkan sistem kartel antara birokrat, pengusaha, dan politikus. Busyro mengklaim tim penyidik juga sedang melakukan pendalaman untuk menemukan siapa saja subjek hukum yang melakukan pelanggaran. &quot;Kasus bisnis sapi ini kan sistem. Sistem itu sedang kami kaji (dengan) pendekatan sistemik,&quot; terang Busyro.Dalam kasus suap izin impor daging sapi, KPK menetapkan tersangka dan menahan Luthfi Hasan, meski yang bersangkutan tidak turut berada di tempat peristiwa. Dia disangka terlibat transaksi suap antara koleganya, Ahmad Fathanah dengan dua petinggi PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi, di Pondok Bambu, Jakarta Timur, untuk pengurusan izin impor.</description><content:encoded>JAKARTA- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Busyro Muqoddas, mengatakan lembaganya sedang menggali peran Menteri Pertanian, Suswono, terkait pertemuan empat serangkai yang diduga membahas kuota impor daging sapi. Pertemuan yang dihadiri oleh Suswono, mantan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Luthfi Hasan Ishaaq, Direktur Utama PT Indoguna Utama Maria Elizabeth Liman, dan Ketua Asosiasi Perbenihan Indonesia Elda Devianne Adiningrat, itu digelar di Medan, beberapa hari sebelum terjadi operasi penangkapan di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat.&quot;Itu yang sedang dikembangkan. Nanti ada progress. Akan disampaikan oleh Pak Juru Bicara,&quot; kata Busyro di kantornya, Jakarta Selatan, Rabu (20/2/2013).Menurut Busyro, dalam melakukan pengembangan itu, penyidik menggunakan standar khusus untuk menemukan adanya unsur perbuatan melawan hukum (PMH) yang dilakukan Suswono. Busyro melanjutkan, pengembangan itu termasuk menggali alat bukti berupa rekaman yang terjadi antara Menteri Suswono dengan Luthfi Hasan Ishaaq, sebelum transaksi suap PT Indoguna Utama terjadi. &quot;Ya (sedang) didalami. Itu tidak mudah dan tidak boleh grasak-grusuk,&quot; tegas Busyro tanpa mau memperinci standar khusus yang digunakan.Menteri Suswono merupakan pihak yang berwenang membagikan kuota impor daging sapi ke perusahaan importir, salah satunya PT Indoguna Utama. Dari hasil operasi tangkap tangan atas kolega Luthfi, Ahmad Fathanah, di Hotel Le Meridien, Jakarta Pusat, 29 Januari lalu, PT Indoguna memberi Rp1 miliar dengan harapan bisa turut ambil bagian proyek impor daging sapi di kementerian yang dibawahi Suswono.Ihwal pertemuan di Medan pertama kali diungkap oleh kuasa hukum Luthfi Hasan Ishaaq, Muhammad Assegaf. Assegaf menyatakan pertemuan empat serangkai itu digelar 10 hingga 11 Januari lalu. Operasi penangkapan sendiri dilakukan KPK pada 29 Januari. Meski membantah terlibat suap, Menteri Suswono akhirnya membenarkan adanya pertemuan tersebut.Menurut Buysro, kasus pengurusan impor daging sapi melibatkan sistem kartel antara birokrat, pengusaha, dan politikus. Busyro mengklaim tim penyidik juga sedang melakukan pendalaman untuk menemukan siapa saja subjek hukum yang melakukan pelanggaran. &quot;Kasus bisnis sapi ini kan sistem. Sistem itu sedang kami kaji (dengan) pendekatan sistemik,&quot; terang Busyro.Dalam kasus suap izin impor daging sapi, KPK menetapkan tersangka dan menahan Luthfi Hasan, meski yang bersangkutan tidak turut berada di tempat peristiwa. Dia disangka terlibat transaksi suap antara koleganya, Ahmad Fathanah dengan dua petinggi PT Indoguna Utama, Arya Abdi Effendi dan Juard Effendi, di Pondok Bambu, Jakarta Timur, untuk pengurusan izin impor.</content:encoded></item></channel></rss>
