<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bocah Diculik 4 Hari Tewas, Polisi Duga Ada Motif Dendam</title><description>Selain motif ekonomi, yakni meminta tebusan Rp2 miliar, polisi menduga ada motif dendam keluarga sehingga Selo dibunuh secara mengenaskan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/20/340/764456/bocah-diculik-4-hari-tewas-polisi-duga-ada-motif-dendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/20/340/764456/bocah-diculik-4-hari-tewas-polisi-duga-ada-motif-dendam"/><item><title>Bocah Diculik 4 Hari Tewas, Polisi Duga Ada Motif Dendam</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/20/340/764456/bocah-diculik-4-hari-tewas-polisi-duga-ada-motif-dendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/20/340/764456/bocah-diculik-4-hari-tewas-polisi-duga-ada-motif-dendam</guid><pubDate>Rabu 20 Februari 2013 08:38 WIB</pubDate><dc:creator>Amiruddin</dc:creator><media:content url="https://e.okezone.com/error.png" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://e.okezone.com/error.png</image><title></title></images><description>DELISERDANG - Jenazah bocah berusia empat tahun korban penculikan, Selo Nababan, ditemukan tewas di karung goni di delat rumahnya.Wakapolres Deliserdang, Kompol Ahyan, Rabu (20/2/2013), mengatakan, jenazah Selo ditemukan setelah polisi melakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak. Anjing pun menuju sebuah lokasi di samping rumah tetangganya yang ternyata di situ terdapat karung berisi jenazah Selo.Jenazah anak pasangan Sahar Nababan dan Kasma boru Manurung, warga Gang Matung, Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Di leher korban terdapat luka jeratan yang mengindikasikan korban tewas dicekik.Namun, untuk memastikan penyebab kematian anak bungsu dari empat bersaudara itu, jenazah Selo akan diautopsi di RSU Pirngadi, Medan.Polisi menduga, selain motif ekonomi, penculikan ini juga beraroma dendam keluarga. Petugas Polres Deliserdang masih menyelidiki kasus ini.Selo hilang dari rumah sejak, Minggu, 17 Februari 2013 sore. Saat itu, dia sedang mandi hujan dengan kakak-kakaknya di halaman rumah. Namun, hanya tiga kakaknya yang masuk ke rumah sedangkan Selo hilang.Beberapa jam kemudian, ayah Selo, Sahar, mendapat pesan singkat (SMS) dari pelaku yang meminta uang tebusan sebesar Rp2 miliar. Namun, keluarga tidak bisa memanuhi permintaan pelaku karena tidak memiliki uang sebanyak itu.</description><content:encoded>DELISERDANG - Jenazah bocah berusia empat tahun korban penculikan, Selo Nababan, ditemukan tewas di karung goni di delat rumahnya.Wakapolres Deliserdang, Kompol Ahyan, Rabu (20/2/2013), mengatakan, jenazah Selo ditemukan setelah polisi melakukan penyisiran menggunakan anjing pelacak. Anjing pun menuju sebuah lokasi di samping rumah tetangganya yang ternyata di situ terdapat karung berisi jenazah Selo.Jenazah anak pasangan Sahar Nababan dan Kasma boru Manurung, warga Gang Matung, Desa Pagar Jati, Kecamatan Lubuk Pakam, itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Di leher korban terdapat luka jeratan yang mengindikasikan korban tewas dicekik.Namun, untuk memastikan penyebab kematian anak bungsu dari empat bersaudara itu, jenazah Selo akan diautopsi di RSU Pirngadi, Medan.Polisi menduga, selain motif ekonomi, penculikan ini juga beraroma dendam keluarga. Petugas Polres Deliserdang masih menyelidiki kasus ini.Selo hilang dari rumah sejak, Minggu, 17 Februari 2013 sore. Saat itu, dia sedang mandi hujan dengan kakak-kakaknya di halaman rumah. Namun, hanya tiga kakaknya yang masuk ke rumah sedangkan Selo hilang.Beberapa jam kemudian, ayah Selo, Sahar, mendapat pesan singkat (SMS) dari pelaku yang meminta uang tebusan sebesar Rp2 miliar. Namun, keluarga tidak bisa memanuhi permintaan pelaku karena tidak memiliki uang sebanyak itu.</content:encoded></item></channel></rss>
