<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Seratusan 'Manusia Perahu' Rohingya Terdampar ke Aceh</title><description>Sedikitnya 119 warga etnis Rohingya, Myanmar, yang sedang mencari  perlindungan keamanan terdampar ke perairan Cot Trueng, Kecamatan Muara  Batu, Kabupaten Aceh Utara.</description><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/27/340/768668/seratusan-manusia-perahu-rohingya-terdampar-ke-aceh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2013/02/27/340/768668/seratusan-manusia-perahu-rohingya-terdampar-ke-aceh"/><item><title>Seratusan 'Manusia Perahu' Rohingya Terdampar ke Aceh</title><link>https://news.okezone.com/read/2013/02/27/340/768668/seratusan-manusia-perahu-rohingya-terdampar-ke-aceh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2013/02/27/340/768668/seratusan-manusia-perahu-rohingya-terdampar-ke-aceh</guid><pubDate>Rabu 27 Februari 2013 23:09 WIB</pubDate><dc:creator>Salman Mardira</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2013/02/27/340/768668/Ncy5Jx6oCv.jpg" expression="full" type="image/jpeg">manusia perahu (Foto: Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2013/02/27/340/768668/Ncy5Jx6oCv.jpg</image><title>manusia perahu (Foto: Ist)</title></images><description>BANDA ACEH- Sedikitnya 119 warga etnis Rohingya, Myanmar, yang sedang mencari perlindungan keamanan terdampar ke perairan Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.Mereka sempat terombang-ambing di laut selama sebulan, sebelum diselamatkan nelayan setempat. Perahu yang mereka gunakan terapung di Selat Malaka, kemudian ditarik oleh nelayan tersebut ke daratan Cot Trueng pada Senin 26 Februari malam.Kondisi mereka rata-rata dalam keadaan lemah karena dehidrasi dan lapar selama di laut. Warga setempat kemudian secara swadaya langsung memasak, memberi mereka makan dan minum serta selimut untuk menghangatkan badan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut informasi jumlah mereka saat meninggalkan Myanmar sebanyak 127 orang. Namun dalam pelayaran beberapa di antaranya meninggal dunia dan jasadnya langsung dihanyutkan.Mereka yang terdampar ke Aceh ini terdiri dari wanita dan anak-anak di bawah umur. Kebanyakan adalah lelaki dewasa dan remaja.&quot;Kalau yang usia belasan tahun banyak,&quot; kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Albert Derius, Rabu (26/2/2013).Mulai hari ini para warga Rohingya dikarantina di kantor Imigrasi lama di kawasan Peuntuet, Lhokseumawe, untuk proses penanganan lebih lanjut. Menurut petugas medis sejumlah warga Rohingya itu mengalami infeksi pencernaan, dehidrasi dan nyeri lambung akibat kekurangan makanan dan minuman selama di laut. Menurut catatan Okezone ini bukanlah kali pertama warga etnis Rohingya terdampar ke daratan Aceh. Sejak 2009 sedikitnya sudah empat kali kasus serupa terjadi.Pada awal 2009 sebanyak 197 'manusia perahu' dari Rohingya terdampar ke Sabang. Pada tahun yang sama giliran 197 orang etnis Rohingya lain yang terdampar di Idi Rayeuk, Aceh Timur.&amp;nbsp; Kemudian awal Februari 2012 ada 54 warga Rohingya terdampar di perairan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.</description><content:encoded>BANDA ACEH- Sedikitnya 119 warga etnis Rohingya, Myanmar, yang sedang mencari perlindungan keamanan terdampar ke perairan Cot Trueng, Kecamatan Muara Batu, Kabupaten Aceh Utara.Mereka sempat terombang-ambing di laut selama sebulan, sebelum diselamatkan nelayan setempat. Perahu yang mereka gunakan terapung di Selat Malaka, kemudian ditarik oleh nelayan tersebut ke daratan Cot Trueng pada Senin 26 Februari malam.Kondisi mereka rata-rata dalam keadaan lemah karena dehidrasi dan lapar selama di laut. Warga setempat kemudian secara swadaya langsung memasak, memberi mereka makan dan minum serta selimut untuk menghangatkan badan.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Menurut informasi jumlah mereka saat meninggalkan Myanmar sebanyak 127 orang. Namun dalam pelayaran beberapa di antaranya meninggal dunia dan jasadnya langsung dihanyutkan.Mereka yang terdampar ke Aceh ini terdiri dari wanita dan anak-anak di bawah umur. Kebanyakan adalah lelaki dewasa dan remaja.&quot;Kalau yang usia belasan tahun banyak,&quot; kata Kasi Pengawasan dan Penindakan Keimigrasian Kantor Imigrasi Lhokseumawe, Albert Derius, Rabu (26/2/2013).Mulai hari ini para warga Rohingya dikarantina di kantor Imigrasi lama di kawasan Peuntuet, Lhokseumawe, untuk proses penanganan lebih lanjut. Menurut petugas medis sejumlah warga Rohingya itu mengalami infeksi pencernaan, dehidrasi dan nyeri lambung akibat kekurangan makanan dan minuman selama di laut. Menurut catatan Okezone ini bukanlah kali pertama warga etnis Rohingya terdampar ke daratan Aceh. Sejak 2009 sedikitnya sudah empat kali kasus serupa terjadi.Pada awal 2009 sebanyak 197 'manusia perahu' dari Rohingya terdampar ke Sabang. Pada tahun yang sama giliran 197 orang etnis Rohingya lain yang terdampar di Idi Rayeuk, Aceh Timur.&amp;nbsp; Kemudian awal Februari 2012 ada 54 warga Rohingya terdampar di perairan Krueng Geukuh, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara.</content:encoded></item></channel></rss>
