<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Hamas Dorong Pejuang Palestina Culik Tentara Israel</title><description>Pemimpin Senior Hamas Salah al-Bardawil, meminta pejuang Palestina  untuk menculik tentara Israel. Bardawil menyatakan, tentara yang  berhasil diculik itu nantinya dapat digunakan sebagai tebusan untuk  membebaskan ribuan warga Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/25/412/767328/hamas-dorong-pejuang-palestina-culik-tentara-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/25/412/767328/hamas-dorong-pejuang-palestina-culik-tentara-israel"/><item><title>Hamas Dorong Pejuang Palestina Culik Tentara Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/25/412/767328/hamas-dorong-pejuang-palestina-culik-tentara-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/25/412/767328/hamas-dorong-pejuang-palestina-culik-tentara-israel</guid><pubDate>Senin 25 Februari 2013 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Wahyu Dwi Anggoro</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/25/412/767328/ExjwghVVnI.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pasukan Israel (Foto: Ma'an)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/25/412/767328/ExjwghVVnI.jpg</image><title>Pasukan Israel (Foto: Ma'an)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Pemimpin Senior Hamas Salah al-Bardawil, meminta pejuang Palestina untuk menculik tentara Israel. Bardawil menyatakan, tentara yang berhasil diculik itu nantinya dapat digunakan sebagai tebusan untuk membebaskan ribuan warga Palestina yang kini ditahan oleh Israel.Ucapan Bardawil itu didasari oleh kesuksesan Hamas yang pernah menukarkan seorang tentara Israel yang diculiknya dengan ribuan tahanan Palestina pada tahun 2011 lalu. Saat ini warga Palestina memang sedang melakukan aksi protes besar-besaran sebagai bentuk solidaritas atas nasib rekannya yang kini ditahan oleh Israel.Aksi protes dimulai beberapa pekan lalu sebagai bentuk dukungan terhadap aksi mogok makan yang dilakukan oleh sekelompok tahanan Palestina. Aksi protes semakin memanas setelah adanya kabar kematian seorang tahanan Palestina yang tewas akibat disiksa oleh aparat Israel.Tahanan yang bernama Arafat Jawadat itu tewas pada Sabtu 23 Februari lalu. Dugaan adanya penyiksaan dikeluarkan Pemerintah Palestina yang mengotopsi jasad dari pria berusia 30 tahun tersebut.&amp;ldquo;Intifada baru akan timbul di Palestina untuk mendukung para warga yang ditahan oleh Israel,&amp;rdquo; ujar Badrawil, seperti dikutip Ma&amp;rsquo;an, Senin (25/2/2013).Saat ini terdapat sekitar 4000 warga Palestina yang ditahan oleh Israel, kebanyakan dari mereka ditahan tanpa adanya proses pengadilan terlebih dahulu. Tindakan Israel sendiri sempat dikecam oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi internasional itu mendesak Israel melakukan proses pengadilan kepada para tahanan jika tidak mau membebaskan mereka.</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Pemimpin Senior Hamas Salah al-Bardawil, meminta pejuang Palestina untuk menculik tentara Israel. Bardawil menyatakan, tentara yang berhasil diculik itu nantinya dapat digunakan sebagai tebusan untuk membebaskan ribuan warga Palestina yang kini ditahan oleh Israel.Ucapan Bardawil itu didasari oleh kesuksesan Hamas yang pernah menukarkan seorang tentara Israel yang diculiknya dengan ribuan tahanan Palestina pada tahun 2011 lalu. Saat ini warga Palestina memang sedang melakukan aksi protes besar-besaran sebagai bentuk solidaritas atas nasib rekannya yang kini ditahan oleh Israel.Aksi protes dimulai beberapa pekan lalu sebagai bentuk dukungan terhadap aksi mogok makan yang dilakukan oleh sekelompok tahanan Palestina. Aksi protes semakin memanas setelah adanya kabar kematian seorang tahanan Palestina yang tewas akibat disiksa oleh aparat Israel.Tahanan yang bernama Arafat Jawadat itu tewas pada Sabtu 23 Februari lalu. Dugaan adanya penyiksaan dikeluarkan Pemerintah Palestina yang mengotopsi jasad dari pria berusia 30 tahun tersebut.&amp;ldquo;Intifada baru akan timbul di Palestina untuk mendukung para warga yang ditahan oleh Israel,&amp;rdquo; ujar Badrawil, seperti dikutip Ma&amp;rsquo;an, Senin (25/2/2013).Saat ini terdapat sekitar 4000 warga Palestina yang ditahan oleh Israel, kebanyakan dari mereka ditahan tanpa adanya proses pengadilan terlebih dahulu. Tindakan Israel sendiri sempat dikecam oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Organisasi internasional itu mendesak Israel melakukan proses pengadilan kepada para tahanan jika tidak mau membebaskan mereka.</content:encoded></item></channel></rss>
